Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tolak Kunjungan Ratusan Anak Karena Prokes, Pengelola GL Zoo Tegaskan Patuhi Pemerintah

M Nurhadi, Muhammad Ilham Baktora

Selasa, 14 September 2021 | 18:08 WIB
Tolak Kunjungan Ratusan Anak Karena Prokes, Pengelola GL Zoo Tegaskan Patuhi Pemerintah
ILUSTRASI-Jalur pengunjung kebun binatang Gembira Loka dibuat satu arah untuk meminimalisir kontak pengunjung lain. - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Gembira Loka (GL) Zoo Yogyakarta kembali dibuka untuk uji coba selama PPKM Level 3. Namun demikian, pengelola membatasi jumlah pengunjung. Sejak dibuka pada Senin (13/9/2021), sekitar 40 orang yang memenuhi syarat diizinkan berkunjung.

Disampaikan Kepala Bagian Humas dan Promosi GL Zoo Fahmi Ramadhan, pihaknya terpaksa menolak sekitar 100 orang pengunjung lantaran masih dibawah usia 12 tahun.

"Benar sejak kemarin sudah kami uji coba, dan 40 orang boleh masuk. 100 orang yang ditolak," kata Fahmi, Selasa (14/9/2021).

Terkait hal ini, pihaknya mengakui menaati aturan Pemerintah Pusat untuk tidak menerima anak-anak di bawah usia 12 tahun masuk ke destinasi wisata.

"Sesuai dengan  peraturan yang 12 tahun ke bawah ini dilarang masuk," terang dia.

Ia juga menuturkan, pengelola mewajibkan pengunjung untuk instal aplikasi pedulilindungi untuk data para pengjunjung sebelum masuk ke taman satwa. Hal itu sebagai antisipasi penyebaran virus Covid-19

Pengelola sendiri mengakui akan terus melakukan evaluasi aturan yang ditetapkan pemerintah. Namun, ia juga berharap wabah COVID-19 yang semakin membaik jadi sinyal positif untuk destinasi wisata.

"Semoga kedepan kebijakan bs segera kondusif bagi semua masyarakat," terang dia.

Penolakan ratusan wisatawan di GL Zoo diapresiasi Wakil Wali Kota Yogyakarta,  Heroe Poerwadi. Heroe mengatakan, butuh ketegasan agar wabah COVID-19 bisa dikendalikan.

baca juga

"Jadi ini memang,  meski sudah dibuka, salut dengan teman-teman di kebun binatang (GL Zoo) yang menaati aturan belum mengizinkan usai di bawah 12 masuk," terang Heroe kepada wartawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayam di Kandang Baterai Disebut Bisa Sebabkan Penyakit Salmonellosis

Ayam di Kandang Baterai Disebut Bisa Sebabkan Penyakit Salmonellosis

Bogor | Selasa, 14 September 2021 | 17:49 WIB

Epidemiolog Khawatirkan Lonjakan Kasus meski Rasio Positif Makin Rendah

Epidemiolog Khawatirkan Lonjakan Kasus meski Rasio Positif Makin Rendah

News | Selasa, 14 September 2021 | 17:39 WIB

Update 14 September: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.128 Kasus, 250 Jiwa Meninggal

Update 14 September: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.128 Kasus, 250 Jiwa Meninggal

News | Selasa, 14 September 2021 | 17:24 WIB

Ini Saran Dokter Reisa Terkait Ramai Virus Corona Varian Mu

Ini Saran Dokter Reisa Terkait Ramai Virus Corona Varian Mu

Health | Selasa, 14 September 2021 | 17:18 WIB

Terapkan Gaya Hidup Aktif? Perhatikan Kebutuhan Nutrisi dan Cairan Ya!

Terapkan Gaya Hidup Aktif? Perhatikan Kebutuhan Nutrisi dan Cairan Ya!

Lifestyle | Selasa, 14 September 2021 | 17:05 WIB

Virus RSV Berisiko Serang Anak-Anak setelah Pandemi Covid-19, Kenali Gejalanya

Virus RSV Berisiko Serang Anak-Anak setelah Pandemi Covid-19, Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 14 September 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Berlaku Besok, IESR Ungkap Bahayanya Penerapan B50

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:43 WIB

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

J Trust Bank (BCIC) Rombak Jajaran Direksi

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:38 WIB

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Insentif Mobil Listrik Tak Kunjung Jelas, Kemenperin Khawatir Penjualan Tertahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:33 WIB

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Target Swasembada Garam 2027 Dinilai Sulit Tercapai Tanpa Reformasi Impor

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:28 WIB

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

BUMN Logistik Baru Mulai Terbentuk, Merger dari 7 Perusahan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:22 WIB

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Vonis Nadiem Makarim Jadi Sorotan Media Internasional: Investor Asing Semakin Tak Percaya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:46 WIB

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Tujuh BUMN Logistik Resmi Melebur di bawah PT Multi Terminal Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:21 WIB

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Dilema B50 vs Ekspor CPO, Kebijakan Ini Bisa Jadi Pedang Bermata Dua?

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:11 WIB

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Pemadaman Listrik Hambat Industri Manufaktur di Juni 2026

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:06 WIB

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Brantas Abipraya Percepat Penyelesaian Sekolah Rakyat Kabupaten Bogor, Dukung Pemerataan Pendidikan

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 20:04 WIB

×