Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Multi Inti Transport Fokus Garap Infrastruktur E-commerce

Iwan Supriyatna | Suara.com

Jum'at, 05 November 2021 | 15:42 WIB
Multi Inti Transport Fokus Garap Infrastruktur E-commerce
Multi Inti Transport Fokus Garap Infrastruktur E-commerce. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Seiring pesatnya perkembangan teknologi informasi, perdagangan digital atau e-commerce terus mengalami peningkatan. Data terbaru Bank Indonesia menyebutkan, transaksi ecommerce hingga akhir 2021 diprediksi meningkat 48,4% atau menjadi Rp395 triliun. Salah satu faktor pendorongnya adalah perubahan perilaku belanja masyarakat yang beralih dari offline ke online sejak Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

Tren belanja onlineitu didukung oleh menjamurnya platforme-commerce di Indonesia seperti Lazada, Tokopedia, JD.ID, Bukalapak, Blibli, Shopee, dan pelaku bisnis e-commerce lainnya. Kehadiran pelaku e-commerce juga mendorong tumbuhnya perusahaan ekspedisi dan bisnis logistik seperti Tiki, J&T, JNE, SiCepat Ekspres, dan lain-lain.

Pertumbuhan e-commerce di Indonesia perlu didukung infrastruktur berupa armada pengiriman barang yang memadai dan dapat diandalkan. Tren belanja online harus diimbangi dengan kesiapan pelaku bisnise-commerce memastikan setiap transaksi berakhir happy di konsumennya.

Peluang pasar e-commerce ini ditangkap Multi Inti Transport dengan cepat. Beroperasi sejak 2011 di bisnis transportasi, Multi Inti Transport pertama kali fokus menggarap infrastruktur e-commerce sejak 2019. “Kami melihat pentingnya para pelaku bisnis e-commerce di Indonesia melayani konsumen dengan pengiriman barang tepat waktu. Di sinilah kami berperan menjadi mitra penyedia infrastruktur e-commerce dengan menyiapkan rental armada logistik yang aman dan sesuai kebutuhan,” ujar Iwan Nur Fauzi, Direktur Utama PT Multi Inti Transport.

Posisi penyedia infrastruktur e-commerce menurut Iwan sangat strategis dalam siklus perdagangan digital. “Coba bayangkan, bagaimana setiap transaksi e-commerce bisa well done kalau tidak ada kesiapan transportasi logistik. Di bagian inilah Multi Inti Transport dalam beberapa tahun terakhir ini bergerak menjadi penopang pertumbuhan bisnis e-commerce di Indonesia. Sebelum e-commerce menjamur, kami sudah melayani pasar ini dan fokus menggarap infrastruktur e-commerce,” tutur Iwan.

Menyikapi pertumbuhan nilai transaksi e-commerce yang cukup fantastis sepanjang tahun ini, Iwan mengatakan bahwa Multi Inti Transport sudah mengantisipasi itu. “Sebagai penopang e-commerce, Multi Inti Transport tidak bisa asal menyediakan armada. Kepastian kualitas armada, keamanan, kenyamanan, dan kesesuaiannya dengan kebutuhan konsumen adalah concern kami sehari-hari,” kata Iwan. Ia menambahkan, untuk menjamin terlayaninya kebutuhan pelanggan dengan baik, pihaknya memonitor kondisi armada yang digunakan oleh perusahaan e-commerce dan jasa ekspedisi 24 jam nonstop, 7 hari dalam sepekan.

“Penyedia infrastruktur e-commerce harus paham betul tuntutan kondisi kendaraan logistik. Konsumen belanja online tidak boleh dibiarkan menunggu-nunggu kiriman paketnya datang melewati waktu yang dijanjikan pelaku e-commerce. Kesadaran inilah yang menjadi faktor pemicu tumbuhnya trust pelaku bisnis e-commerce terhadap Multi Inti Transport,” papar Iwan.

Iwan menyebutkan, Multi Inti Transport sejak 2019 sudah menggandeng perusahaan ekpedisi dan bisnis logistik terbesar yang mensupport perusahaan platform e-commerce di Indonesia. Hingga 2022 Multi Inti Transport akan menambah jumlah armada ribuan unit untuk memenuhi permintaan perusahaan tersebut. “Untuk menopang pertumbuhan e-commerce dengan infrastruktur transportasi yang kuat diperkirakan nilai investasinya bisa mencapai ratusan miliar,” katanya.

Hingga saat ini tercatat beberapa jenis kendaraan yang disewakan Multi Inti Transport untuk mendukung laju bisnis pelaku e-commerce, antara lain kendaraan logistik jenis blind van, pick up box, box engkel/double, dan wing box. “Sebagai penyedia jasa transportasi logistik tentu kami harus fleksibel. Bila ada permintaan jenis kendaraan lain selain yang sudah tersedia, insyaallah kami bisa menyediakannya, dengan memperhitungkan result value tentunya,” jelas Iwan.

Soal layanan servis, Iwan mengatakan pihaknya menyediakan service car secara mobile di wilayah Jabodetabek. Untuk wilayah di luar Jabodetabek termasuk pulau Jawa dan Sumatera, Multi Inti Transport telah bekerja sama dengan bengkel-bengkel rekanan di wilayah keberadaan dan pergerakan armadanya. “Jika ada kendala apa pun terkait armada, kami siap memberikan solusi cepat atau memberikan armada pengganti sementara unit yang terkendala di lapangan ditangani.  Solution Center Multi Inti Transport siap 24 jam on call dan Whatsapp. Ada jajaran Service Advisor yang stand by dan siap membantu,” ujarnya.

Saat ini Multi Inti Transport fokus memperkuat infrastruktur e-commerce di wilayah Jawa dan Sumatera. Ke depan akan merambah wilayah lainnya disesuaikan dengan perkembangan e-commerce di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sasar Penumpang Wanita, Pelecehan Seksual di London Melonjak 61 Persen Selama Pandemi

Sasar Penumpang Wanita, Pelecehan Seksual di London Melonjak 61 Persen Selama Pandemi

News | Jum'at, 05 November 2021 | 14:47 WIB

Ganjil Genap DKI Jakarta Masih Belum Optimal, Diharap Kesadaran Terus Tumbuh

Ganjil Genap DKI Jakarta Masih Belum Optimal, Diharap Kesadaran Terus Tumbuh

Otomotif | Kamis, 04 November 2021 | 21:25 WIB

Saat PPKM Diberlakukan Aturan Ganjil Genap, MTI Dorong Adakan Evaluasi

Saat PPKM Diberlakukan Aturan Ganjil Genap, MTI Dorong Adakan Evaluasi

Otomotif | Kamis, 04 November 2021 | 20:30 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB