Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 12:03 WIB
Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600
Kantor Pusat BTN di Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). (Suara.com/Adhitya Himawan)

Suara.com - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada semester I/2021, dinilai sejumlah analis cukup baik. Kinerja yang apik ini membuat mereka merekomendasikan untuk membeli untuk saham berkode BBTN, dengan target harga atau target price (TP) hingga mencapai Rp2.600.

Adapun kinerja Bank BTN yang dinilai baik adalah perolehan laba bersih yang mencapai Rp920 miliar pada semester I/2021, atau naik sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Analis Aldiracita Sekuritas Indonesia, Agus Pramono dalam risetnya pada 29 Juli 2021 menyebutkan, meskipun laba bersih BBTN hanya memenuhi 34,5 persen dari estimasi laba bersih pada 2021, namun pada tingkat Laba operasi pra-provisi (PPOP), hasilnya sejalan dengan perkiraan Aldiracita sekuritas.

“Loans loss provisions (LLP) atau cadangan kerugian yang lebih tinggi dari perkiraan disebabkan oleh cakupan NPL yang lebih tinggi. Kami merevisi prediksi sebelumnya, tapi kami mempertahankan TP kami di Rp2.600,” ujar Agus.

Sementara itu, analis Mandiri Sekuritas, Kresna Hutabarat mengatakan, dengan perolehan laba bersih BBTN yang naik 20 persen dan diimbangi turunnya cost of fund, pihaknya tetap merekomendasikan beli untuk saham BBTN dengan target price mencapai Rp2.200, atau naik sekitar 63 persen dibandingkan penutupan perdagangan saham BBTN hari ini, yang sebesar Rp1.345.

Dalam risetnya, Mandiri Sekuritas memprediksi Bank BTN akan memperoleh laba bersih hingga akhir tahun 2021 mencapai Rp2,153 triliun.

“Pertumbuhan laba bersih yang kuat, didukung dengan menurunnya cost of fund dan stabilnya pertumbuhan pendapatan non bunga,” jelasnya.

Senada dengan Mandiri Sekuritas, analis Sucor Sekuritas, Edward Lowis juga merekomendasi beli saham BBTN dengan target price sekitar Rp2.000, karena meski perolehan laba BBTN baru memenuhi 34 persen proyeksi kinerja hingga tahun ini, tapi keberhasilan Bank BTN cost of fund akan membuat Net Interest Margin (NIM) perseroan mengalami perbaikan menjadi 3,4 persen, atau naik 25 bps (yoy) pada semester I/2021.

Menurut Edward, pertumbuhan segmen KPR subsidi BTN sebesar 11 persen (yoy) membuat penyaluran kredit perseroan naik 5,6 persen, atau lebih tinggi dari bank BUKU III lainnya.

“Kami sangat senang, KPR BBTN masih bisa tumbuh di tengah kondisi yang sebenarnya cukup menantang saat ini,” tegas Edward.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capai Laba Rp12,54 Triliun, Bank BRI Buktikan Kinerja Positif saat Pandemi

Capai Laba Rp12,54 Triliun, Bank BRI Buktikan Kinerja Positif saat Pandemi

Sumbar | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:32 WIB

BTN Andalkan Inovasi Digital untuk Menggarap Pasar Perumahan

BTN Andalkan Inovasi Digital untuk Menggarap Pasar Perumahan

Bisnis | Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:49 WIB

Kredit dan Laba BTN Tumbuh di Kuartal II 2021

Kredit dan Laba BTN Tumbuh di Kuartal II 2021

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 06:56 WIB

Meski Pandemi, bank bjb Raup Laba Rp924 Miliar di Triwulan II-2021

Meski Pandemi, bank bjb Raup Laba Rp924 Miliar di Triwulan II-2021

Bisnis | Selasa, 27 Juli 2021 | 13:24 WIB

BTN Optimistis Sektor Perumahan Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

BTN Optimistis Sektor Perumahan Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:10 WIB

Strategi Incar Dana Murah Berhasil, DPK BTN Tumbuh 41 Persen

Strategi Incar Dana Murah Berhasil, DPK BTN Tumbuh 41 Persen

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB