Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 12:03 WIB
Kinerja Apik, Analis Rekomendasikan Beli Saham BBTN dengan Target Price Rp2.600
Kantor Pusat BTN di Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). (Suara.com/Adhitya Himawan)

Suara.com - Kinerja PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) pada semester I/2021, dinilai sejumlah analis cukup baik. Kinerja yang apik ini membuat mereka merekomendasikan untuk membeli untuk saham berkode BBTN, dengan target harga atau target price (TP) hingga mencapai Rp2.600.

Adapun kinerja Bank BTN yang dinilai baik adalah perolehan laba bersih yang mencapai Rp920 miliar pada semester I/2021, atau naik sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Analis Aldiracita Sekuritas Indonesia, Agus Pramono dalam risetnya pada 29 Juli 2021 menyebutkan, meskipun laba bersih BBTN hanya memenuhi 34,5 persen dari estimasi laba bersih pada 2021, namun pada tingkat Laba operasi pra-provisi (PPOP), hasilnya sejalan dengan perkiraan Aldiracita sekuritas.

“Loans loss provisions (LLP) atau cadangan kerugian yang lebih tinggi dari perkiraan disebabkan oleh cakupan NPL yang lebih tinggi. Kami merevisi prediksi sebelumnya, tapi kami mempertahankan TP kami di Rp2.600,” ujar Agus.

Sementara itu, analis Mandiri Sekuritas, Kresna Hutabarat mengatakan, dengan perolehan laba bersih BBTN yang naik 20 persen dan diimbangi turunnya cost of fund, pihaknya tetap merekomendasikan beli untuk saham BBTN dengan target price mencapai Rp2.200, atau naik sekitar 63 persen dibandingkan penutupan perdagangan saham BBTN hari ini, yang sebesar Rp1.345.

Dalam risetnya, Mandiri Sekuritas memprediksi Bank BTN akan memperoleh laba bersih hingga akhir tahun 2021 mencapai Rp2,153 triliun.

“Pertumbuhan laba bersih yang kuat, didukung dengan menurunnya cost of fund dan stabilnya pertumbuhan pendapatan non bunga,” jelasnya.

Senada dengan Mandiri Sekuritas, analis Sucor Sekuritas, Edward Lowis juga merekomendasi beli saham BBTN dengan target price sekitar Rp2.000, karena meski perolehan laba BBTN baru memenuhi 34 persen proyeksi kinerja hingga tahun ini, tapi keberhasilan Bank BTN cost of fund akan membuat Net Interest Margin (NIM) perseroan mengalami perbaikan menjadi 3,4 persen, atau naik 25 bps (yoy) pada semester I/2021.

Menurut Edward, pertumbuhan segmen KPR subsidi BTN sebesar 11 persen (yoy) membuat penyaluran kredit perseroan naik 5,6 persen, atau lebih tinggi dari bank BUKU III lainnya.

baca juga

“Kami sangat senang, KPR BBTN masih bisa tumbuh di tengah kondisi yang sebenarnya cukup menantang saat ini,” tegas Edward.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Capai Laba Rp12,54 Triliun, Bank BRI Buktikan Kinerja Positif saat Pandemi

Capai Laba Rp12,54 Triliun, Bank BRI Buktikan Kinerja Positif saat Pandemi

Sumbar | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 11:32 WIB

BTN Andalkan Inovasi Digital untuk Menggarap Pasar Perumahan

BTN Andalkan Inovasi Digital untuk Menggarap Pasar Perumahan

Bisnis | Jum'at, 30 Juli 2021 | 17:49 WIB

Kredit dan Laba BTN Tumbuh di Kuartal II 2021

Kredit dan Laba BTN Tumbuh di Kuartal II 2021

Bisnis | Kamis, 29 Juli 2021 | 06:56 WIB

Meski Pandemi, bank bjb Raup Laba Rp924 Miliar di Triwulan II-2021

Meski Pandemi, bank bjb Raup Laba Rp924 Miliar di Triwulan II-2021

Bisnis | Selasa, 27 Juli 2021 | 13:24 WIB

BTN Optimistis Sektor Perumahan Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

BTN Optimistis Sektor Perumahan Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 15 Juli 2021 | 16:10 WIB

Strategi Incar Dana Murah Berhasil, DPK BTN Tumbuh 41 Persen

Strategi Incar Dana Murah Berhasil, DPK BTN Tumbuh 41 Persen

Bisnis | Selasa, 15 Juni 2021 | 15:57 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×