Array

Ini Saran Dokter Reisa Terkait Ramai Virus Corona Varian Mu

Selasa, 14 September 2021 | 17:18 WIB
Ini Saran Dokter Reisa Terkait Ramai Virus Corona Varian Mu
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 dan Duta Perubahan Perilaku Reisa Broto Asmoro.

Suara.com - Dunia kini digemparkan dengan munculnya varian baru virus corona Covid-19, yaitu varian Mu.

Covid-19 varian Mu tercatat telah tersebar di 46 negara termasuk di beberapa negara asia seperti Hong Kong, Jepang, Korea Selatan, dan India.

Di Indonesia sendiri, pemerintah memastikan bahwa Covid-19 varian Mu belum masuk ke Tanah Air. Meski demikian, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru dr. Reisa Broto Asmoro, mengatakan bahwa Indonesia tetap perlu waspada.

"Badan Kesehatan Dunia sudah menetapkan dua kriteria mutasi virus. Pertama VOI (varian of interest) dan VOC (variant of consent)," ungkapnya dalam acara Kesiapsiagaan Hadapi Varian Baru, Senin (13/9/2021) kemarin.

"Yang perlu mendapat kewaspadaan adalah saat mutasi masuk kategori VOC, karena ini dapat menyebabkan peningkatan penularan dan risiko kematian," lanjut dr. Reisa.

Selain itu, mutasi virus ini terjadi karena bereplikasi, sehingga semakin virus berkembang biak, kemungkinan besar dapat bermutasi.

"Dan kita berperan untuk mencegah mutasi ini dengan mengurangi mobilitas masyarakat misalnya. Selain meminimalisir penularan, penggunaan masker tentunya bisa mengurangi adanya mutasi virus," lanjutnya.

Selain itu, dr. Reisa menegaskan apapun variannya, protokol kesehatan tetap harus menjadi kunci. Sebab, disiplin protokol dapat menjadi bentuk kebiasaan masyarakat untuk melindungi diri.

"Harus tertib menerapkan protokol kesehatan di mana pun dan kapan pun. Serta lengkapi vaksinasi Covid-19 sesegera mungkin," lanjutnya.

Baca Juga: Kebobolan! Covid-19 Varian Delta dan Mu Teridentifikai Masuk RI Lewat Laut

"Saat ini kasus nasional dan keterisian rumah sakit sudah menurun, juga aktivitas masyarakat sudah dilakukan kembali. Seperti sekolah dan wisata yang sudah dibuka secara bertahap. Tapi kuncinya itu, ya tetap prokes," ungkap dr. Reisa.

Dengan kebiasaan perilaku tersebut, kata dr. Reisa, hal tersebut dapat bermanfaat bagi diri sendiri. Tak hanya melindungi dari Covid-19 saja, melainkan sebagai bentuk perilaku kebiasaan masyarakat.

"Kita memang harus belajar hidup berdampingan dengan Covid-19. Tapi kita harus konsisten melakukan adaptasi kebiasaan baru. Baik itu keluar rumah maupun tiba saat di rumah," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI