Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.813.000
Beli Rp2.675.000
IHSG 7.101,226
LQ45 684,142
Srikehati 332,003
JII 470,939
USD/IDR 17.319

Cara COD Tokopedia Untuk Penjual dan Pembeli, Jangan Asal Marah-marah

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:51 WIB
Cara COD Tokopedia Untuk Penjual dan Pembeli, Jangan Asal Marah-marah
Ilustrasi -Tokopedia

Suara.com - Berbelanja online dengan sistem pembayaran ditempat atau cash on delivery (COD) kini lazim diterapkan di sejumlah toko online termasuk Tokopedia.

Cara COD Tokopedia yakni pelanggan hanya tinggal membayar barang yang dibelanjakan ketika barang tersebut sudah sampai di tempat tujuan.

Dilansir dari tokopedia.com, cara COD Tokopedia dilakukan dengan memilih metode pembayaran COD ketika calon pembeli melakukan check out saat membeli barang.

Setelah memilih metode COD, calon pembeli harus klik Bayar. Pembeli tinggal menunggu kurir mengantarkan barang kemudian membayarkan uangnya kepada kurir sesuai dengan tagihan tertera.

Kendati demikian, calon pembeli harus memenuhi syarat agar dapat melakukan COD. COD hanya bisa diterapkan kepada mitra Tokopedia yang telah terverifikasi dan berada di wilayah yang didukung produk grosir. Dengan demikian, belum semua wilayah di Indonesia menerapkan sistem COD pada setiap barang pembelian.

Saat ini fitur COD hanya bisa digunakan oleh beberapa pengguna saja, khususnya untuk yang berada di wilayah Bekasi, Tangerang, Bandung, Jogja, Medan, Bogor, Palembang, Semarang, Denpasar, Banda Aceh, Cirebon, Lampung, Surabaya, Makang, Solo, Pekanbaru, Sukabumi, Makassar, Manado, Padang, Mataram, Jambi, Pontianak, Depok, Bengkulu dan Jakarta.

Setiap mitra hanya dapat melakukan pembayaran COD maksimal dua kali per akun mitra pada setiap transaksi berjalan.

Manajemen Tokopedia juga membuat peraturan terkait batas minimal dan maksimal pembelian yang bisa dibayar dengan metode COD.

Pembeli harus membeli barang berjenis grosir dari penjual terverifikasi minimal senilai Rp50.000 dan maksimal Rp2,5 juta untuk bisa memanfaatkan fasilitas COD ini. Di luar jumlah tersebut. Pembayaran dilakukan dengan metode transfer atau prabayar.

Saat memutuskan membayar dengan sistem COD, pembeli bisa mengetahui status pengemasan barang yang dibeli lewat SMS notifikasi.

Pembeli bakal mendapatkan SMS notifikasi ketika barang sudah siap dikirimkan oleh kurir. Dengan demikian, sistem ini bisa menjamin barang tetap aman sampai ke tujuan meskipun pembayaran dilakukan belakangan.

Ke depan, Tokopedia masih akan memperluas jangkauan pembayaran sistem COD. Caranya dengan menambah jangkauan barang grosir yang bisa dibeli oleh pengguna Tokopedia.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Cara Jualan di Tokopedia, Tingkatkan Penjualan Toko Dengan Mudah

5 Cara Jualan di Tokopedia, Tingkatkan Penjualan Toko Dengan Mudah

Bisnis | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:31 WIB

Ogah Bayar Paket COD, Ibu-Ibu Disemprot Kurir: Jangan Pesan Lagi Ya

Ogah Bayar Paket COD, Ibu-Ibu Disemprot Kurir: Jangan Pesan Lagi Ya

News | Senin, 25 Oktober 2021 | 17:44 WIB

Sambut IPO, GoTo Dapat Kucuran Dana Rp5,6 Triliun Dari Investor Abu Dhabi

Sambut IPO, GoTo Dapat Kucuran Dana Rp5,6 Triliun Dari Investor Abu Dhabi

Bisnis | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:04 WIB

Viral! Tolak Paket COD Gara-gara Tak Punya Uang, Emak-emak Ini Dihujat Warganet

Viral! Tolak Paket COD Gara-gara Tak Punya Uang, Emak-emak Ini Dihujat Warganet

Surakarta | Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:07 WIB

Disuruh Anak Bayar COD, Ibu Emosi Ancam Coret Dari KK: Kau Ini Durhaka!

Disuruh Anak Bayar COD, Ibu Emosi Ancam Coret Dari KK: Kau Ini Durhaka!

News | Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:13 WIB

GoPay Jadi Dompet Digital Utama, Tokopedia: Ovo Masih Digunakan

GoPay Jadi Dompet Digital Utama, Tokopedia: Ovo Masih Digunakan

Tekno | Kamis, 14 Oktober 2021 | 21:29 WIB

Terkini

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Laba Citi Indonesia Naik 10 Persen di 2025

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 20:29 WIB

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Emiten Sawit SSMS Tebar Dividen Rp 800 Miliar

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:53 WIB

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

DJP Perpanjang Lapor SPT PPh Badan hingga Akhir Mei 2026

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:46 WIB

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Tekan Emisi 286 Ribu Ton CO2, PLN NP Genjot Cofiring Biomassa

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:41 WIB

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:31 WIB

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:27 WIB

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bos Bio Farma Temui Kepala BPOM, Bahas Strategi Kuasai Pasar Global

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:21 WIB

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Pemerintah Yakin B50 Bikin Hemat Negara Rp 139,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:12 WIB

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Agar Subsidi Tepat Sasaran, QR Code BBM Kini Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:07 WIB

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Akses Sanitasi Masih Minim, Industri Arsitektur Mulai Cari Solusi

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:03 WIB