Aprobi Salurkan 1.000 Paket Sembako di Jabodetabek

Iwan Supriyatna

Selasa, 11 Mei 2021 | 15:58 WIB
Aprobi Salurkan 1.000 Paket Sembako di Jabodetabek
Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) mendistribusikan bantuan 1.000 paket sembako kepada masyarakat di sekitar Jabodetabek.

Suara.com - Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) mendistribusikan bantuan 1.000 paket sembako kepada masyarakat di sekitar Jabodetabek.

“Kami memberikan bantuan 1.000 paket kepada Yatim dan masyarakat kurang mampu. Lokasinya tersebar ke beberapa titik di Jabodetabek. Tujuan kami memang ingin membantu di kala pandemi. Dan asosiasi punya program berbagi kebaikan seperti yang dijalankan sekarang,” ujar Ernest Gunawan, Sekjen Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) saat menyerahkan simbolis bantuan di Yayasan Seia Sekata, Jatinegara, Jakarta Timur ditulis Selasa (11/5/2021).

Ernets menjelaskan, sebaran pembagian sembako dan alat ibadah sebanyak 16 lokasi yang berlokasi semuanya di Jabodetabek. Total paket senilai Rp 100 juta. 

"Kita fokus ke Panti, tapi juga ke RT dan RW. Namun, pembagian ke arah yang lebih membutuhkan karena mungkin mereka belum terjamah," jelasnya.

Yayasan Seiya Sekata, Panti Asuhan di Bilangan Klender merasakan kebahagiaan atas uluran tangan Aprobi kepada 76 anak Yatim yang dibina olehnya. 76 anak Yatim terdiri 50 orang mukim dan sisanya warga sekitar.

"Berbagi ke yatim semoga bermanfaat, bulan suci kita hanya bisa membalas dengan doa semoga makin sukses," jelas Yana Sekretaris Panti Asuhan Yayasan Seiya Sekata.

Sementara itu,Perwakilan Yayasan Pantin Asuhan Cahaya Alam di Duren Sawit, Suyoto mengapresiasi kehadiran Aprobi yang bersedia datang dan memberikan santunan.

“Kami doakan Aprobi, dan anggotanya tetap sukses dalam menjalankan aktifitas bisnisnya. Berbangga, terharu. Tidak sia sia, amal baik yakin dan tentu amal itu diterima allah," jelasnya.

Berkaitan update biodiesel, Ernest Gunawan menjelaskan serapan biodiesel di dalam negeri selama pandemi diharapkan dapat meningkat pada 2021. Artinya, produksi biodiesel tumbuh dan serapannya juga naik.

baca juga

“Dengan demikian, industri dapat mempertahankan bahkan menaikan produksinya di masa pandemi dan tentu saja mempertahankan/menaikkan jumlah tenaga kerjanya, menaikan serapan bahan baku yang berasal dari petani,” jelasnya.

Ia mengatakan selama pandemi faktanya program B30 menjadi penopang industri sawit. Harga beli Tandan Buah Segar (TBS) sawit dari petani naik sekitar 2 kali lipat.

”Yang tidak kalah penting, dengan memakai B30. Indonesia mengurangi emisi gas rumah kaca yang signifikan guna mengurangi polusi dan mengurangi resiko ISPA bagi kesehatan masyarakat,” pungkasnya menutup pembicaraan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DLH Samarinda Olah Minyak Jelantah jadi Biodiesel, Hasilnya Miliaran Rupiah

DLH Samarinda Olah Minyak Jelantah jadi Biodiesel, Hasilnya Miliaran Rupiah

Kaltim | Jum'at, 26 Maret 2021 | 20:01 WIB

Nadhatul Ulama Sumsel Ingin Sinergis Wujudkan Biodiesel Bersih

Nadhatul Ulama Sumsel Ingin Sinergis Wujudkan Biodiesel Bersih

Sumsel | Selasa, 26 Januari 2021 | 18:24 WIB

Pemuda Muhammadiyah Diajak Bersihkan Biodiesel

Pemuda Muhammadiyah Diajak Bersihkan Biodiesel

Sumsel | Jum'at, 08 Januari 2021 | 14:58 WIB

Terkini

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

Dulu Bernilai Rp370 Miliar, Eks KRI Ki Hajar Dewantara Kini Dilelang Rp2 Miliar

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Palu Ditangkap

Sulsel | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor

Ojol Bawa Bendera One Piece ke DPR Dicegat Polisi: Ini Simbol Lawan Koruptor

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Review Bedak Fanbo Hoitong, Bedak Legend dengan 2 Cara Pakai

Review Bedak Fanbo Hoitong, Bedak Legend dengan 2 Cara Pakai

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban

Demo DPR Memanas! Mahasiswa Rusak Pagar Gerbang Utama dan Bakar Ban

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:32 WIB

Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal

Ada Demo di DPR, Warga Tak Peduli dan Tetap Healing ke Mal

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:31 WIB

Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z

Bayar Tinggal Scan, Cashless Jadi Kebiasaan yang Sulit Ditinggalkan Gen Z

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:30 WIB

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

×