Biar Nggak Berat Ongkos, ESDM Mau Sulap PLTD Tua Jadi PLTS

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Jum'at, 04 September 2026 | 13:21 WIB
Biar Nggak Berat Ongkos, ESDM Mau Sulap PLTD Tua Jadi PLTS
Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis, Jisman P Hutajulu. [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Kementerian ESDM mengonversi PLTD tua di daerah 3T menjadi PLTS berbasis baterai untuk mengurangi impor bahan bakar solar.
  • Program PLTS 100 GWp berinvestasi Rp1.120 triliun untuk menciptakan 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi karbon.
  • Konversi energi ini mengalihkan konsumsi diesel empat juta kiloliter per tahun serta menghemat Biaya Pokok Penyediaan listrik.

Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memprioritaskan konversi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) tua dan tidak efisien menjadi PLTS berbasis baterai (storage). Program yang menyasar daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) ini merupakan bagian dari pengembangan PLTS 100 Gigawatt-peak (GWp).

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Perencanaan Strategis, Jisman P Hutajulu, menyatakan bahwa konversi ini difokuskan pada daerah dengan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) listrik yang tinggi, wilayah yang sulit memobilisasi bahan bakar solar, serta sistem off-grid.

"Jadi ada daerah dengan biaya pokok penyediaan yang tinggi, terutama yang di 3T, kemudian ada daerah yang sulit mobilisasi bahan bakar diesel. PLTD yang bukan backup system dan off-grid ini yang kita sasar," ujar Jisman dalam paparannya pada Sarasehan 100 Ekonom Indonesia di Jakarta pada Kamis (3/9/2026). 

PLTS terapung di Indonesia punya potensi yang mumpuni dari segi finansial yakni sebesar 77,8 gigawatt di 179 lokasi. (dok. Web/Kementerian ESDM)
Ilustrasi PLTS. (dok. Web/Kementerian ESDM)

Melalui program konversi tersebut, potensi konsumsi bahan bakar diesel yang dapat dialihkan mencapai 4 juta kiloliter per tahun.

Pengalihan dari diesel ke energi surya ini diproyeksikan memberikan penghematan BPP listrik. "Jadi ada penghematan Rp400 per KWH," kata Jisman. 

Selain menekan biaya operasional pembangkit, penyediaan PLTS dan storage di kawasan 3T juga diarahkan untuk menunjang aktivitas ekonomi lokal, seperti mendukung keandalan listrik bagi pendingin hasil tangkapan nelayan serta operasional Koperasi Desa/Kelurahan setempat.

Sebelumnya, Pemerintah menargetkan pembangunan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 100 GWp dalam waktu sekitar tiga tahun. Program ambisius tersebut menjadi salah satu langkah pemerintah untuk memperkuat ketahanan dan kemandirian energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi impor.

Target tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam peluncuran dan groundbreaking Program PLTS 100 GWp yang turut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta jajaran terkait.

Prabowo mengatakan Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang besar, termasuk tenaga surya dan panas bumi, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri.

baca juga

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan percepatan pembangunan PLTS 100 GW dalam tiga tahun merupakan bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional.

Tak hanya mengejar tambahan kapasitas pembangkit energi bersih, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong penggunaan energi dalam negeri dan mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM).

"Hari ini kita mempercepat implementasi program PLTS 100 GW. Total investasinya sekitar 73 miliar dolar AS atau Rp1.120 triliun, yang berpotensi menciptakan sekitar 5,52 juta lapangan kerja dan menurunkan emisi hingga 120 juta ton CO per tahun. Program ini akan kita laksanakan secara masif dalam tiga tahun, sekaligus mendorong penggunaan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM," kata Bahlil

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengembang Proyek Energi Terbarukan Bisa Dapat Uang dari Kredit Karbon

Pengembang Proyek Energi Terbarukan Bisa Dapat Uang dari Kredit Karbon

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:28 WIB

HBA Periode I September 2026: Harga Batubara Kalori Tinggi Naik Jadi 126,87 Dolar AS per Ton

HBA Periode I September 2026: Harga Batubara Kalori Tinggi Naik Jadi 126,87 Dolar AS per Ton

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 13:58 WIB

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

ESDM Jamin Keamanan Candi Gedong Songo di Proyek Panas Bumi Gunung Ungaran

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 13:20 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×