Intip Perjalanan Produk Tembakau Alternatif yang Disebut Lebih Rendah Risiko dari Rokok

Iwan Supriyatna

Senin, 20 September 2021 | 07:49 WIB
Intip Perjalanan Produk Tembakau Alternatif yang Disebut Lebih Rendah Risiko dari Rokok
Vape, Salah Satu Produk Tembakau Alternatif. (Shutterstock)

Sampai kini pun, tembakau masih memiliki nilai komersil yang tinggi. Pada 2019, tercatat nilai industri tembakau dunia mencapai US$ 818 miliar. Dari nilai tersebut, industri tembakau alternatif melalui produk tembakau yang dipanaskan, rokok elektrik, snus, dan lainnya menyumbang lebih dari US$ 35 miliar.

Risiko lebih rendah dibandingkan rokok

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat terkait bahaya merokok meningkat. Hal ini menjadi salah satu alasan adanya permintaan terhadap produk tembakau alternatif.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan adanya tendensi yang kuat bagi perokok untuk beralih ke produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko dan sepenuhnya berhenti merokok.

Riset Public Health England (2015) memaparkan bahwa produk tembakau alternatif memiliki risiko yang 95% lebih rendah dibandingkan dengan rokok.

Adapun laporan The Global State of Tobacco Harm Reduction (GSTHR) bertajuk No fire, No smoke pada 2018 menunjukkan bahwa konsumsi produk tembakau alternatif telah berhasil menekan konsumsi rokok konvensional.

Laporan tersebut mengangkat contoh keberhasilan beberapa negara. Di Jepang pada periode 2017-2019, produk tembakau yang dipanaskan telah berhasil menurunkan angka perokok sebesar 27%.

Sementara di Swedia penggunaan snus juga telah mengurangi jumlah kejadian penyakit berbahaya terkait rokok, dan menjadikannya yang terendah di Uni Eropa kini.

Penelitian bertajuk Snus Cessation Patterns- a Long Term Follow Up of Snus Users in Sweden pada 2020 menyimpulkan 80% responden berhasil berhenti merokok dengan snus.

baca juga

Kemudian di Norwegia, penggunaan snus juga tercatat menurunkan jumlah perokok sampai 10% sejak 2008 sampai 2017. Adapula di Inggris jumlah perokok tercatat menurun sampai 5% sepanjang 2011-2017 berkat rokok elektrik.

Pencapaian ini didukung oleh sikap Pemerintah Inggris yang suportif terhadap produk tembakau alternatif, terlebih sejak Departemen Sosial dan Kesehatan Inggris mencanangkan Tobacco Control Plan pada 2017.

Tobacco Control Plan merupakan strategi jangka panjang yang dirancang Pemerintah Inggris untuk mengurangi konsumsi rokok secara komprehensif. Mulai dari aspek rantai konsumsi, kebijakan fiskal, sampai rehabilitasi.

Salah satu implementasi stragei ini adalah pembukaan dua toko vape di rumah sakit oleh National Health Service (NHS). Kebijakan ini dilakukan lantaran produk tembakau alternatif dinilai lebih efektif mengurangi angka perokok dibandingkan perawatan medis.

Langkah progresif Pemerintah Inggris yang menyadari bahwa produk tembakau alternatif punya potensi besar bagi kesehatan masyarakat sudah banyak diterapkan di sejumlah negara.

Contoh positif ini juga perlu ditiru negara-negara lain, termasuk Indonesia. Konsumsi produk tembakau alternatif telah terbukti menjadi alternatif solusi mengurangi prevalensi perokok yang efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Penggunaan Vape Terkait dengan Gangguan Makan

Penelitian: Penggunaan Vape Terkait dengan Gangguan Makan

Health | Kamis, 16 September 2021 | 14:30 WIB

Setelah Kopi, Slank Kini Jualan Liquid Vape

Setelah Kopi, Slank Kini Jualan Liquid Vape

Entertainment | Sabtu, 11 September 2021 | 01:40 WIB

Sering Dianggap Aman, Berikut 4 Bahaya Rokok Elektrik

Sering Dianggap Aman, Berikut 4 Bahaya Rokok Elektrik

Your Say | Kamis, 09 September 2021 | 08:43 WIB

Terkini

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

Modus Minta Salaman Berujung Kecupan, Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan ke Polisi

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

Jalur Sepeda di Jakarta Tetap Dipertahankan, Dishub DKI Bakal Evaluasi Sejumlah Ruas

Jalur Sepeda di Jakarta Tetap Dipertahankan, Dishub DKI Bakal Evaluasi Sejumlah Ruas

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:27 WIB

Kipas Angin Gantung yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Beserta Harganya

Kipas Angin Gantung yang Bagus Merek Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Beserta Harganya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:25 WIB

Weton Ketemu 31 Artinya Apa dalam Perjodohan? Ini Maknanya

Weton Ketemu 31 Artinya Apa dalam Perjodohan? Ini Maknanya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:25 WIB

Spontan Tapi Tak Bermutu, Sentilan Pedas Ryaas Rasyid untuk Pidato Prabowo

Spontan Tapi Tak Bermutu, Sentilan Pedas Ryaas Rasyid untuk Pidato Prabowo

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:23 WIB

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

Puncak HUT Ke-81 TNI Batal Digelar di Monas, Upacara Dialihkan ke Cilangkap

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Paradoks Prestasi Akademik: Ketika Nilai Bagus Justru Jadi Bahan Ejekan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 13:20 WIB

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Mitos atau Fakta: Mencabut Colokan Listrik Kulkas dan TV Bisa Hemat Tagihan Bulanan?

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 13:18 WIB

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

Menkeu Suahasil Merapat ke Istana, Sinyal Pematangan Rencana Sekolah dan Kuliah Negeri Gratis?

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

BMKG Ungkap 2 Fenomena yang Bikin Musim Hujan Datang Terlambat

News | Selasa, 22 September 2026 | 13:15 WIB

×