PT IMIP Berikan Bantuan 500 Ton Oksigen untuk Medis kepada Pemerintah

Iwan Supriyatna

Rabu, 07 Juli 2021 | 10:00 WIB
PT IMIP Berikan Bantuan 500 Ton Oksigen untuk Medis kepada Pemerintah
Mobil pengangkut oksigen PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Suara.com - Lonjakan jumlah kasus Covid-19 yang terjadi satu bulan belakang telah berdampak pada meningkatnya kebutuhan terhadap oksigen dan tabung oksigen. Dalam satu bulan terakhir pula, permintaan masyarakat terhadap oksigen dan tabungnya mengalami peningkatan signifikan.

Merespon hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan melakukan koordinasi sebagai upaya menjaga ketersediaan pasokan oksigen untuk kebutuhan medis, terutama rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

Hasilnya, perusahaan smelter nikel PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) yang terletak di Morowali, Sulawesi Tengah, memberikan bantuan berupa 21 unit isotank oksigen berkapasitas 20 ton, yang dapat digunakan sebagai pertolongan medis terhadap pasien Covid-19.

“Kami menyambut baik ajakan pemerintah kepada masyarakat industri untuk tanggap terhadap pemenuhan kebutuhan oksigen yang demikian besar dan berharap agar bantuan ini bisa membantu upaya penyembuhan pasien,” ujar CEO PT IMIP, Alexander Barus dalam sambutannya ditulis Rabu (7/7/2021).

Bantuan isotank sebanyak 21 unit tersebut juga merupakan sinergi kerja sama antara swasta, pemerintah, dan BUMN, di mana PT Pelindo dan PT Pertamina (Persero) turut terlibat dalam penyediaan infrastruktur, sarana dan fasilitas (Sarfas) pendukung.

“Bantuan Oksigen ini dengan tulus merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan kepada masyarakat Indonesia yang saat ini masih berjuang di tengah pandemi Covid-19,” ujar Alexander.

Alexander menjelaskan bahwa 21 iso tank oksigen tersebut diambil dari pabrik oksigen di Morowali yang dibangun untuk mendukung produksi stainless steel dengan kapasitas produksi sebanyak 3 juta ton per tahun dan carbon steel 3,5 juta ton per tahun.

“Harapan para pemegang saham, direksi, dan seluruh karyawan di Kawasan IMIP Morowali yang berjumlah 64 ribu orang, kiranya bantuan oksigen ini dapat membantu pemerintah dalam menyelamatkan nyawa pasien yang terpapar Covid-19,” lanjutnya.

21 unit iso tank tersebut tiba di Pelabuhan Tanjung Priok pada hari Selasa (6/7/2021) kemudian dilakukan serah terima secara simbolik antara PT IMIP dengan pemerintah yang diwakili Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

baca juga

Menteri Budi menyampaikan rasa terima kasihnya karena bantuan isotank sebanyak 21 unit tersebut sangatlah berarti, karena akan mampu memenuhi setengah dari kebutuhan oksigen nasional saat ini yang mencapai 800 ton per hari.

“Saya sangat berterima kasih kepada bapak ibu sudah membantu 21 iso tank yang masing-masing kapasitasnya 20 ton. Ini akan menambah kapasitas kemampuan distribusi kita setengah atau 50 persen dari yang ada sekarang yaitu 800 ton per hari,” ujar Menteri Budi dalam sambutannya.

Bantuan tersebut langsung didistribusikan ke rumah sakit rujukan perawatan pasien Covid-19 di berbagai daerah yang saat ini sedang membutuhkan pasokan oksigen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur DIY Bantah Pasien Meninggal Kehabisan Oksigen, dr Tirta: Yo Ra Ngoten to Ndan

Gubernur DIY Bantah Pasien Meninggal Kehabisan Oksigen, dr Tirta: Yo Ra Ngoten to Ndan

Jogja | Rabu, 07 Juli 2021 | 09:47 WIB

Tabung Oksigen di Bandar Lampung Mulai Langka, Polisi Pastikan Tidak ada Penimbunan

Tabung Oksigen di Bandar Lampung Mulai Langka, Polisi Pastikan Tidak ada Penimbunan

Lampung | Rabu, 07 Juli 2021 | 08:11 WIB

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Darurat Oksigen

Pemprov DKI Jakarta Dirikan Posko Darurat Oksigen

Foto | Rabu, 07 Juli 2021 | 06:10 WIB

Terkini

10 Korban KM Virgo Meninggal karena Tenggelam, Apakah Termasuk Mati Syahid?

10 Korban KM Virgo Meninggal karena Tenggelam, Apakah Termasuk Mati Syahid?

News | Senin, 21 September 2026 | 13:01 WIB

Kalau Semua Harus Ditanggung Sendiri, Lalu Pajak Kita untuk Apa?

Kalau Semua Harus Ditanggung Sendiri, Lalu Pajak Kita untuk Apa?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 13:00 WIB

Gampang Move On! 5 Zodiak Ini Paling Cepat Dapat Pacar Baru Setelah Putus

Gampang Move On! 5 Zodiak Ini Paling Cepat Dapat Pacar Baru Setelah Putus

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:59 WIB

Cara Unreg Nomor HP Semua Operator, Matikan yang Tidak Terpakai

Cara Unreg Nomor HP Semua Operator, Matikan yang Tidak Terpakai

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 12:58 WIB

Eks Pimpinan KPK Soroti RUU Perampasan Aset: Kewenangan Penegak Hukum Sudah Besar

Eks Pimpinan KPK Soroti RUU Perampasan Aset: Kewenangan Penegak Hukum Sudah Besar

News | Senin, 21 September 2026 | 12:56 WIB

Gen Z, Overthinking, dan Keranjang Belanja yang Tak Pernah Kosong: Habit?

Gen Z, Overthinking, dan Keranjang Belanja yang Tak Pernah Kosong: Habit?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:53 WIB

5 Air Purifier untuk Hempas Bau Asap Rokok dalam Ruangan, Mulai Rp160 Ribuan

5 Air Purifier untuk Hempas Bau Asap Rokok dalam Ruangan, Mulai Rp160 Ribuan

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 12:51 WIB

Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga

Raphinha Mesin Gol Baru FC Barcelona: 12 Gol dan Jadi Top Scorer La Liga

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:50 WIB

Sense and Sensibility: Kenapa Perempuan Abad 19 Cuma Fokus pada Pernikahan?

Sense and Sensibility: Kenapa Perempuan Abad 19 Cuma Fokus pada Pernikahan?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 12:48 WIB

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

Silmy Karim Gugat KPK di Praperadilan, Minta Status Tersangka Dibatalkan dan Aset Dikembalikan

News | Senin, 21 September 2026 | 12:44 WIB

×