Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.401,888
LQ45 632,283
Srikehati 308,081
JII 381,604
USD/IDR 17.820

BI dan Kemenkeu Ungkap Ada Indikasi Ekonomi Mulai Membaik

Reza Gunadha, Achmad Fauzi

Kamis, 03 Juni 2021 | 18:14 WIB
BI dan Kemenkeu Ungkap Ada Indikasi Ekonomi Mulai Membaik
ILUSTRASI - Sejumlah anak bermain dengan latar belakang deretan gedung perkantoran di TPU Menteng Pulo, Jakarta, Rabu (16/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Bank Indonesia  dan Kementerian Keuangan yang tergabung dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan atau KSSK, berupaya mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

Namun, sejalan dengan program vaksinasi covid-19 nasional, perbaikan ekonomi sudah mulai terlihat di dalam negeri.

Kepala Departemen Komunikasi Direktur Eksekutif BI Erwin Haryono menilai, indikator perbaikan ekonomi sudah mulai nyata terlihat baik dari sisi global maupun dalam negeri.

Berdasarkan sisi global, berbagai indikator dini telah menunjukan pemulihan, di antaranya peningkatan volume perdagangan, harga komoditas hingga kinerja ekspor impor.

Sedangkan di dalam negeri, pemulihan ekonomi terlihat dari mobilitas masyarakat yang mulai meningkat sejalan dengan kasus covid-19 yang melandai.

"Indikator perbaikan semakin nyata di global maupun dalam negeri, yang kemudian kami di otoritas melihat respon kebijakan sudah mulai dilakukan bersama-sama di KSSK, membangun itu semua baik fiskal moneter porsinya sama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar Erwin dalam Webinar InfobankTalkNews, Kamis (3/6/2021).

Tak hanya itu, indikator indeks penjualan eceran hingga indeks ekspektasi konsumen juga sudah mulai meningkat, di mana Indeks Penjualan Riil (IPR) Maret 2021 tumbuh 6,1 persen (mtm) meningkat dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang masih minus 2,7 perseb (mtm).

Perbaikan ekonomi juga terlihat dari kontraksi pertumbuhan ekonomi yang lebih rendah menjadi 0,74 persen (yoy) di triwulan I 2021 dibanding triwulan IV 2020, yang minus 2,19 persen.

"Perbaikan ekonomi ini terutama didorong oleh kinerja ekspor akibat kenaikan permintaan Tiongkok dan AS, realisasi belanja fiskal (belanja barang, belanja modal, dan bantuan sosial), serta investasi nonbangunan," ucapnya.

baca juga

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Menkeu Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo pun menyatakan, pemulihan ekonomi di masa pandemi terus dikebut. 

Hingga saat ini, pemerintah telah mengeluarkan berbagai paket kebijakan dan insentif untuk dapat menahan laju perlambatan perekonomian akibat virus Covid-19. 

Jika dibagi ke dalam kategori, ada 3 kebijakan utama yang sedang dilakukan pemerintah untuk memulihkan perekonomian.

Pertama, pemerintah melakukan intervensi kesehatan untuk menangani penyebab utama dari kondisi pandemi saat ini. Vaksinasi gratis bagi seluruh rakyat Indonesia terus dilaksanakan demi mendapatkan kekebalan kelompok. 

Kedua, jaring-jaring perlindungan sosial terus diberikan melalui berbagai insentif dan relaksasi. Salah satunya adalah melalui anggaran Program Pemulihan Ekonomi (PEN) yang tahun ini mencapai Rp699,43 triliun, atau naik 22 persen dibandingkan tahun lalu.

"Intinya, pemerintah meneruskan komitmen untuk mendukung masyarakat. Baik itu masyarakat menengah bawah, UMKM dan korporasi, serta usaha-usaha sektoral," pungkas Yustinus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rp 699 Triliun Duit PEN, Kemenkeu: Pastikan Setiap Rupiah Tak Diselewengkan

Rp 699 Triliun Duit PEN, Kemenkeu: Pastikan Setiap Rupiah Tak Diselewengkan

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 17:30 WIB

Uang Beredar Selama Ramadan dan Lebaran Kemarin Tembus Rp 6.957 Triliun

Uang Beredar Selama Ramadan dan Lebaran Kemarin Tembus Rp 6.957 Triliun

Bisnis | Kamis, 27 Mei 2021 | 14:56 WIB

Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 7 Persen

Gubernur BI Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 7 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 15:56 WIB

Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Bertahan di Level 3,5 Persen

Suku Bunga Acuan Bank Indonesia Bertahan di Level 3,5 Persen

Bisnis | Selasa, 25 Mei 2021 | 15:05 WIB

Sri Mulyani Sedih, 67 Anak Buahnya Wafat Akibat Corona

Sri Mulyani Sedih, 67 Anak Buahnya Wafat Akibat Corona

Bisnis | Senin, 24 Mei 2021 | 13:18 WIB

INFOGRAFIS : Cara Melaporkan Debt Collector Nakal

INFOGRAFIS : Cara Melaporkan Debt Collector Nakal

Infografis | Senin, 24 Mei 2021 | 12:30 WIB

Triwulan I 2021, Utang Luar Negeri Indonesia Hampir Tembus Rp 6.000 Triliun

Triwulan I 2021, Utang Luar Negeri Indonesia Hampir Tembus Rp 6.000 Triliun

Bisnis | Jum'at, 21 Mei 2021 | 16:16 WIB

BI Dituding Hambat Pengiriman Donasi ke Palestina, Ini Penjelasannya

BI Dituding Hambat Pengiriman Donasi ke Palestina, Ini Penjelasannya

News | Selasa, 18 Mei 2021 | 17:15 WIB

Selama Momen Lebaran, Peredaran Uang di Jabodetabek Tembus Rp 34,5 Triliun

Selama Momen Lebaran, Peredaran Uang di Jabodetabek Tembus Rp 34,5 Triliun

Bisnis | Senin, 17 Mei 2021 | 16:11 WIB

Meski Ditutup, Warga Tetap Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta

Meski Ditutup, Warga Tetap Kunjungi Kawasan Wisata Kota Tua Jakarta

Foto | Minggu, 16 Mei 2021 | 19:35 WIB

Terkini

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Pemprov NTT Tetapkan Status Tanggap Darurat Gempa Selama 14 Hari

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:22 WIB

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Ambulans Udara hingga Dokter Terbang: Salah Kaprah Pemerintah Sikapi Masalah

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:20 WIB

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

6 Cara Mengatasi Peserta Upacara Pingsan atau Pusing akibat Panas Matahari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:19 WIB

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

3 Contoh Teks Sambutan Ketua RT untuk Malam Tirakatan 17 Agustus 2026, Singkat dan Berkesan!

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:15 WIB

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

UMKM Perempuan Aceh untuk Naik Kelas Berkat Sinergi PNM dan OJK

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:07 WIB

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian

Batam | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:01 WIB

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Kidung Para Pencari: Menemukan Makna di Tengah Riuh Kehidupan

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:00 WIB

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Ketika Kereta Api Melintas di Pulau Sulawesi, Jauh Sebelum Indonesia Merdeka

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Upacara Bendera Sila Ke Berapa? Ini Makna dan Penerapan Nilai Pancasila Sehari-hari

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:33 WIB

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

OK! Madam: Bon Voyage, Aksi Seru Mantan Agen Rahasia Menyelamatkan Kapal!

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 11:30 WIB

×