Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Mentan SYL Serahkan Bantuan Pisang dan Program Pertanian di Jeneponto

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah | Suara.com

Rabu, 07 Juli 2021 | 16:13 WIB
Mentan SYL Serahkan Bantuan Pisang dan Program Pertanian di Jeneponto
Mentan SYL saat menyerahkan alsintan untuk para petani di Kabupaten Malang. (Dok: Kementan)

Suara.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyerahkan bantuan benih pisang sebanyak 20 ribu pohon, bibit ternak, prasarana dan sarana pertanian, alat mesin pengolahan lontar menjadi cuka dan program pertanianya lainnya serta bimbingan teknis kepada para petani dan penyuluh. Bantuan ini bersifat uji coba yang bertujuan untuk menciptakan sumber penghasilan masyarakat khususnya dalam menghadapi kondisi Covi-19 agar perekonomian di pedesaan tetap tangguh.

"Saya inginkan budidaya pisang ini hingga pada industri pengolahanya dan kita bisa lakukan ekspor. Oleh karena itu, jika ini berhasil bantuan kedepanya bisa ditambah menjadi 100 ribu pohon. Saya berharap bantuan pisang 20 ribu ini diklasterkan," tutur SYL saat penyerahan bantuan di Jeneponto, Rabu (7/7/2021).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan dua periode ini menjelaskan pisang bisa ditanam dimana saja, termasuk pematang, pekarangan rumah dan lainnya. Masa tanam selama 7 bulan bisa mendapatkan hasil Rp700 ribu per pohon.

"Dari 20 ribu pohon ini, jika anakanya 3 pohon maka 7 bulan kedua memanen 60 ribu pohon. Jika 1 pohonya hasil panenya Rp700 ribu, maka hasilnya dalam 1 tahun Rp420 juta. Kalau 7 bulan berikutnya anakanya 3 pohon lagi berarti total 180 pohon. Budidaya pisang ini pun bisa diintegrasikan juga dengan ubi kayu sehingga pendapatan makin bertambah," jelasnya.

"Pisang ini saya berharap diekspor. Sebab kebutuhan pisang dan buah-buahan di seluruh dunia itu sangat besar, termasuk Indonesia sendiri. Oleh karena itu Pak Wakil Bupati saya mau lihat keseriusan kita dan setelah itu kita masuk ke produk olahan. Termasuk bantuan ternak kuda, saya mau lihat dulu hasilnya," pinta SYL.

Lebih lanjut SYL mendorong petani untuk memanfaatkan bantuan pemerintah berupa dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam meningkatkan skala budidaya pertaniannya. Tahun ini pemerintah mengalokasikan dana KUR sebanyak Rp70 triliun dan saat ini baru terserap Rp36 triliun.

"Kalau mau benar-benar bertani, ambil KUR. Usaha pertanian tidak ada yang rugi. PDB dalam 1 tahun ini sektor yang naik hanya pertanian sebesar 16,4 persen. Ekspor kita juga naik 15,79 persen dengan nilai Rp 451,77 triliun di 2020. Dan tahun ini, baru triwulan I saja kita sudah menyumbang 39,99 persen, setara dengan Rp 200 triliun. Dan saya akan capai lagi 3 kali lipat dari itu," terangnya.

Menurutnya, usaha di sektor pertanian tidak ada ruginya dan tidak pernah mati. Sebab bahan makanan selalu dibutuhkan terus kedepanya.

"Apapun bentuk lock down itu, untuk pertanian tidak boleh lock, harus terus berjalan. Tapi usaha pertanian itu tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, harus dikelola secara korporasi agar skala ekonominya besar," ujarnya.

Terkait dengan keunggulan kompratif Jeneponto, SYL pun memberikan bantuan mesin pengolahan lontar menjadi cuka. Selama ini air buah lontar hanya dijadikan Ballo sehingga tidak memberikan tambahan pendapatan masyarakat, tapi justru membawa dampak yang negatif.

"Jadi Ballo jangan diminum lagi, tapi kasih jadi uang. Kalau begitu orang yang ambil ballo itu harus ada perlakukan khusus, bisa juga dijadikan spirtus. Dan ini ada 3 mesin pengolahan kita kasih, nanti akan dilakukan bimbingan. Jeneponto punya 1.000 pohon lontar, kita bisa kembangkan menjadi produk gula," sebutnya.

Wakil Bupati Jeneponto, Paris Yasir mengatakan kunjungan Mentan SYL selalu menjadi berkah untuk masyarakat Jeneponto. Tidak hanya itu, dalam kunjungan ini, SYL memberikan berbagai bantuan seperti benih pisang varietas unggul, bantuan kuda, sarana dan prasana pengolahan buah lontar dan bantuan perluasan tanaman tahunan yang sangat bermanfaat bagi petani bahkan masyarakat sekitar.

"Kita ketahui sudah dua bulan di Kabupaten Jeneponto ini tidak datang hujan dan hari ini terbukti bahwa kedatangan Pak Menteri di Jeneponto langsung turun hujan. Kami yakin akan semakin banyak berkah lain yang akan Jeneponto terima," ujar Paris.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Kementan, Fadjry Djufry menambahkan penyerahan bibit pisang diharapkan menjadi stimulus dalam memperkuat swasembada dan ekspor buah tropika. Ini juga sekaligus sebagai upaya dalam mewujudkan buah tropika dalam hal ini pisang menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

"Permintaan akan buah-buah tropis termasuk pisang dipasar domestik dan ekspor saat ini semakin meningkat. Kita tahu Indonesia memiliki potensi besar sebagai penghasil pisang di dunia. Ini tentu yang harus kita terus dorong," ujar Fadjry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petani di Pangandaran Rasakan Manfaat Asuransi Pertanian

Petani di Pangandaran Rasakan Manfaat Asuransi Pertanian

Bisnis | Senin, 28 Juni 2021 | 10:40 WIB

Unik, Pohon Pisang di Cianjur Punya Puluhan Tandan dan Panjang 2 Meter

Unik, Pohon Pisang di Cianjur Punya Puluhan Tandan dan Panjang 2 Meter

Bogor | Senin, 28 Juni 2021 | 08:26 WIB

Kementan Nilai Pemanfaatan KUR di Provinsi Bali Cukup Tinggi

Kementan Nilai Pemanfaatan KUR di Provinsi Bali Cukup Tinggi

Bisnis | Sabtu, 26 Juni 2021 | 20:54 WIB

Mentan: Sektor Pertanian merupakan Pilar Utama Kekuatan Bangsa

Mentan: Sektor Pertanian merupakan Pilar Utama Kekuatan Bangsa

Bisnis | Sabtu, 26 Juni 2021 | 19:03 WIB

Hari Krida Pertanian ke-49, Mentan: Mari Wujudkan Pertanian Indonesia yang Bermartabat

Hari Krida Pertanian ke-49, Mentan: Mari Wujudkan Pertanian Indonesia yang Bermartabat

Bisnis | Jum'at, 25 Juni 2021 | 14:58 WIB

Program Optimasi Lahan Rawa Jadi Opsi untuk Tingkatkan Indeks Pertanaman

Program Optimasi Lahan Rawa Jadi Opsi untuk Tingkatkan Indeks Pertanaman

Bisnis | Kamis, 24 Juni 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:36 WIB

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:18 WIB

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 12:15 WIB

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB