Berkonsep Ramah Lingkungan, Synthesis Huis Hadir di Selatan Jakarta

Fabiola Febrinastri

Jum'at, 15 Oktober 2021 | 17:06 WIB
Berkonsep Ramah Lingkungan, Synthesis Huis Hadir di Selatan Jakarta
Hunian Synthesis Huis. (Dok: Synthesis Development)

Suara.com - Pengembang properti Synthesis Development kembali meluncurkan karya residensial terbaru, “Synthesis Huis”, di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan. Synthesis Huis merupakan hunian yang mengedepankan keseimbangan unsur alam, dipadukan dengan teknologi dan inovasi, kreativitas, serta menggunakan material alami dan ramah lingkungan.

Synthesis Huis dirancang oleh konsultan Jeffrey Budiman, yang memiliki lebih dari 25 tahun pengalaman dunia arsitekur. Ia mewujudkan Synthesis Huis sebagai hunian yang compact, fungsional, sekaligus stylish dengan mengadopsi gaya rumah Skandinavia yang unik, yang tercermin dalam desain yang simpel dan fungsional, ruang yang terbuka, penggunaan material alami, serta ramah lingkungan dan dekat dengan alam.

General Manager Sales & Marketing Synthesis Huis, Imron Rosyadi menjelaskan, Synthesis Huis merupakan jawaban atas kebutuhan market akan hunian minimalis, ramah lingkungan yang telah disesuaikan dengan kondisi di era new normal saat ini.

“Hari ini telah dilaksanakan Soft Launching dan Opening Show Unit Synthesis Huis Tipe Passa, yang telah diresmikan oleh Budi Yanto Lusli, selaku Chief Executive Officer Synthesis Development," ujarnya.

Tuntutan akan hunian yang ramah lingkungan juga dipenuhi Jeffrey Budiman dengan menerapkan konsep Biophilic, yang memudahkan penghuni berinteraksi langsung dengan alam. Ini diwujudkannya dengan menempatkan taman kecil di dalam rumah, mengaplikasikan sejumlah jendela besar sehingga setiap lantai mendapatkan cahaya alami, halaman terbuka di belakang, serta cross ventilation untuk melancarkan sirkulasi udara.

Konsultan lain, Umar Zain tengah mempersiapkan rancangan tata lansekap untuk memperindah seluruh kawasan Synthesis Huis menjadi lebih hijau, dengan memaksimalkan keasrian pepohonan. Mendukung gaya hidup masa kini, Synthesis Huis juga mengembangkan area luar ruang (outdoor) untuk mendukung berbagai aktivitas para penghuni agar tetap dapat berinteraksi dengan alam dan memperoleh udara segar.

Synthesis Huis disempurnakan dengan kehadiran fasilitas yang menjadi privilege para penghuni, seperti Baltic Clubhouse dengan swimming pool, outdoor gymnasium, sauna, untuk memenuhi kebutuhan kebugaran; semi-outdoor lounge untuk berinteraksi dengan sesama penghuni, hingga outdoor children playground. Yang paling unggul dari seluruh fasilitas ini ialah jogging track dengan pemandangan langsung ke hutan kota yang menjadi kemewahan tersendiri.

Fasilitas hunian ini berada di kawasan bisnis, TB Simatupang. Synthesis Huis dikelilingi Sekolah Al Izhar, UHAMKA, Universitas Jayabaya, Cikal,  RSUD Pasar Rebo, RS Polri, RS Jantung Binawaluya, RS Harapan Bunda), GOR Ciracas, GOR Ragunan, Lapangan Golf Halim, TMII, Taman Margasatwa Ragunan, Hutan Kota Cijantung, Danau PKP Ciracas), hingga pusat perbelanjaan besar.

Keunggulan Synthesis Huis juga ditunjang dengan berbagai moda transportasi publik sudah tersedia dan sangat mudah dicapai dari kawasan yang terintegrasi dengan stasiun commuter line dan Lintas Rel Terpadu (LRT), serta kehadiran stasiun kereta cepat Jakarta-Bandung yang sudah dinanti.

baca juga

Kawasan ini juga dekat dengan pintu tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), yang terkoneksi dengan 8 ruas tol di Jakarta yang dicapai hanya lima menit dari kawasan. 

Imron menjelaskan, dengan berbagai nilai lebih yang dimiliki Synthesis Huis, maka peluang investasinya menjadi sangat tinggi.

“Makin langkanya hunian yang dekat dengan alam di Jakarta dan berlokasi di kawasan bisnis yang sangat potensial, menjadikan Synthesis Huis sebagai pilihan menguntungkan untuk investasi dalam bidang properti,” ujarnya.

Synthesis Huis dihadirkan dalam tiga tipe unit rumah yaitu Tipe Passa (6X10m), Tipe Mattlig (6X12m), dan Tipe Lang (6X15m). Dalam peluncuran perdana, rumah 3 lantai dengan 4 kamar akan dipasarkan dengan harga Early Bird pada 16 - 17 Oktober 2021. Synthesis Huis juga memberikan penawaran spesial dengan terbatas serta diskon di tanggal tersebut.

“Anda dapat langsung mengunjungi situs resmi Synthesis Huis dan akun Instagram @synthesishuisofficial. Untuk melihat dan merasakan langsung ambience hunian bergaya Skandinavia dengan unsur alam, dapat mengunjungi marketing gallery dan show unit kami yang berlokasi di Jalan Pedati Selatan No. 8A, Jakarta,” tutup Imron.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei UNDP: 95 Persen UMKM Tertarik Praktik Ramah Lingkungan

Survei UNDP: 95 Persen UMKM Tertarik Praktik Ramah Lingkungan

Lifestyle | Kamis, 14 Oktober 2021 | 19:50 WIB

Nissan Masih Siapkan Mobil Ramah Lingkungan demi Pasar Indonesia

Nissan Masih Siapkan Mobil Ramah Lingkungan demi Pasar Indonesia

Otomotif | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Masyarakat Indonesia Masih Enggan Tinggalkan Plastik, Pelaku Usaha Dituntut Inovatif

Masyarakat Indonesia Masih Enggan Tinggalkan Plastik, Pelaku Usaha Dituntut Inovatif

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:52 WIB

Bergaya City Sales Outlet, Diler MINI Indonesia Kelima Hadir di Senopati Jakarta Selatan

Bergaya City Sales Outlet, Diler MINI Indonesia Kelima Hadir di Senopati Jakarta Selatan

Otomotif | Kamis, 07 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Begini Cara Kementerian PUPR Kurangi Emisi Karbon di Pemukiman dan Perkotaan

Begini Cara Kementerian PUPR Kurangi Emisi Karbon di Pemukiman dan Perkotaan

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 16:43 WIB

GoFood Bagikan Ribuan Tas Gratis kepada Mitra Driver untuk Dukung Kualitas Makanan

GoFood Bagikan Ribuan Tas Gratis kepada Mitra Driver untuk Dukung Kualitas Makanan

Lifestyle | Selasa, 28 September 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Warga OKI Ditemukan Meninggal di Tengah Karhutla, Diduga Terjebak Asap dan Api

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:06 WIB

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Palmex Medan 2026 Kembali Digelar, 250 Perusahaan Akan Pamerkan Inovasi dan Teknologi Terkini

Sumut | Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:52 WIB

×