Tren Penggunaan Pembangkit Energi Surya Makin Marak

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 05 November 2021 | 22:15 WIB
Tren Penggunaan Pembangkit Energi Surya Makin Marak
ILUSTRASI - Ajak Siswa Peduli Lingkungan, Sekolah Ini Gunakan Energi Terbarukan PLTS Atap (Dok. Global Sevilla School)

Suara.com - Tren penggunaan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS Atap makin marak saja. Pemerintah pun segera menerbitkan aturan terkait hal ini melalui Permen ESDM No 26 Tahun 2021 Tentang Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap.

Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI), Fabby Tumiwa mengatakan saat ini penggunaan PLTS Atap terus meningkat jumlahnya.

"Di Indonesia, tahun 2018 konsumen PLTS Atap hanya 609 pelanggan. Tahun 2021, ternyata meningkat menjadi 4133 pelanggan. Potensi pasar yang begitu besar, sehingga perlu kita siapkan tenaga-tenaga ahli dalam negeri agar dapat memenuhi permintaan pasar yang tinggi tersebut," ujar Fabby dalam keterangan persnya, Jumat (5/11/2021).

Untuk menyambut industri energi surya ini kata dia pelatihan pemasangan PLTS Atap bersertifikasi menjadi hal yang penting.

Penyediaan SDM di sektor ini pun disambut baik oleh PT Utomo Juragan Atap Surya Indonesia atau Utomo SolaRUV yang mendirikan Solarpreneur Development Center (SDC) di kampus Universitas Surabaya (UBAYA).

"Sinergi dengan entitas bisnis akan sangat mempercepat tujuan tersebut. Misalnya, Utomo SolaRUV menyediakan produk-produk inverter dari produsen inverter global. Lalu masyarakat dilatih bagaimana cara memasang PLTS Atap yang benar, harapannya mereka bisa membangun bisnis energi bersih. Barang bagusnya ada, jasa berkualitasnya juga ada”, tambah Fabby.

Sementara itu Anthony Utomo, Managing Director Utomo SolaRUV yang juga Wakil Ketua Komite Tetap Kebijakan Dan Regulasi Bidang ESDM KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Pusat, mengatakan bahwa kehadiran Solarpreneur Development Center juga untuk memperkuat ekosistem PLTS Atap.

“Selain mendorong kehadiran solarpreneur, kami juga membuka peluang kemitraan agar mereka yang sudah terlatih ini tidak cuma mengerjakan pekerjaan di lapangan, tapi berani terjun ke bisnis PLTS Atap”, ujar Anthony.

Peluang kemitraan yang dimaksud adalah membuka outlet energi Juragan Atap Surya di daerah masing-masing.

baca juga

Outlet energi Juragan Atap Surya bertujuan sebagai penyedia tenaga, penyedia jasa dan maintenance terlatih guna pemanfaatan peluang usaha di bidang energi terbarukan dan katalisator penciptaan tenaga kerja hijau (green jobs).

Sementara itu Dahlan Iskan, Menteri BUMN 2011-2014 mengatakan era PLTS Atap memang semakin marak karena harganya yang makin terjangkau saat ini.

"Apalagi kalau nanti tenaga pemasangannya dari daerah masing-masing karena dilatih dan disertifikasi di SDC, maka tidak perlu mendatangkan dari luar. Anak-anak muda bisa masuk ke lapangan pekerjaan yang mendukung energi bersih," kata Dahlan.

Asal tahu saja hingga akhir 2020, bauran Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Indonesia baru sekitar 11,5 persen. Demi mengejar target 23 persen dalam empat tahun ke depan, Indonesia harus membangun 14-18 GW pembangkit listrik EBT.  Kemajuan industri PLTS Atap akan semakin mempercepat transisi energi di Indonesia.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danone Aqua Resmikan PLTS Atap di Pabrik Terbesar Indonesia

Danone Aqua Resmikan PLTS Atap di Pabrik Terbesar Indonesia

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 14:19 WIB

Kementerian ESDM Dorong Pengembangan PLTS Atap, Begini Alasannya

Kementerian ESDM Dorong Pengembangan PLTS Atap, Begini Alasannya

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 14:32 WIB

Rencana Revisi Permen ESDM soal PLTS Atap Harus Ada Jalan Tengah

Rencana Revisi Permen ESDM soal PLTS Atap Harus Ada Jalan Tengah

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:20 WIB

Regulasi PLTS Atap Berpotensi Merugikan Keuangan Negara

Regulasi PLTS Atap Berpotensi Merugikan Keuangan Negara

Bisnis | Kamis, 19 Agustus 2021 | 07:23 WIB

Pengembangan PLTS Atap Disebut Hanya Pencitraan

Pengembangan PLTS Atap Disebut Hanya Pencitraan

Bisnis | Rabu, 18 Agustus 2021 | 08:11 WIB

EBT di Bali Cukup Melimpah, Saat ini PLTS Atap Baru Menjangkau 128 Pelanggan

EBT di Bali Cukup Melimpah, Saat ini PLTS Atap Baru Menjangkau 128 Pelanggan

Bali | Jum'at, 11 Juni 2021 | 23:45 WIB

Terkini

Kemensos dan CIMA Bahas Rencana Kolaborasi Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat di Industri Maritim

Kemensos dan CIMA Bahas Rencana Kolaborasi Fasilitasi Lulusan Sekolah Rakyat di Industri Maritim

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:54 WIB

DPR Apresiasi Kinerja Polri Era Prabowo Tunjukkan Penegakan Hukum Tegas

DPR Apresiasi Kinerja Polri Era Prabowo Tunjukkan Penegakan Hukum Tegas

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:52 WIB

Ledakan Wisata Era Prabowo: Perjalanan Turis Lokal Pecah Rekor 1,2 Miliar, Bali Juara Dunia Lagi

Ledakan Wisata Era Prabowo: Perjalanan Turis Lokal Pecah Rekor 1,2 Miliar, Bali Juara Dunia Lagi

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Pasar Modal RI Lagi Gonjang-ganjing, Begini Penilaian ADB

Pasar Modal RI Lagi Gonjang-ganjing, Begini Penilaian ADB

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Capaian Dua Tahun Prabowo di Bidang Olahraga: Dari Rekor Dunia hingga Juara FIFA ASEAN Cup

Capaian Dua Tahun Prabowo di Bidang Olahraga: Dari Rekor Dunia hingga Juara FIFA ASEAN Cup

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:49 WIB

Kadin Sebut Pemerintah Terlalu Optimistis soal Target Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Kadin Sebut Pemerintah Terlalu Optimistis soal Target Pertumbuhan Ekonomi 6% di 2027

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Ingin Pensiun Bersama Persib Bandung, Perpanjangan Kontrak Marc Klok Ternyata Masih Abu-abu

Ingin Pensiun Bersama Persib Bandung, Perpanjangan Kontrak Marc Klok Ternyata Masih Abu-abu

Bola | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:45 WIB

PSEL Makassar Lanjut atau Batal? Ini Kata Wali Kota Munafri Arifuddin

PSEL Makassar Lanjut atau Batal? Ini Kata Wali Kota Munafri Arifuddin

Sulsel | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka

Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Kesepakatan Batas Minimum Bunga Pindar Dinilai Bukan Kartel, Ini Penjelasannya

Kesepakatan Batas Minimum Bunga Pindar Dinilai Bukan Kartel, Ini Penjelasannya

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×