Virus RSV Berisiko Serang Anak-Anak setelah Pandemi Covid-19, Kenali Gejalanya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 September 2021 | 17:50 WIB
Virus RSV Berisiko Serang Anak-Anak setelah Pandemi Covid-19, Kenali Gejalanya
Ilustrasi Anak-Anak, penyakit RSV. (pexels/@samerdaboul)

Suara.com - RSV salah satu jenis virus yang berisiko menyerang anak-anak. Selama masa pembatasan sosial akibat pandemi virus corona Covid-19, anak-anak akan lebih rentan terinfeksi virus RSV.

Karena, kekebalan orang dewasa dana anak-anak mengalami penurunan selama masa pembatasan sosial dan penguncian akibat virus corona Covid-19.

"Musim dingin ini bisa meningkatkan munculnya penyakit musiman, seperti pilek dan flu. Sehingga sangat penting untuk meningkatkan kekebalam alami selama pandemi virus corona Covid-19," kata Dr Yvonne Doyle, direktur medis di Public Health England dikutip dari The Sun.

Dr Yvonne Doyle pun mengingatkan pentingnya tetap melakukan kebiasaan baik setelah pandemi virus corona Covid-19 berlalu nantinya. Karena, cara ini bisa melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar.

Kebiasaan baik ini termasuk mencuci tangan secara teratur, menggunakan masker untuk mencegah partikel virus menyebar ke orang lain, mencuci tangan dan tidak bertatap muka dengan orang lain bila sedang tidak sehat.

Ilustrasi anak-anak, penyakit RSV (Unsplash/Larm)
Ilustrasi anak-anak, penyakit RSV (Unsplash/Larm)

RSV adalah virus yang sangat umum dan hampir semua anak terinfeksi ketika mereka berusia 2 tahun. Pada anak-anak yang lebih besar dan orang dewasa, gejala RSV termasuk batuk, pilek, pilek dan demam .

Tingkat kasus positif RSV pun telah mencapai puncaknya sekitar 16 persen pada tahun 2021 ini, terutama pada bulan Juli 2021. Meskipun telah turun sedikit, para ahli memperkirakan kasus RSV ini akan meningkat seiring datangnya musim dingin.

Dalam beberapa kasus, RSV dapat mengancam jiwa. Beberapa anak di bawah usia dua tahun, terutama yang lahir prematur atau memiliki masalah kesehatan jantung bisa menderita penyakit serius.

RSV dapat berkembang menjadi bronkiolitis, infeksi inflamasi pada saluran udara bagian bawah yang dapat membuat seseorang sulit bernapas.

baca juga

Faktor risiko lain untuk bronkiolitis adalah tidak disusui, terpapar perokok, dan memiliki saudara kandung di sekolah. Bronkiolitis biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah sekitar dua minggu dan Anda bisa merawat Anda di rumah dengan cara yang sama seperti pilek.

NHS mengatakan sekitar 1 dari 3 anak di Inggris akan mengembangkan bronkiolitis selama tahun pertama kehidupan mereka. Kondisi ini paling sering mempengaruhi bayi antara usia tiga dan enam bulan.

“Pada usia dua tahun, hampir semua bayi akan terinfeksi RSV dan hingga setengahnya akan menderita bronkiolitis," jelas NHS.

Gejala awal bronkiolitis mirip dengan flu biasa, tetapi bisa berkembang selama beberapa hari, seperti demam tinggi, batuk kering terus-menerus, kesulitan makan, pernapasan yang cepat dan mengi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Virus Corona Covid-19 akan Menjadi Covid-22? Ini Kata Ahli!

Benarkah Virus Corona Covid-19 akan Menjadi Covid-22? Ini Kata Ahli!

Health | Selasa, 14 September 2021 | 15:58 WIB

Ahli Jelaskan Cara Kerja Vaksin Covid-19 untuk Cegah Kematian

Ahli Jelaskan Cara Kerja Vaksin Covid-19 untuk Cegah Kematian

Health | Selasa, 14 September 2021 | 14:09 WIB

Alami Long Covid-19, Pria Ini Hanya Bisa Mencium Bau Rokok!

Alami Long Covid-19, Pria Ini Hanya Bisa Mencium Bau Rokok!

Health | Senin, 13 September 2021 | 11:44 WIB

Terkini

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

Dua Karung Tepung Jadi Mahar, Gadis Gaza 14 Tahun Dipaksa Nikah Demi Tidak Kelaparan

News | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Eko Yuli Gagal Raih Medali di Asian Games 2026, Belum Mau Menyerah: Bidik Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 24 September 2026 | 21:54 WIB

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Enam Dekade Menunggu, UU Reforma Agraria Disahkan: Akankah Tanah Kembali ke Petani?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:48 WIB

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Tak Hanya Sopir, Pelaku Usaha Juga Dapet Sanksi Jika Truk Langgar ODOL

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:44 WIB

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Mayoritas Transaksi Pakai QRIS, Bisnis Payment Gateway Makin Menjanjikan

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:39 WIB

×