Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Harga Minyak Stagnan, Khawatir Kasus Covid-19 Melejit

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 26 Juli 2021 | 08:42 WIB
Harga Minyak Stagnan, Khawatir Kasus Covid-19 Melejit
Ilustrasi harga minyak. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak stagnan pada perdagangan akhir pekan lalu setelah pemulihan yang kuat dari penurunan tajam di awal pekan.

Mengutip CNBC, Senin (26/7/2021) harga minyak dan aset berisiko lainnya jatuh pada awal minggu di tengah kekhawatiran atas dampak pada ekonomi dan permintaan minyak mentah akibat melonjaknya kasus varian delta di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan di tempat lain.

Minyak mentah Brent naik 31 sen, atau 0,4 persen ke harga 74,10 dolar AS setelah melonjak 2,2 persen pada hari Kamis. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menetap 16 sen, atau naik 0,2 persen di posisi harga 72,07 dolar AS per barel, setelah naik 2,3 persen pada hari Kamis.

Minyak WTI ditetapkan untuk mengakhiri minggu sedikit berubah, setelah menurun dalam dua minggu sebelumnya. Brent diatur untuk naik 0,4 persen pada minggu ini.

Kedua kontrak harga minyak tersebut turun sekitar 7 persen pada hari Senin tetapi telah menutup semua kerugian itu.

Investor memperkirakan permintaan tetap kuat dan pasar menerima dukungan dari penurunan stok minyak dan meningkatnya tingkat vaksinasi.

Pertumbuhan permintaan diperkirakan akan melebihi pasokan setelah kesepakatan hari Minggu antar anggota Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutunya, yang secara kolektif dikenal sebagai OPEC +, untuk menambah kembali suplai sebanyak 400.000 barel per hari (bph) setiap bulan mulai Agustus.

Analis ANZ Research mengatakan dalam sebuah laporan bahwa pasar mulai merasakan peningkatan 400.000 barel per hari tidak akan cukup untuk menjaga keseimbangan pasar dan persediaan di Amerika Serikat dan di seluruh negara OECD akan terus turun.

Persediaan minyak mentah AS naik 2,1 juta barel pekan lalu, tetapi stok di titik pengiriman Cushing, Oklahoma untuk minyak mentah AS mencapai level terendah sejak Januari 2020.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berharap Ekonomi Global Pulih, Harga Minyak Dunia Melambung 2 Persen

Berharap Ekonomi Global Pulih, Harga Minyak Dunia Melambung 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 23 Juli 2021 | 07:54 WIB

Harga Minyak Melambung 4 Persen Setelah OPEC Plus Tingkatkan Produksi

Harga Minyak Melambung 4 Persen Setelah OPEC Plus Tingkatkan Produksi

Bisnis | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:35 WIB

Harga Minyak Dunia Akhiri Kerugian dengan Melambung 1,5 Persen

Harga Minyak Dunia Akhiri Kerugian dengan Melambung 1,5 Persen

Bisnis | Rabu, 21 Juli 2021 | 07:42 WIB

Terkini

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Berdampak ke Industri Kretek Lokal, Kemenperin Tolak Batas Tar dan Nikotin Rokok

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:38 WIB

×