Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Netflix Jadi Investor Baru Vidio, Bagaimana Analisisnya?

Iwan Supriyatna

Rabu, 07 Juli 2021 | 16:05 WIB
Netflix Jadi Investor Baru Vidio, Bagaimana Analisisnya?
Ilustrasi Netflix. [CardMapr/Unsplash]

Suara.com - Dihimpun D-Insight , Vidio akan mendapatkan investor baru dan akan menyuntikan dana 800 juta dolar AS. Vidio adalah media digital yang tergabung dalam ekosistem besar EMTK. Siapa investornya? Bagaimana dampaknya ke EMTK?

Investor Baru Vidio

Persaingan media digital semakin ketat terlebih lagi adanya pandemi yang memaksa mobilitas orang dibatasi di rumah saja. Layanan ViD (Video on Demand) adalah bisnis yang terdampak positif karena experience mendapatkan hiburan yang pas saat pandemi.

Salah satu penyedia layanan ini di Indonesia adalah Vidio. Vidio dimiliki oleh SCMA yang merupakan anak usaha dari EMTK. SCMA mengakuisisi Vidio dari PT Mediatama Anugrah Citra (MAC) Rp 115 miliar di Mei 2019.

Berdasarkan berita dari D-Insight yang dihimpun oleh tim Emtrade, Netflix akan menjadi investor baru Vidio. Investasi ini dapat meningkatkan akselerasi penetrasi pasar bagi Netflix.

Secara brand, Netflix masih menjadi salah satu penguasa pasar VoD di Indonesia. Namun, Berdasarkan riset Media Partners Asia (MPA), layanan VoD Disney+ Hotstar mampu mengalahkan jumlah pelanggan Netflix di Indonesia.

Peta Persaingan VoD di Indonesia

Hingga awal tahun 2021, Indonesia saat ini memiiliki 7 juta subscriber. Disney+ Hotstar memiliki 2,5 juta subscriber. Viu dan Vidio masing-masing memiliki 1,5 juta dan 1,1 juta subscriber. Netflix berada di posisi keempat dengan 850.000 subscriber.

Subscriber VoD Indonesia

baca juga

Disney+ Hotstar memiliki kerja sama eksklusif dengan Telkomsel. Dari segi harga, tarif berlangganan Disney+ di Indonesia lebih rendah dari Netflix. Dari segi konten, Disney+ menyediakan film dan acara TV dari Disney, Fox, Marvel, LucasFilm, Pixar, National Geographic, dan ratusan film lokal Indonesia.

Viu berhasil mendominasi pasar Vod di tempat kedua karena strategi kontennya. Viu terkenal sebagai platform yang menghadirkan drama Korea yang saat ini sedang digandrungi pasar Indonesia. Sementara itu, strategi konten Vidio kurang kuat dan hanya mengandalkan konten SCTV atau Emtek.

Sinergi bisnis Netflix-Vidio akan menguntungkan. Sinergi juga bisa menjadi cara cepat untuk merebut pasar dan bersaing dengan Disney+ dan Viu. Netflix-Vidio akan memiliki 1.9 juta subscriber dan menyalip Viu.

Selain empat pemain besar VoD saat ini, ada juga pemain lain yang turut memanaskan persaingan, seperti GoPlay yang diluncurkan pertama kali pada Juli 2020yang memiliki ekosistem induk perusahaannya Gojek. Kemudian Iflix milik raksasa teknologi China Tencent Holdings.

Pemain VoD Indonesia

Pemain VoD lain yang juga kemungkinan akan dikonsolidasikan adalah Vision+, layanan VoD dari MNC Group. Ada juga Mola, layanan multi platform yang memiliki saluran televisi kabel, televisi internet, dan VoD. Mola diluncurkan pada 2019 dan dimiliki oleh grup Djarum

Ekosistem Teknologi EMTK Makin Kokoh

Masuknya Netflix ke Vidio akan memperkokoh ekosistem digital EMTK. Selain itu bisa memperkuat layanan media. Saat ini EMTK memiliki media Televisi SCTV dan Indosiar. Bisnis televisi ini rentan disrupsi di masa depan melihat demografi penduduk Indonesia yang didominasi milenial dan Gen-Z yang lekat dengan gadget.

Pertumbuhan VoD di Indonesia sangat pesat. Hanya dari September 2020 hingga Januari 2021 total subscriber VoD melonjak 106% dari 3.4 juta menjadi 7 juta subscriber dan diprediksi akan terus berlanjut. VoD bisa jadi solusi bagi EMTK untuk tetap mempertahankan pasar di bisnis media. Apalagi market share tertinggi masih diraih oleh MNC.

Layanan Vidio

Sinergi Netflix-Vidio bisa melengkapi layanan dari idio yang selama ini mengandalkan acara dari SCTV dan Indosiar. Selain itu ada juga konten, film, anime, web series, olahraga yang populer seperti sepak bola (Liga Champion, Liga Eropa, Liga Indonesia, Liga Spanyol, Serie A), basket (NBA), Badminton.

Ekosistem teknologi EMTK semakin kokoh di tiap lini bisnisnya dengan sinergi Netflix-Vidio. Sebelumnya ada Bukalapak di e-commerce, Dana sebagai e-wallet, dan KlikDokter untuk layanan kesehatan. Selain itu ada Grab juga yang terintegrasi di EMTK

Ekosistem EMTK

"Kami melihat EMTK saat ini masih oke untuk di HOLD melihat ekosistem digital yang besar. Masuknya Netflix tentunya memperbesar dan memperkuat ekosistem digital yang dimiliki oleh EMTK," kata tim Emtrade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serial Netflix Sex/Life: Masa Lalu Liar Hantui Pernikahan yang Sempurna

Serial Netflix Sex/Life: Masa Lalu Liar Hantui Pernikahan yang Sempurna

Entertainment | Rabu, 07 Juli 2021 | 08:40 WIB

5 Rekomendasi Film Bollywood di Netflix, Soal Keluarga Hingga Kriminal

5 Rekomendasi Film Bollywood di Netflix, Soal Keluarga Hingga Kriminal

Entertainment | Senin, 05 Juli 2021 | 07:30 WIB

5 Rekomendasi Serial Netflix Tema Anak Sekolah yang Relate Banget

5 Rekomendasi Serial Netflix Tema Anak Sekolah yang Relate Banget

Entertainment | Minggu, 04 Juli 2021 | 07:32 WIB

Terkini

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:16 WIB

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 11:34 WIB

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:39 WIB

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:23 WIB

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:27 WIB