Panen Jagung Ratusan Ton, Grobogan Siap Pasok Kebutuhan Pakan Ternak

M Nurhadi

Rabu, 22 September 2021 | 12:48 WIB
Panen Jagung Ratusan Ton, Grobogan Siap Pasok Kebutuhan Pakan Ternak
Ilustrasi jagung. (Shutterstock)

Suara.com - Saat peternak mulai mengeluhkan harga pakan ternak yang makin tinggi, kini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Grobogan Sunarto mengklaim, wilayahnya siap memasok kebutuhan jagung bagi peternak ayam petelur karena produksi jagung di wilayah tersebut pada bulan September dan Oktober mencapai 170 ribu ton.

"Bulan September ini luas panen ada 26 ribu hektar dengan produksi 170 ribu ton. Kalau dikonversi dengan kadar air 15-17 persen maka masih ada 120 ribu ton," kata Sunanto, Rabu (22/9/2021).

Ia juga menuturkan, pada bulan Oktober nanti, wilayahnya akan panen dengan luas panen mencapai 11 ribu hektar dengan produksi jagung sebesar 70 ribu ton.

"Nanti di bulan Oktober ada 70 ribu ton jagung yang kalau di konversi dengan kadar air 15-17 persen yaitu 50 ribu ton," kata dia.

Menurutnya, petani jagung pada musim tanam kali ini sedang menikmati hasil yang bagus. "Harga bagus di tingkat petani ini adalah perwujudan program pemulihan ekonomi nasional," katanya.

Sementara itu, Direktur Serealia Ditjen Tanaman Pangan Moh Ismail Wahab menegaskan bahwa ada stok jagung hingga 2,3 juta ton di lapangan.

"Kementan melakukan update data stok jagung secara reguler setiap minggunya. Bahkan ada dua unit kerja yang secara aktif melakukan, yaitu Badan Ketahanan Pangan dan Pusat Data dan Informasi Pertanian," katanya.

Isu jagung, kata Ismail, menjadi ramai karena ada kecenderungan pabrik pakan besar dan pengepul untuk menyimpan jagung dalam jumlah besar, mengingat adanya kekhawatiran suplai jagung untuk produksi pakan terganggu, dan kondisi harga jagung pasar dunia yang juga sedang tinggi.

“Masalahnya saat ini bukan produksi, namun distribusi jagung ke peternak yang terhambat. Kami punya data stok, silahkan tanya kami bila benar ingin menyelesaikan perkara jagung peternak mandiri,” kata Ismail, dilansir dari Antara.

baca juga

Sebelumnya asosiasi peternak rakyat bertemu dengan Presiden Joko Widodo mengadu mengenai tingginya harga jagung untuk pakan ternak yang bisa mencapai Rp6.000 per kg.

Sebelumnya, presiden memerintahkan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan untuk menyediakan jagung untuk pakan ternak sebanyak 30 ribu ton dengan harga Rp4.500 per kg.

Kebijakan tersebut untuk meringankan beban peternak rakyat agar bisa berproduksi dengan maksimal dan bisa menjual telur atau ayam pedaging di atas HPP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panen 170 Ribu Ton, Grobogan Siap Suplai Kebutuhan Jagung Peternak

Panen 170 Ribu Ton, Grobogan Siap Suplai Kebutuhan Jagung Peternak

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 12:45 WIB

Petani dan Pedagang Jagung Pertanyakan Peranan Kemendag

Petani dan Pedagang Jagung Pertanyakan Peranan Kemendag

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 12:39 WIB

Kementan Pastikan Saat Ini Terdapat 2,3 Juta Ton Stok Jagung di Lapangan

Kementan Pastikan Saat Ini Terdapat 2,3 Juta Ton Stok Jagung di Lapangan

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 12:37 WIB

Fenomena Langka di Pantai Selatan, Dislautkan DIY Ungkap Alasan Ikan Teri Berperilaku Aneh

Fenomena Langka di Pantai Selatan, Dislautkan DIY Ungkap Alasan Ikan Teri Berperilaku Aneh

Jogja | Rabu, 22 September 2021 | 12:20 WIB

Curiga Kenaikan Harga Jagung Gegara Penimbunan Oknum, Pakar CIPS Malah Sarankan Impor

Curiga Kenaikan Harga Jagung Gegara Penimbunan Oknum, Pakar CIPS Malah Sarankan Impor

Bisnis | Rabu, 22 September 2021 | 07:53 WIB

Stok Jagung Berlimpah, Tapi Harga Pakan Ternak Makin Mahal, Apa Penyebabnya?

Stok Jagung Berlimpah, Tapi Harga Pakan Ternak Makin Mahal, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 07:47 WIB

Terkini

Disahkan Hari Ini, DPR Klaim RUU Ketenagakerjaan Tampung Suara Buruh

Disahkan Hari Ini, DPR Klaim RUU Ketenagakerjaan Tampung Suara Buruh

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:51 WIB

RUU Pemilu Mulai Dibahas, 10 Isu Strategis Bakal Jadi Arena Bentrok Kepentingan Partai

RUU Pemilu Mulai Dibahas, 10 Isu Strategis Bakal Jadi Arena Bentrok Kepentingan Partai

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:42 WIB

John Herdman Ungkap Alasan 4 Bek Jadi Algojo Penalti Timnas Indonesia

John Herdman Ungkap Alasan 4 Bek Jadi Algojo Penalti Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:42 WIB

Kulit Sensitif Lebih Bagus Pakai Toner atau Serum Eksfoliasi? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Kulit Sensitif Lebih Bagus Pakai Toner atau Serum Eksfoliasi? Ini 5 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:37 WIB

Cerita Mencekam Saksi Mata Selamat dari Ledakan Ruko di Pakuwon City: Lihat Karyawan Terbakar

Cerita Mencekam Saksi Mata Selamat dari Ledakan Ruko di Pakuwon City: Lihat Karyawan Terbakar

Jatim | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:36 WIB

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Ogah Cari-cari Alasan Usai Kalah, Pelatih Thailand: Selamat Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

Hari Ini RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Jadi Inisiatif DPR

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Review Novel Potrait: Ketika Pernikahan Menjadi Luka Baru

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Belajar Tidak Menilai Seseorang dari Ekspresinya Lewat Buku Frog Face

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

Update RUU Perampasan Aset, Komisi III Sudah 62 Kali Serap Aspirasi Publik

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 10:26 WIB

×