Wamendag Minta Aspal Buton Dikelola Secara Baik Supaya Punya Daya Saing

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Rabu, 02 Juni 2021 | 07:31 WIB
Wamendag Minta Aspal Buton Dikelola Secara Baik Supaya Punya Daya Saing
Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga. (Dok: Kemendag)

Suara.com - Kementerian Perdagangan (Kemendag) bakal membangkitkan kembali aspal Buton agar bisa berjaya seperti dulu. Salah satunya, meningkatkan kualitas aspal Buton.

Wakil Menteri Perdangangan (Wamendag) Jerry Sambuaga mengatakan, aspal Buton harus dikelola agar punya daya saing yang kuat melawan aspal-aspal sintetis yang lain.

Karena itu dukungan teknologi pemrosesan, logistic, transportasi dan perdagangannya harus diperkuat.

"Pada intinya pengguna kan ingin aspal yang berkualitas dan harganya komeptitif. Untuk itu di sektor produksi perlu didukung dengan teknologi yang bagus dan kami di perdagangan mendukung dengan system logistic, pemasaran dan akses pasar yang luas," ujar Jerry dalam keterangannya, Rabu (2/6/2021).

Aspal Buton sangat terkenal sejak zaman kolonial Belanda hingga nama Buton selalu dikaitkan dengan aspal.

Namun pada perkembangannya aspal sintetis lebih banyak digunakan sehingga aspal Buton agak menurun penggunaannya.

Jerry sendiri melihat perlunya kerja sama dengan Lembaga-lembaga pemerintahan dan swasta untuk masalah ini.

Bersama rombongan Wamendag dating pula romobongan kemendes. Hal ini dimanfaatkan oleh Wamendag untuk menjalin sinergi dalam pemasaran aspal Buton.

"Kita mulai dari yang dekat dulu. Di Kemendes kan ada dana desa. Kita tanya, bisa gak salah satu penggunaan dana desa adalah untuk pembangunan infrastruktur yang memakai aspal Buton?" tanya Jerry.

baca juga

Direktur Promosi dan Investasi Desa Kemendes, Supriyadi menilai bahwa sangat memungkinkan bahwa penggunaan dana desa untuk pembangunan infrastruktur memakai aspal Buton. Bahkan menurutnya jika itu diwujudkan maka dana desa akan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

"Dana Desa Kembali ke desa, dan bahkan bisa bermanfaat maksimal untuk pembangunan Daerah," tekan Supriyadi.

Pasalnya menurutnya, aspal Buton juga merupakan produk Daerah. Dengan memakai aspal Buton untuk pembangunan jalan di desa-desa berarti perputaran dana desa akan Kembali ke daerah. Jadi antar daerah bisa saling support dalam mengoptimalkan penyerapan dana desa tersebut.

Kebutuhan aspal nasional setahun mencapai 1,5 juta ton. Buton berharap bisa mengisi Sebagian dari kebutuhan itu. Untuk itu diperlukan pengolahan yang memadai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jambu Mete Asal Buton Laris Manis di Vietnam

Jambu Mete Asal Buton Laris Manis di Vietnam

Bisnis | Selasa, 01 Juni 2021 | 10:00 WIB

Pasir Timbul Bone Labunta Buton Tengah Juara 3 API Award 2020

Pasir Timbul Bone Labunta Buton Tengah Juara 3 API Award 2020

Sulsel | Kamis, 27 Mei 2021 | 06:15 WIB

Komoditas Gambir di Sumbar Belum Optimal, Pemerintah Coba Lakukan Ini

Komoditas Gambir di Sumbar Belum Optimal, Pemerintah Coba Lakukan Ini

Bisnis | Minggu, 23 Mei 2021 | 10:13 WIB

Terkini

Harga CPU Meroket! Intel dan Qualcomm Naikkan Harga, Apakah AMD Menyusul?

Harga CPU Meroket! Intel dan Qualcomm Naikkan Harga, Apakah AMD Menyusul?

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas Belanja di Gunungsindur Bogor

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas Belanja di Gunungsindur Bogor

Bogor | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Apakah Pohon Mangga Merusak Pondasi Bangunan? Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Apakah Pohon Mangga Merusak Pondasi Bangunan? Ini Penjelasan dan Cara Mencegahnya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Oppo Enco Air4s Bikin Melongo! TWS Murah Ini Tawarkan Baterai Tahan 43 Jam

Oppo Enco Air4s Bikin Melongo! TWS Murah Ini Tawarkan Baterai Tahan 43 Jam

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:15 WIB

9 Cara Menghilangkan Flek Hitam Membandel di Wajah Usia 50 Tahun

9 Cara Menghilangkan Flek Hitam Membandel di Wajah Usia 50 Tahun

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:15 WIB

New York Times Sorot Krisis Ekonomi Mengancam Indonesia: Bom Waktu yang Terus Berdetak

New York Times Sorot Krisis Ekonomi Mengancam Indonesia: Bom Waktu yang Terus Berdetak

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:14 WIB

3 Rekomendasi Kipas Angin Embun Misty Fan Termurah, Sejuk Tanpa Bikin Kantong Jebol

3 Rekomendasi Kipas Angin Embun Misty Fan Termurah, Sejuk Tanpa Bikin Kantong Jebol

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Road Show CustoMAXi Yamaha 2026 Resmi Ditutup di Pekanbaru

Road Show CustoMAXi Yamaha 2026 Resmi Ditutup di Pekanbaru

Otomotif | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Saatnya Berhenti Menilai Kecerdasan Anak Cuma dari Nilai Rapor

Saatnya Berhenti Menilai Kecerdasan Anak Cuma dari Nilai Rapor

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 14:00 WIB

WNI di Eropa Dimbau Menjauhi Kerusuhan Protes Pendidikan demi Keselamatan Diri

WNI di Eropa Dimbau Menjauhi Kerusuhan Protes Pendidikan demi Keselamatan Diri

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:57 WIB

×