Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Vania Rossa

Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
Ilustrasi proyek AI atau Artificial Intelligence. (Freepik)
baca 10 detik
  • Banyak perusahaan di Indonesia menghadapi kegagalan saat menerapkan proyek AI ke dalam operasional bisnis sehari-hari akibat data yang terpecah.
  • Managing Director Insignia Richard Ho menyatakan bahwa keberhasilan penggunaan AI di perusahaan sangat bergantung pada kekuatan fondasi data.
  • Databricks dan Insignia bermitra strategis untuk membantu perusahaan membangun fondasi data yang terintegrasi agar implementasi AI sukses.

Suara.com - Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin banyak diadopsi perusahaan di Indonesia. Namun, tidak sedikit proyek AI yang hanya berhasil saat tahap uji coba (proof of concept), tetapi gagal ketika mulai diterapkan dalam operasional bisnis sehari-hari.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tantangan transformasi digital bukan lagi sekadar memiliki teknologi AI, melainkan memastikan kesiapan data yang menjadi fondasi sistem tersebut.

Dalam beberapa tahun terakhir, banyak perusahaan berinvestasi pada AI generatif untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, hingga pengalaman pelanggan. Memasuki 2026, fokus perusahaan pun mulai bergeser.

Jika sebelumnya hanya bereksperimen dengan AI, kini manajemen menginginkan solusi yang benar-benar siap digunakan (production-grade) dan mampu memberikan dampak nyata terhadap bisnis.

Namun, implementasi tersebut masih menghadapi berbagai kendala.

Salah satu persoalan terbesar adalah data perusahaan yang masih tersebar di berbagai sistem atau data silo, baik pada infrastruktur lama (legacy system), layanan cloud, maupun lingkungan hybrid.

Akibatnya, model AI yang mampu bekerja dengan baik saat pengujian sering kali tidak dapat berjalan optimal ketika digunakan dalam skala operasional.

Pengelolaan data yang belum terintegrasi juga menyulitkan perusahaan dalam menjaga kualitas data, keamanan, serta tata kelola informasi yang dibutuhkan agar AI dapat menghasilkan keputusan yang akurat.

Managing Director Insignia, Richard Ho, mengatakan keberhasilan implementasi AI sangat bergantung pada kualitas fondasi data yang dimiliki perusahaan.

baca juga

"Perusahaan membutuhkan fondasi data yang kuat agar AI tidak hanya berhenti sebagai demonstrasi teknologi, tetapi benar-benar bisa digunakan dalam operasional bisnis," ujarnya.

Ilustrasi Databricks Delivery Provider Programme. (Dok. Ist)
Ilustrasi Databricks Delivery Provider Programme. (Dok. Ist)

Senada, Business Director Insignia Guta Saputra menilai sebagian besar proyek AI yang gagal bukan disebabkan oleh model AI itu sendiri.

"Hampir setiap perusahaan yang kami temui memiliki pengalaman serupa. Demo AI berjalan baik, tetapi proyek berhenti ketika masuk tahap implementasi. Masalahnya biasanya bukan pada model AI, melainkan data yang menjadi fondasinya," katanya.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Databricks dan perusahaan teknologi Indonesia Insignia menjalin kemitraan strategis melalui Databricks Delivery Provider Programme (DPP). Kolaborasi ini bertujuan membantu perusahaan membangun fondasi data yang lebih terintegrasi sehingga implementasi AI dapat berjalan hingga tahap produksi.

Melalui kerja sama tersebut, kedua perusahaan akan mendukung implementasi platform data, machine learning, MLOps, hingga AI generatif untuk berbagai sektor, termasuk perbankan, fintech, ritel, dan BUMN.

Pengamat menilai, keberhasilan transformasi AI di masa depan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan algoritma, tetapi juga kesiapan perusahaan dalam membangun ekosistem data yang terintegrasi, aman, dan mudah dikelola. Tanpa fondasi tersebut, investasi AI berisiko berhenti sebatas proyek percobaan tanpa memberikan nilai tambah yang signifikan bagi bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Cara Maksimalkan AI Kamera Samsung Galaxy S26, Hasilkan Foto Malam dan Video Jernih dengan Mudah

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 17:42 WIB

Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal

Rahasia Lipat Gandakan Omzet Lewat Ekosistem AI dan GrabModal

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:44 WIB

Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026

Samsung Hadirkan Bespoke AI Refrigerator, Revolusi Manajemen Dapur di Musim Sekolah 2026

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 08:33 WIB

Terkini

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Film Jumbo Akhirnya Tembus Pasar Italia, Kini Diputar di 121 Bioskop

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lip Mask Emina Dipakai Berapa Kali Sehari? Ini Panduan Penggunaannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Laba Bersih Samator Indo Gas (AGII) Melonjak Hampir 80 Persen, Pendapatan Rp2,38 Triliun

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:09 WIB

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

My Tomorrow, Your Yesterday: Ketika Hari Pertama Kita Jadi Hari Terakhirnya

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

Polda Metro Jaya Bakal Dalami Teh Kemasan Kotak Berbusa di Aksi 28 Oktober

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Air di Sejumlah Wilayah Medan-Deli Serdang Mati, Ternyata karena Ini

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Daihatsu Gran Max Kuasai Pasar Kendaraan Niaga di Jateng hingga Nusa Tenggara

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:05 WIB

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

2 Kasus Kekerasan Seksual Difabel di Sulsel, Polisi Didesak Bertindak

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Ulasan Novel Festival Hujan, Belajar Menerima Diri dari Sebuah Kehilangan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×