Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Pantas Efisiensi Besar-besaran

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 26 Mei 2021 | 15:33 WIB
Utang Garuda Indonesia Tembus Rp 70 Triliun, Pantas Efisiensi Besar-besaran
Kolase gambar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra (Suara.com)

Suara.com - Kondisi keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) saat ini sangat mengkhawatirkan, pasalnya perseroan mengaku memiliki utang sebesar Rp 70 triliun dan kondisi arus kas dalam kondisi negatif.

Pengamat Penerbangan Alvin Lie mengatakan jangka pendek yang bisa dilakukan GIAA saat ini adalah dengan melakukan efisiensi secara besar-besaran dihampir seluruh pos anggaran, termasuk belanja pegawai.

"Saat ini apa yang dilakukan Garuda sudah benar, seperti menghilangkan rute-rute yang tidak produktif. Tapi itu belum cukup untuk menutup utang-utang tahun sebelumnya," kata Alvin saat dihubungi Suara.com, Rabu (26/5/2021).

Salah satu strategi yang bisa dilakukan kata Alvin adalah dengan melakukan penghematan penggunaan anggaran terutama anggaran untuk belanja pegawai seperti menggaji pilot hingga kabin kru.

"Salah satu yang bisa ditekan adalah belanja pegawai, karena kalau pesawat tidak terbang berarti tidak ada pilot, tidak ada kabin kru tidak ada ground crew yang segitu banyak. Itu bisa dikurangi," papar Alfin.

Sehingga dirinya pun mendukung upaya yang dilakukan manajemen Garuda dengan melakukan program ajakan pensiun dini bagi pegawainya.

Tak hanya itu, upaya lain yang bisa dilakukan adalah menurunkan tarif tiket pesawatnya yang saat ini masih dibandrol dengan harga premium.

"Garuda tidak mengubah strategi harganya. Akibatnya banyak penumpang Garuda yang beralih kepada Batik Air, Citilink bahkan Lion Air. Saya memperhatikan tarif keterisian Citilink maupun Lion Group lebih baik dari Garuda," katanya.

Menurut dia saat ini tingkat keterisiannya maskapai seperti Lion Group mencapai 60-70 persen dan Citilink 50 persen, sementara Garuda keterisian tempat duduknya hanya sekitar 25-30 persen saja.

baca juga

"Saat ini tiket Garuda Indonesia praktis 2 kali lebih tinggi dibandingkan Citilink dan Batik Air (Lion Group), sehingga menjadi tidak atraktif," katanya.

Sebelumnya Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan hingga saat ini utang maskapai plat merah ini telah mencapai Rp 70 triliun.

"Fakta yang ada saat ini, utang kita sudah mencapai Rp 70 triliun," kata Irfan dalam sebuah rekaman yang beredar.

Irfan mengungkapkan jumlah utang tersebut terus bertambah Rp 1 triliun setiap bulannya, karena ketidakmampuan perseroan untuk membayar utang tersebut.

Pada bulan Mei ini saja kata dia, merupakan bulan dengan kinerja terburuk buat Garuda, pasalnya Irfan mengatakan pendapatan perseroan diprediksi hanya 56 juta dolar AS, sementara biaya operasional perbulannya mencapai 56 juta dolar AS untuk sewa pesawat, perawatan 20 juta dolar AS hingga bayar pegawai yang mencapai 20 juta dolar AS.

"Jadi secara cash kita sudah negatif, secara modal kita sudah minus Rp 41 triliun," kata Irfan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini ke Semua Karyawannya

Garuda Indonesia Tawarkan Pensiun Dini ke Semua Karyawannya

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 13:21 WIB

Cuaca Ekstrem, Pesawat Garuda Indonesia Tak Bisa Mendarat di Tanjungpinang

Cuaca Ekstrem, Pesawat Garuda Indonesia Tak Bisa Mendarat di Tanjungpinang

Batam | Sabtu, 17 April 2021 | 16:25 WIB

Garuda Indonesia Enggan Angkut Produk Ponsel Vivo, Ini Alasannya

Garuda Indonesia Enggan Angkut Produk Ponsel Vivo, Ini Alasannya

Lampung | Rabu, 14 April 2021 | 13:24 WIB

Terkini

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Pria di Medan Ditemukan Tewas dalam Gorong-gorong, Diduga Hendak Curi Kabel

Sumut | Selasa, 03 November 2026 | 22:27 WIB

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

Listyo Sigit Jadi Tersangka, Polri Didesak Bongkar Dalang Penyadapan

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:10 WIB

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

Prabowo hingga Menteri Diduga Disadap, Yusril Sebut Belum Ada Indikasi Makar

News | Selasa, 03 November 2026 | 22:04 WIB

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Hasil Lengkap I League Cup: Persija Imbang, Persebaya dan Persijap Dipermalukan Tim Championship

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 22:00 WIB

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bulog Pastikan 4,6 Juta Ton Cadangan Beras Pemerintah Terjaga Mutunya Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 21:59 WIB

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

Resmi Tersangka, Jenderal Listyo Sigit Cs Diduga Sadap Telepon Prabowo Sejak 2025

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:55 WIB

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Yusril Ungkap Dugaan Penyadapan Prabowo Berlangsung dari 2025

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 21:53 WIB

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

Jejak Penyadapan Listyo Sigit Cs, Ada Perintah Hapus File pada Oktober 2026

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:50 WIB

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

Yusril Jamin Transparansi Kasus Penyadapan Ilegal: Jangan Ragu Polri Sidik Polri

News | Selasa, 03 November 2026 | 21:23 WIB

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Suara.com hingga NU Online Sabet Penghargaan Bergengsi, Ini Daftar Juara AMSI Awards 2026

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 21:16 WIB

×