alexametrics

Pemkot Jogja Gelar Vaksinasi Malam Hari, Rangkul Pasien HIV/AIDS Tanpa Syarat

M Nurhadi | Galih Priatmojo
Pemkot Jogja Gelar Vaksinasi Malam Hari, Rangkul Pasien HIV/AIDS Tanpa Syarat
Vaksinasi malam hari yang digelar Pemkot Jogja

Jika ada pasien HIV/AIDS yang ditolak vaksinasi di tempat lain, bisa datang ke puskesmas kami untuk vaksinasi. Syaratnya harus lolos pemeriksaan kesehatan, kata Tri.

Suara.com - Puskesmas Gedongtengen yang dimotori oleh Pemkot Jogja kini tidak hanya menggelar vaksinasi COVID-19 pada siang hari saja tapi juga malam hari guna menjaring warga rentan sosial yang beraktivitas di kota tersebut tetapi tidak memiliki KTP Kota Yogyakarta.

“Kami menggelar vaksinasi di dua lokasi. Semuanya kami lakukan pada malam hari menyesuaikan ritme atau aktivitas warga yang akan menjadi sasaran vaksinasi,” kata Kepala Puskesmas Gedongtengen Tri Kusumo Bawono, Minggu (5/12/2021).

Ia menjelaskan, upaya jemput bola tersebut membuahkan hasil yang cukup baik karena antusiasme warga yang meningkat yaitu dari 50 target sasaran meningkat menjadi sekitar 70 orang di Ngebong. 

Sementara, di sekitar Pasar Kembang terdapat sekitar 100 orang yang mengakses vaksinasi dari 30 warga yang menjadi target sasaran.

Baca Juga: Pemprov Bumi Mulawarman Tetapkan 4.289 Ahli Waris Korban Covid-19

Tri melanjutkan, sebelumnya, Puskesmas Gedongtengen sudah membuka kesempatan bagi warga dari luar Kota Yogyakarta terutama warga rentan sosial untuk bisa mengakses vaksinasi. Tetapi, tidak banyak yang memanfaatkannya karena jadwal vaksinasi dilakukan pagi hingga siang hari.

“Makanya, kami melakukan inovasi jemput bola dan pelaksanaannya pada malam hari menyesuaikan aktivitas warga,” katanya yang menyebut kegiatan vaksinasi malam hari mendapat dukungan dari kepolisian dan koramil di wilayah setempat.

Vaksin yang digunakan dalam pelaksanaan program vaksinasi malam hari adalah Sinovac dan kegiatan penyuntikan vaksin dosis kedua akan digelar pada Januari 2022.

“Tujuan utama kami adalah memastikan bahwa di Kecamatan Gedontengen ini sudah terbentuk herd imunity agar warga memiliki kekebalan untuk melawan COVID-19,” katanya.

 Selain melaksanakan vaksinasi, Tri mengatakan, kegiatan sosialisasi dan imbauan untuk menjalankan protokol kesehatan 5M juga tetap dilakukan oleh puskesmas.

Baca Juga: Sasar Warga Rentan Sosial, Pemkot Yogyakarta Gelar Vaksinasi di Malam Hari

“Kami pun tetap melakukan 3T jika ada temuan kasus positif di wilayah. Jika ketiga hal tersebut dilakukan bersama, maka kami berharap pandemi ini bisa dilawan bersama,” katanya.

Komentar