Peternak Minta Bantuan Jokowi Malah Ditangkap Polisi, Sumarsih: Kembali ke Orde Baru

Erick Tanjung | Stephanus Aranditio | Suara.com

Kamis, 09 September 2021 | 12:47 WIB
Peternak Minta Bantuan Jokowi Malah Ditangkap Polisi, Sumarsih: Kembali ke Orde Baru
Presiden Joko Widodo [Biro Pers Sekretariat Presiden/Laily Rachev]

Suara.com - Seorang peternak ayam, Suroto diamankan polisi saat membentangkan poster keluhan pakan ternak di depan konvoi Presiden Joko Widodo saat mengunjungi Makam Bung Karno di Blitar pada Selasa (7/9/2021) kemarin.

Maria Catarina Sumarsih, ibu dari Bernardinus Realino Norma Irawan alias Wawan korban Tragedi Semanggi I 1998 menilai peristiwa ini adalah fakta kesekian yang membuktikan Indonesia sudah kembali ke era orde baru.

"Pak Jokowi ini sebenarnya sudah mengembalikan pemerintahan orde baru, zaman orde baru itu istilah dari Pak Harto (Soeharto) kalau dengar apa-apa dari orang yang tidak cocok dilibas dan gebuk," kata Sumarsih kepada Suara.com, Kamis (9/9/2021).

Inisiator gerakan Aksi Diam Kamisan ini menyebut apa yang dibentangkan peternak di Blitar itu bukanlah ancaman untuk Jokowi, tetapi rakyat yang mengadu pada pemimpinnya.

"Seperti halnya yang saya lakukan di depan Istana, kalau Pak Jokowi bilang boleh demo, demo yang seperti apa? orang yang membentangkan spanduk itu tidak marah-marah, sopan sekali, dengan tulisan itu supaya Pak Jokowi membaca. Kita sekarang harus berhati-hati," ucapnya.

Sumarsih sebagai pemilih Jokowi di Pemilihan Presiden 2014 mengaku sangat kecewa, sebab kepemimpinannya selama kurang lebih 7 tahun ini tidak semanis janji-janjinya.

"Saya merasa tertipu saat dulu kampanye Ayo Pilih Jokowi, tapi pada periode pertama sampai sekarang periode kedua tidak menuntaskan janjinya menyelesaikan kasus Semanggi I dan II. Tapi justru mengangkat terduga dalangnya Pak Wiranto sebagai Menkopolhukam dan sekarang sebagai Dewan Pertimbangan Presiden," tuturnya.

"Rakyat, jangan harap Pak Jokowi akan memberikan kesejahteraan rakyat dengan tulus," sambung Sumarsih.

Alami Trauma

Saat ini, Suroto mengalami trauma hebat usai diperiksa polisi pascaaksi pembentangan poster di Blitar tersebut.

Saat itu Suroto membentangkan poster bertuliskan: "Pak Jokowi bantu peternak, beli jagung dengan harga wajar". Ia kemudian diamankan ke kantor polisi setempat.

Ketika berbincang dengan wartawan SuaraJatim.id, Suroto sebenarnya menceritakan keluhannya terkait permintaan bantuan jagung yang ditujukan kepada Jokowi. Namun dirinya kembali keberatan bila kalimatnya ditulis.

"Saya minta maaf ya mas. Karena saya sendiri masih belum siap," ujarnya ketika ditemui di rumahnya, Kamis (9/9).

Karena kondisi psikologis yang mengalami trauma yang hebat pasca diperiksa, Suroto juga tak berkenan di ambil gambarnya. Ia juga tidak menghendaki Suarajatim.id mengambil foto rumahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Petugas Vaksin Covid-19 di Kabupaten Wajo Pakai Perahu ke Rumah-Rumah Warga

Petugas Vaksin Covid-19 di Kabupaten Wajo Pakai Perahu ke Rumah-Rumah Warga

Sulsel | Kamis, 09 September 2021 | 12:42 WIB

Rocky Gerung Kritik Jokowi: Dalam Urusan HAM Jokowi Gagal

Rocky Gerung Kritik Jokowi: Dalam Urusan HAM Jokowi Gagal

Bogor | Kamis, 09 September 2021 | 07:43 WIB

Survei SPIN: Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah Presiden Jokowi

Survei SPIN: Mayoritas Masyarakat Puas dengan Kinerja Pemerintah Presiden Jokowi

Jawa Tengah | Kamis, 09 September 2021 | 06:53 WIB

Terkini

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:47 WIB

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

UU Guru dan Dosen Digugat ke MK, 'Pahlawan Tanpa Tanda Jasa' Digaji di Bawah UMR

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:46 WIB

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB