Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.501,585
LQ45 638,736
Srikehati 310,420
JII 390,270
USD/IDR 17.774

NUSAKU, Carbon Trading dengan Teknologi Blockchain Solusi Indonesia Capai Zero Emission

Iwan Supriyatna

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 07:30 WIB
NUSAKU, Carbon Trading dengan Teknologi Blockchain Solusi Indonesia Capai Zero Emission
Program Bersama Nusaku, di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).

Menurutnya, Koprabuh sendiri telah berpengalaman menanam pohon sejak 2006 dan memiliki akses nasional seluruh Indonesia berupa lahan milik petani yang siap ditanam pohon. SDM Petani yang di Koprabuh sangat terlatih untuk melakukan penanaman pohon yang efisien dan tingkat kesuksesan dalam penanaman pohon adalah100% karena ada jaminan jika pohon tersebut mati akan diganti dengan bibit pohon yang baru.

“Koprabuh sudah terbukti berhasil memecahkan Rekor dunia, GUINESS WORLD RECORD pada tanggal 28 November 2016 sebagai penanam pohon paling banyak di dunia. Acara penanaman pohon tersebut dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya,” jelasnya.

Ditambahkan Yohanes, PT Green Gold Artha Buana mempercepat realisasi kerjasamanya dengan Koprabuh segera melaunching project Token NUSAKU di dunia cryptocurency Indonesia.

Diharapkan dengan digitalisasi program kerja penanaman pohon di seluruh lahan kosong di Indonesia akan memberikan angin segar kepada para petani di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Dan dapat mencegah global warming dengan ikut serta dalam bisnis carbon trading yang validasi data nya sudah tercatat secara digital serta bisa menjangkau market investor yang lebih luas yaitu seluruh dunia.

NUSAKU Cryptocurrency baru yang berkaitan langsung dengan penanaman pohon. Invest di NUSAKU berarti adopsi pohon yang ditanam petani KOPRABUH, di lahan milik, bibit dari pembibitan sendiri dirawat tubuh bila mati diganti. Setiap pohon diberi nama pengadopsi yang disebut OXYGENERATOR

Seluruh data tanam pohon terkonfirmasi di Blockchain sehingga menjadi cara terbaik untuk memastikan pohon tertanam dan dirawat. Petani mendapat untung, selain investor juga mendapat untung karena animo orang beli Nusaku sangat besar, seiring dengan keinginan INVESTASI sambil beramal menolong petani dan menghijaukan kembali Indonesia.

Sementara CEO Indodax Oscar Darmawan, menjelaskan asset crypto memiliki potensi yang besar untuk berkembang di Indonesia dan sudah selayaknya asset crypto ini diperdagangkan.

Penikmat crypto di Indonesia semakin berkembang dapat dilihat dari volume transaksi di berbagai exchange di Indonesia dan fenomena ini dapat dilihat di seluruh dunia.

baca juga

Dengan adanya tren baru dalam berinvestasi, nusaku hadir dengan menggabungkan teknologi cyptocurency dengan project penanaman pohon. Hal ini sejalan dengan target pemerintah dalam upaya pengurangan emisi di tahun 2030 (zero emisi) dan juga meningkatkan kesejahteraan para petani dan mitigasi perubahan iklim berbasis digital. NUSAKU memiliki tujuan untuk memitigasi kemiskinan petani dan memitigasi iklim extreme, “clean the air, plant the trees”.

Project NUSAKU ini memiliki tujuan yaitu 1 pohon setara dengan 1 supply NUSAKU dan untuk dapat mewujudkan hal tersebut PT Green Gold Artha Buana akan menggunakan teknologi blockchain, di mana pembeli dapat membeli asset crypto NUSAKU dan sudah ikut serta dalam gerakan menanam pohon yang dilakukan Koprabuh. Dan investasi NUSAKU akan selalu naik nilai nya karena offline business NUSAKU di bisnis carbon trading sudah terbukti kevalidan datanya karena akan tercatat secara digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 13:32 WIB

Bahtsul MasaiI Nahdlatul Ulama Jawa Timur Putuskan Kripto Haram, Ini Dasarnya

Bahtsul MasaiI Nahdlatul Ulama Jawa Timur Putuskan Kripto Haram, Ini Dasarnya

Bisnis | Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Shiba Inu Cetak Rekor Tertinggi! SHIB Diprediksi Akan Kembali To The Moon

Shiba Inu Cetak Rekor Tertinggi! SHIB Diprediksi Akan Kembali To The Moon

Bisnis | Senin, 25 Oktober 2021 | 14:32 WIB

Terkini

Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim

Mantan Dirdik Jampidsus Sebut Penetapan Tersangka hingga Penahanan Febrie Tak Lazim

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:01 WIB

Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus

Sikat Pembakar Hutan! Kapolri Pastikan Beberapa Pelaku Karhutla Sudah Diringkus

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

Siap Gelar Apel Siaga 27 Agustus, Aliansi Masyarakat Jakarta Minta Ibu Kota Kondusif

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!

Review Serial Reacher Season 2: Drama Kriminal Penuh Adrenalin dan Taktik!

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1

Analis Beri Kisi-kisi Saham yang Melonjak Setelah Batas Harga Minimum Rp1

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:54 WIB

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Maba Wajib Tahu! 5 Tata Krama Biar Nggak Kena Culture Shock di Jogja

Your Say | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:50 WIB

Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton

Produksi Bawang Putih RI Cuma 40 Ribu Ton, Kebutuhan Tembus 600 Ribu Ton

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:48 WIB

DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi

DPR Dukung Aturan Baru MA: Putusan Bebas Tidak Boleh Kasasi Lagi

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

Bukan Cuma WNA, Menkum Tegaskan Diaspora Prioritas di Aturan Kewarganegaraan Ganda Terbatas

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:44 WIB

BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM

BPD Diminta Jangan Parkir Dana Pemerintah, Salurkan Kredit ke UMKM

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 18:41 WIB

×