Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Sambut Hari Tani Nasional, Ralali Gelar Gebyar Hasil Tani Bersama MBN

Iwan Supriyatna

Jum'at, 24 September 2021 | 13:23 WIB
Sambut Hari Tani Nasional, Ralali Gelar Gebyar Hasil Tani Bersama MBN
Ilustrasi Petani Sedang Panen (pexels.com)

Suara.com - Indonesia baru saja dinobatkan menjadi Ketua G20 Bidang Pertanian dalam Agriculture Ministerial Meeting G20 yang digelar di Florence, Italia, Jumat lalu, 17 September 2021.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan, bahwa terpilihnya Indonesia sebagai ketua bidang pertanian ini merupakan sebuah kebanggaan.

Indonesia perlu konsisten untuk terus mendorong sistem pangan dunia yang berkelanjutan, inklusif, dan tangguh untuk mempercepat pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Melihat hal tersebut, Ralali turut serta berupaya membantu mewujudkan sistem pangan berkelanjutan melalui pemberdayaan hasil tani yang berkualitas dari para petani Indonesia.

Bergerak bersama Mitra BUMDes Nusantara atau MBN, sebagai agregator perdagangan, industri pengolahan, dan penyedia layanan jasa untuk menggerakkan perekonomian desa, MBN terus melakukan usaha secara profesional dan bersinergi dengan sumber daya lokal dan berbagai pihak lainnya demi mewujudkan kesejahteraan pelaku PPNU (Petani, Peternak, Nelayan, dan UMKM) Indonesia.

Ralali bersama MBN menginisiasikan kegiatan Gebyar Hasil Tani dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada hari ini, Jumat 24 September 2021.

Dengan bertujuan untuk menstimulasi kinerja pertanian petani Indonesia dengan memasarkan hasil tani yang berkualitas, sehingga dapat mensejahterakan petani dan pelaku usaha serta membangkitkan bisnis hasil tani.

Sinergi antara Ralali dan MBN ini merupakan langkah awal yang dapat dilakukan untuk memacu pemulihan ekonomi Indonesia lewat hasil pangan.

Sementara CEO Ralali, Joseph Aditya mengatakan, Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan hasil pertanian. Hasil pangan dari petani Indonesia sangat berkualitas dan tidak perlu diragukan. Penguatan sektor pertanian ini diperlukan untuk mencapai ketahanan pangan.

"Ralali berupaya memberikan fasilitas lewat kegiatan Gebyar Hasil Tani untuk memasarkan produk pangan terbaik dari hasil para PPNU Indonesia. Bersama MBN, Ralali optimis dapat penuhi kebutuhan pangan sekaligus membantu pemberdayaan PPNU Indonesia,” jelas Joseph Aditya dalam keterangannya, Jumat (24/9/2021).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memiliki Potensi: Sumatera Barat Unggul dalam Komoditas Pertanian Ini

Memiliki Potensi: Sumatera Barat Unggul dalam Komoditas Pertanian Ini

Your Say | Jum'at, 24 September 2021 | 09:13 WIB

Kopi: Gaya Hidup Masa Kini dan Potensi Kemajuan Ekonomi

Kopi: Gaya Hidup Masa Kini dan Potensi Kemajuan Ekonomi

Your Say | Kamis, 23 September 2021 | 18:42 WIB

Delapan Massa FPR Ditangkap Polisi Buntut Kampanye Peringatan Hari Tani Nasional

Delapan Massa FPR Ditangkap Polisi Buntut Kampanye Peringatan Hari Tani Nasional

Video | Kamis, 23 September 2021 | 17:25 WIB

Terkini

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Pemerintah Resmi Izinkan BUMN Impor Migas Tanpa Tender, Berlaku Saat Kondisi Darurat

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:40 WIB

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Telkom Akses Raih Penghargaan IRCA 2026 atas Komitmen Tata Kelola dan Kepatuhan Regulasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 10:38 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Rupiah Jadi Mata Uang Asia Paling Terburuk, Sentuh Level Rp17.887 per Dolar AS

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:26 WIB

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topce

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:16 WIB

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Usai Libur Panjang, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp 2.774.000/Gram

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 09:04 WIB

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

PHK Tembus 15.425 Orang, Pemerintah Diminta Hati-hati Susun Aturan IHT

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:59 WIB

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Harga Minyak Dunia Tertahan di Tengah Drama AS-Iran, Nasib Selat Hormuz Jadi Penentu

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:58 WIB

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Mimpi Buruk bagi Pasar Modal RI, Investor Bisa Kabur Jika DSI Mendominasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:53 WIB

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Update Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: UBS dan Galeri24 Turun, Antam Masih Kokoh!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:43 WIB

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Mental Baja, Kisah Pensiunan PNS Sulap Rumah Kosong 20 Tahun di Tengah Sawah Jadi Kafe Megah

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 08:36 WIB