Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Presiden China Paksa Kaum Kaya dan Perusahaan Elit Beri Uang Pada Orang Miskin

M Nurhadi

Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:38 WIB
Presiden China Paksa Kaum Kaya dan Perusahaan Elit Beri Uang Pada Orang Miskin
Presiden Cina, Xi Jinping. (Shutterstock)

Suara.com - Presiden China Xi Jinping tebar janji akan mendistribusikan kembali kekayaan dalam negeri dan menekan para kaum elit serta raksasa bisnisdi negara itu.

Kepada para pemimpin tinggi dari Partai Komunis China, Xi Jinping mengatakan, pemerintah akan membangun sistem untuk mendistribusikan kembali kekayaan demi kepentingan keadilan sosial.

Mengutip Xinhua via Warta Ekonomi --jaringan Suara.com, Xi menjelaskan perlunya mengontrol warga dengan pendapatan tinggi dan perusahaan raksasa untuk memberikan lebih banyak ke masyarakat.

Saat ini, jumlah orang kaya di China diklaim lebih banyak dibanding Amerika Serikat. Namun, kesenjangan antara kaya dan miskin di antara warga pedesaan dan perkotaan di China telah memburuk.

Masalah itu membuat Xi Jinping kesal. Meski demikian ia mengakui bahwa Partai mengizinkan beberapa orang, beberapa daerah menjadi kaya terlebih dahulu setelah reformasi ekonomi sejak tahun 1970-an.

 Namun sejak 2012 ketika Xi menjabat, dia mengatakan pemerintah pusat telah membuat mewujudkan kemakmuran bersama semua orang dalam posisi yang lebih penting.

Xi Jinping akan berfokus pada redistribusi kekayaan terkait dengan tujuan ekonomi yang lebih luas dari pemerintahannya. 

Dalam beberapa bulan terakhir, negara ini memulai tindakan keras yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap teknologi, keuangan, pendidikan, dan sektor lainnya atas nama membendung risiko keuangan, melindungi ekonomi, dan memberantas korupsi.

Pemerintah juga menyebutkan perlunya menjaga keamanan nasional dan melindungi kepentingan rakyat.

baca juga

Regulator secara luas menyalahkan sektor swasta karena menciptakan masalah sosial ekonomi yang berpotensi mengganggu stabilitas masyarakat dan memengaruhi cengkeraman kekuasaan Partai.

Tindakan keras terhadap perusahaan swasta telah mengguncang investor global sehingga memicu kekhawatiran tentang prospek inovasi dan pertumbuhan ekonomi China. 

Berdasarkan data dari internal pada Senin lalu memperlihatkan pemulihan negara itu melambat. Selain itu, ada peningkatan pengangguran dari generasi muda dalams etahun belakangan.

Para ekonom telah mengaitkan perlambatan tersebut dengan berbagai faktor, termasuk penyebaran varian Delta, bencana alam, meningkatnya risiko utang, dan memudarnya sentimen investor akibat pembatasan regulasi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemikiran Xi Jinping Masuk Kurikulum, Cara Tanamkan Cita-cita Komunis

Pemikiran Xi Jinping Masuk Kurikulum, Cara Tanamkan Cita-cita Komunis

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 21:02 WIB

Pemikiran Xi Jinping Masuk Kurikulum Nasional Cina, Bangkitkan Marxisme

Pemikiran Xi Jinping Masuk Kurikulum Nasional Cina, Bangkitkan Marxisme

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 18:24 WIB

Viral Pria Hambur-hamburkan Uang Sambil Nyetir di Mobil

Viral Pria Hambur-hamburkan Uang Sambil Nyetir di Mobil

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 07:00 WIB

5 Alasan Kenapa Impianmu Hingga Kini Belum Tercapai, Minim Daya Juang!

5 Alasan Kenapa Impianmu Hingga Kini Belum Tercapai, Minim Daya Juang!

Your Say | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 14:00 WIB

Viral Presiden Rusia Vladimir Putin Main Piano Bawakan Lagu Indonesia Raya, Ini Faktanya

Viral Presiden Rusia Vladimir Putin Main Piano Bawakan Lagu Indonesia Raya, Ini Faktanya

Jogja | Senin, 16 Agustus 2021 | 13:34 WIB

Asli Sultan, Miliader Muslim India Ini Sumbang Rp 2 T Atasi Pandemi COVID 19

Asli Sultan, Miliader Muslim India Ini Sumbang Rp 2 T Atasi Pandemi COVID 19

Sumsel | Senin, 16 Agustus 2021 | 09:39 WIB

Terkini

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 23:05 WIB

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:31 WIB

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 22:04 WIB

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 21:34 WIB

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 20:07 WIB

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 19:36 WIB

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:45 WIB

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:32 WIB

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

×