Konsumen yang Bertanggung Jawab Akan Ikut Mempromosikan Keadilan

Iwan Supriyatna

Senin, 23 Agustus 2021 | 06:10 WIB
Konsumen yang Bertanggung Jawab Akan Ikut Mempromosikan Keadilan
Prof. Dr. Chairy.

“Jika masih ada konsumen yang mengonsumsi barang-barang yang diproduksi dengan upah murah atau mempekerjakan anak-anak, itu sama saja dengan mendukung adanya perbudakan modern,” ucapnya.

Pada bagian lain dari orasinya, Chairy juga menyinggung berkembangnya tren pemasaran baru, terutama di media sosial, yang mengandalkan peran para influencer atau buzzer. Fenomena ini terjadi bukan hanya dalam bidang bisnis, tetapi juga sosial dan politik.

Banyak influencer, baik dari kalangan selebriti atau tokoh-tokoh berpengaruh, yang sengaja dibayar untuk mempengaruhi sikap dan perilaku masyarakat. Para influencer ini, menurut Chairy, sesungguhnya dapat memainkan peran penting dalam mendorong masyarakat untuk mengonsumsi secara sadar.

Sayangnya, tambah Chairy, dalam masyarakat yang semakin kapitalistik dan hedonistik, banyak influencer yang lebih memilih untuk mengejar keuntungan materi dan mengabaikan peran mulia tersebut.

Dalam orasinya, Chairy juga mendorong peran masyarakat untuk ikut membina ekonomi sirkular demi masa depan bangsa dan negara yang lebih baik. Di sini, yang dimaksud ekonomi sirkular adalah aktivitas ekonomi yang mencakup penggunaan kembali, perbaikan produk, daur ulang, desain produk yang ramah lingkungan, rantai pasok (supply chain) yang berkelanjutan, dan termasuk di dalamnya konsumsi yang lebih bertanggungjawab.

“Jadi, gerakan mengonsumsi secara sadar sangat relevan dengan konsep ekonomi sirkular,” tandas Chairy.

Penerapan konsep ekonomi sirkular juga sangat tepat untuk menjawab tantangan global, seperti perubahan iklim, makin berkurangnya keanekaragaman hayati, efek rumah kaca serta terus meningkatnya limbah dan polusi.

Sama seperti konsumen yang sadar, perusahaan yang sadar dan bertanggungjawab juga harus berperan dalam mengatasi permasalahan global dengan setidak-tidaknya melakukan tiga hal.

Pertama, pembelian bahan baku dan proses produksi. Apakah bahan baku diperoleh dari proses yang sustainable? Misalnya, jika bahan bakunya dari kayu, apakah setiap menebang satu pohon diimbangi dengan langkah penanaman kembali. Begitu juga ketika bahan baru diproduksi, apakah prosesnya menjamin kesehatan, keselamatan dan bahkan kesejahteraan karyawannya?

baca juga

“Saya yakin setiap keputusan bisnis yang diambil dengan mempertimbangkan kesejahteraan dan keselamatan para pemangku kepentingan, itu merupakan keputusan yang terbaik,” tegas Chairy.

Kedua, masalah konsumsi. Perusahaan yang sadar dan bertanggung jawab harus mengedukasi konsumennya, termasuk melalui influencer, untuk tidak mengonsumsi secara berlebihan. Apalagi kalau kegiatan konsumsinya sampai menimbulkan limbah rumah tangga.

Ketiga, perusahaan secara sadar mengumpulkan dan mengolah limbah dari produknya yang dikonsumsi masyarakat. Untuk itu perusahaan perlu membangun sistem, sarana dan berbagai fasilitas untuk merealisasikan hal tersebut.

Itu dilakukan sebuah perusahaan apparel dengan menyediakan fasilitas bagi konsumen untuk memperbaiki pakaian lama ketimbang membeli yang baru.

Kini, Indonesia dan dunia tengah dilanda pandemi. Melalui orasinya, Chairy mengajak masyarakat untuk membayangkan dunia pasca pandemi. Di garis depan, ada konsumen yang sadar sebagai kelompok penekan dan para influencer yang telah mengalami pencerahan, sehingga mau mempromosikan perbaikan untuk masyarakat. Apa yang kemudian terjadi?

Dari sisi bisnis, akan lebih banyak perusahaan, termasuk perusahaan rintisan (startup), yang bisnisnya mengusung konsep ekonomi sirkular. Mereka sadar bahwa pola bisnis yang lama hanya akan mengarah pada kehancuran masyarakat dan dirinya sendiri.

Bagaimana dengan konsumen? Akan semakin banyak konsumen yang sadar dan mau mengorbankan sebagian kenyamanannya agar dapat mengonsumsi secara lebih bertanggung jawab dan lebih etis. Konsumen ini, bersama-sama dengan para pakar dan influencer, akan menjadi kelompok penekan untuk memandu bisnis ke jalan yang lebih bertanggung jawab.

Dari sisi pemerintah diharapkan ada kebijakan dan regulasi yang mendukung kegiatan produksi dan konsumsi secara lebih bertanggung jawab. Pemerintah juga dapat memberdayakan influencer untuk mempromosikan gaya hidup yang sehat.

Pandemi Covid-19 telah mengingatkan kita tentang perlunya memproduksi dan mengonsumsi secara sadar dan lebih bertanggung jawab. Jadi, demi dunia yang lebih baik, meski pandemi berakhir, kita jangan pernah kembali ke gaya hidup lama,” kata Chairy.

Perguruan tinggi, menurut Chairy, juga dapat memainkan peranannya dengan terus memberikan pencerahan dan menjadi “mercu suar” yang menjadi pemandu kegiatan konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

“Sebagai bangsa timur, kita beruntung punya nenek moyang yang mengajarkan pentingnya menghormati alam; hutan, laut, gunung dan langit. Alam harus menjadi inti dari gaya hidup kita. Hanya dengan cara memproduksi dan mengonsumsi secara bertanggung jawablah kita akan dapat mengamankan masa depan kolektif bangsa.” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Swab Express Indonesia Layani Program Testing Kesehatan di PT Tri Mega Baterindo

Swab Express Indonesia Layani Program Testing Kesehatan di PT Tri Mega Baterindo

Bisnis | Senin, 23 Agustus 2021 | 05:44 WIB

Covid-19 Disebut Akan Jadi Endemi, Apa Beda Endemi dengan Pandemi?

Covid-19 Disebut Akan Jadi Endemi, Apa Beda Endemi dengan Pandemi?

Health | Minggu, 22 Agustus 2021 | 19:20 WIB

Begini Sekarang Nasib Bule yang Dinikahi Petugas Kebersihan DKI

Begini Sekarang Nasib Bule yang Dinikahi Petugas Kebersihan DKI

Video | Minggu, 22 Agustus 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

News | Minggu, 20 September 2026 | 07:45 WIB

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 07:42 WIB

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 07:41 WIB

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Ironi Buah Nusantara: Dulu Pangan Sehari-hari, Kini Jadi "Kemewahan" Kecil?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 07:25 WIB

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Serunya BABYMONSTER dan MONSTIEZ Jalani Misi Planet Reno

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 07:00 WIB

×