Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Garuda Indonesia di Ujung Tanduk, Tapi Masih Jual Tiket Tarif Premium

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 27 Mei 2021 | 16:35 WIB
Garuda Indonesia di Ujung Tanduk, Tapi Masih Jual Tiket Tarif Premium
Pengamat penerbangan Alvin Lie. (Antara/Laily Rahmawaty)

Suara.com - PT Garuda Indonesia Tbk boleh dibilang sedang berada di ujung tanduk, dengan utang yang semakin menumpuk.

Sejumlah langkah penyelamatan pun dilakukan perseroan, mulai dari restrukturisasi hingga pengurangan pekerja. Namun, tarif tiket pesawat Garuda masih dibandrol dengan tarif premium.

Padahal, kata pengamat penerbangan Alvin Lie, strategi menurunkan harga tarif tiket pesawat bisa jadi alternatif strategi jangka pendek.

"Itu yang juga saya kritik. Garuda hingga saat ini masih menggunakan strategi harga tiket premium dengan batas atas," ucap Alvin saat dihubungi Suara.com, Kamis (27/5/2021).

Alvin menjelaskan, kontur bisnis penerbangan saat ini sudah sangat berubah akibat pandemi covid-19, di mana kebutuhan orang untuk bepergian menurun drastis.

"Mungkin sebelum pandemi tahun 2019 strategi itu sukses, tapi setelah pandemi ini kebutuhan orang untuk berpergian menurun tajam," paparnya.

Alvin menyarankan agar Garuda Indonesia bisa menurunkan tarif agar keterisian pesawat meningkat.

Sebab dengan masih tingginya harga tiket, banyak penumpang Garuda Indonesia yang beralih ke penerbangan lain seperti Batik Air, Citilink, hingga Lion Air.

"Harga tiket Garuda ini praktis 2 kali dari harga tiket Citilink dan Batik di rute yang sama. Karena apa ditengah pandemi ini kan engga ada makan minum dalam pesawat kan," tuturnya.

baca juga

Sebelumnya Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan hingga saat ini utang maskapai plat merah ini telah mencapai Rp 70 triliun.

"Fakta yang ada saat ini, utang kita sudah mencapai Rp 70 triliun," kata Irfan.

Irfan mengungkapkan jumlah utang tersebut terus bertambah Rp 1 triliun setiap bulannya, karena ketidakmampuan perseroan untuk membayar utang tersebut.

Pada bulan Mei ini saja kata dia, merupakan bulan dengan kinerja terburuk buat Garuda,  pasalnya Irfan mengatakan pendapatan perseroan diprediksi hanya USD 56 juta.

Sementara biaya operasional perbulannya mencapai USD 56 juta untuk sewa pesawat, perawatan USD 20 juta, hingga bayar pegawai yang mencapai USD 20 juta.

"Jadi secara cash kita sudah negatif, secara modal kita sudah minus Rp 41 triliun," kata Irfan.

Disampaikan Irfan, manajemen Garuda Indonesia akan melakukan restrukturisasi besar-besaran pada bisnisnya. Garuda akan melakukan pengurangan setengah armada pesawat yang dioperasikannya.

Menurut Irfan, upaya tersebut perlu dilakukan guna mengatasi krisis yang diakibatkan oleh pandemi virus corona.

Salah satu bentuk restrukturisasi tersebut adalah melalui pengurangan armada pesawat yang operasional.

“Kami memiliki 142 pesawat dan menurut perhitungan awal terkait dampak pemulihan saat ini, GIAA kemungkinan akan beroperasi dengan tidak lebih dari 70 pesawat,” ujarnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Ini Kata Pengamat BUMN

Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Ini Kata Pengamat BUMN

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 16:03 WIB

Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Pantas Efisiensi Besar-besaran

Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Pantas Efisiensi Besar-besaran

Bisnis | Rabu, 26 Mei 2021 | 15:33 WIB

Negara Bayar Gaji Ribuan PNS Bodong, Alvin Lie: Rakyat Dibebani Pajak!

Negara Bayar Gaji Ribuan PNS Bodong, Alvin Lie: Rakyat Dibebani Pajak!

Hits | Selasa, 25 Mei 2021 | 07:20 WIB

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini ke Semua Karyawannya

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini ke Semua Karyawannya

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:21 WIB

Mulut Netizen Setajam Silet, Agnez Mo Dicibir Lecehkan Garuda

Mulut Netizen Setajam Silet, Agnez Mo Dicibir Lecehkan Garuda

Bali | Jum'at, 21 Mei 2021 | 12:51 WIB

Video Klip Terbaru Agnez Mo Tampilkan Lambang Garuda Indonesia

Video Klip Terbaru Agnez Mo Tampilkan Lambang Garuda Indonesia

Video | Kamis, 20 Mei 2021 | 15:30 WIB

Meski Mudik Dilarang, Garuda Indonesia Tetap Beroperasi Normal

Meski Mudik Dilarang, Garuda Indonesia Tetap Beroperasi Normal

Bisnis | Selasa, 04 Mei 2021 | 09:50 WIB

Jika Tak Lagi Kompetitif, Marc Marquez Siap Putuskan Pensiun Lebih DIni

Jika Tak Lagi Kompetitif, Marc Marquez Siap Putuskan Pensiun Lebih DIni

Sport | Sabtu, 01 Mei 2021 | 14:33 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×