Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Digital Banking, Strategi BRI Agro untuk Sasar Gig Economy

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 05 Mei 2021 | 19:38 WIB
Digital Banking, Strategi BRI Agro untuk Sasar Gig Economy
Ilustrasi digital banking BRI. (Dok:BRI)

Suara.com - BRI Group melalui BRI Agro melakukan transformasi agar dapat fokus untuk menciptakan infrastruktur digital bagi para pekerja di sistem gig economy. Gig Economy adalah pasar tenaga kerja yang identik dengan karyawan kontrak jangka pendek atau pekerja lepas (freelancer).

Direktur Utama BRI Agro, Kaspar Situmorang mejelaskan, perusahaan bertransformasi ke bank digital karena melihat besarnya potensi yang dimiliki para aktor di sistem gig economy. Berdasarkan data BPS, per 2020 lalu jumlah pekerja independen atau kontrak pendek di Indonesia mencapai 46 juta orang, tumbuh 27 persen secara tahunan.

“Full time employer berkurang 8,8 persen karena pandemi, dan bertumbuhnya gig economy itu memberikan sumber potensi baru sebenarnya untuk saat ini yang belum terlayani oleh bank. Kami dari BRI Agro ingin fokus bagaimana menciptakan digital infrastructures untuk gig economy yang di dalamnya ada (pekerja) half-unemployed, freelancers. Segmen inilah yang perlu dilayani, sehingga ketika pemerintah ingin menyalurkan apapun yang perlu disalurkan misalnya, bisa dilakukan melalui BRI Agro,” ujar Kaspar.

Dalam menjalani peran barunya, BRI Agro menjunjung visi untuk menjadi House of Fintech and Home of Gig Economy. Perusahaan akan mengandalkan kerjasama dengan sejumlah perusahaan teknologi finansial yang sudah terjalin sejak lama untuk menciptakan produk-produk digital untuk masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan perusahaan tekfin dan rintisan (startup), BRI Agro yakin bisa melayani masyarakat yang bekerja dan beraktivitas di segmen agritech, ride hailing, e-commerce, dan lain-lain, secara lebih optimal.

Kaspar menyebut, perusahaan tekfin merupakan mitra penting bagi BRI Agro kini dan nanti demi pertumbuhan berkelanjutan perusahaan. Karena itu, integrasi dan kolaborasi antara BRI Agro dengan perusahaan tekfin kini sudah dilakukan berdasarkan Application Programming Interface (API).

API merupakan infrastruktur yang memungkinkan perusahaan satu dengan lainnya terhubung secara cepat dan presisi. Singkatnya, melalui kerjasama berbasis API, layanan perbankan BRI Agro bisa dengan mudah diakses masyarakat pengguna tekfin yang bekerjasama.

“Cara bekerjasamanya tentu harus berbasis API. Produk-produk (keuangan) nggak perlu kami miliki semua, tapi kami bisa menjadi distributor of financial services, yang penting kami punya basic infrastrukturnya. Contohnya, ada layanan pembukaan tabungan secara digital dan bisa tercipta akun baru hanya kurang dari 5 menit. Kemudian untuk digital lending bisa dengan scan wajah, KTP, lalu uangnya ditransfer dalam waktu kurang dari 2 menit,” ujarnya.

Menurut Kaspar, saat ini, seluruh bank harus bisa bekerjasama dengan tekfin dan perusahaan rintisan, jika ingin bertahan hidup, terlebih pasca pandemi dan terakselerasinya proses digitalisasi sejak beberapa tahun terakhir. Selain itu, diperlukan juga adanya regulasi dan platform yang baik dari regulator, agar seluruh bank bisa bertransformasi digital secara optimal.

baca juga

BRI Agro memastikan, ke depannya layanan perusahaan akan sepenuhnya hadir dalam bentuk digital mulai dari penyediaan produk tabungan hingga pinjaman. Dalam waktu dekat, BRI Agro akan meluncurkan produk-produk barunya yang diharap bisa menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat serta pekerja di sistem gig economy.

“Alhamdulillah Bank Agro ini sudah memiliki modalnya, namanya lisensi pembiayaan digital, sejak 2 tahun yang lalu. Kami juga sepakat bahwa kredit menengah sudah dimoratorium, tidak dilanjutkan lagi, dan kami hanya fokus sekarang pada kredit-kredit yang di bawah Rp1 miliar,” ujarnya.

“Nanti kami akan menciptakan super app, kedua menyalurkan kredit-kredit di bawah Rp1 miliar via digital dengan penyaluran yang lebih cepat, dan terakhir yakni fokus untuk berkolaborasi dengan Open API,” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digital Banking BRImo Semakin Seru dengan Promo Paket Data Telkomsel

Digital Banking BRImo Semakin Seru dengan Promo Paket Data Telkomsel

Bisnis | Kamis, 31 Desember 2020 | 13:37 WIB

Pandemi, BNI Mudahkan Pembayaran Kuliah Lewat Digital Banking

Pandemi, BNI Mudahkan Pembayaran Kuliah Lewat Digital Banking

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2020 | 12:49 WIB

Digital Banking Marak, Siap-siap Kantor Cabang Bank Bakal Mati

Digital Banking Marak, Siap-siap Kantor Cabang Bank Bakal Mati

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:43 WIB

3 Hal soal Digital Banking yang Wajib Diketahui Milenial

3 Hal soal Digital Banking yang Wajib Diketahui Milenial

Lifestyle | Selasa, 18 Desember 2018 | 15:43 WIB

2018, BTN akan Fokus Pada Transformasi Digital Banking

2018, BTN akan Fokus Pada Transformasi Digital Banking

Bisnis | Selasa, 06 Februari 2018 | 08:14 WIB

Inilah Transformasi BRI Menuju Era Digital Banking

Inilah Transformasi BRI Menuju Era Digital Banking

Bisnis | Kamis, 03 November 2016 | 07:26 WIB

Terkini

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:46 WIB

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:41 WIB

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:32 WIB

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:29 WIB

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:23 WIB

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:14 WIB

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 17:11 WIB