Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Muhamad Yasir, Lilis Varwati

Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
baca 10 detik
  • Menko PM Abdul Muhaimin Iskandar meminta pesantren memperkuat literasi keuangan dan teknologi bagi santri.
  • Langkah tersebut bertujuan melindungi santri dari kejahatan digital seperti judi online, pinjaman ilegal, dan investasi bodong akibat rendahnya literasi.
  • Program ini merupakan bagian dari agenda pemberdayaan pemerintah untuk memutus kemiskinan dan menyiapkan santri menghadapi tantangan ekonomi digital.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin meminta pondok pesantren mulai memperkuat pendidikan literasi keuangan dan teknologi bagi para santri.

Langkah itu dinilai penting agar santri tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu menghadapi tantangan ekonomi digital sekaligus terhindar dari berbagai kejahatan finansial.

Menurut Cak Imin, pesantren selama ini telah terbukti melahirkan generasi yang berakhlak dan mandiri. Namun, bekal tersebut harus diperkuat dengan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan perkembangan teknologi.

"Pesantren harus terus menjaga semangat kemandirian. Dari kemandirian itulah kita bisa mengatasi kemiskinan, keterbelakangan, dan berbagai bentuk penindasan. Santri tidak cukup hanya alim dalam ilmu agama, tetapi juga harus cakap menghadapi tantangan ekonomi dan teknologi," ujarnya saat Sosialisasi Literasi Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Musri, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (4/8/2026).

Cak Imin menilai rendahnya literasi keuangan masih menjadi penyebab banyak masyarakat terjebak berbagai kejahatan digital, mulai dari judi online, pinjaman online ilegal, investasi bodong, hingga penyalahgunaan identitas untuk pembukaan rekening.

"Banyak yang tertipu karena kurang memahami cara mengelola keuangan dan perkembangan teknologi. Karena itu, literasi keuangan menjadi kebutuhan yang sangat mendesak," katanya.

Selain memahami pengelolaan keuangan, santri juga didorong menguasai literasi teknologi, media sosial, dan berbagai platform digital agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara produktif, bukan justru menjadi korban penyalahgunaannya.

Menurut Cak Imin, penguatan literasi keuangan di lingkungan pesantren merupakan bagian dari agenda besar pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut berjalan beriringan dengan pembangunan 10.000 fasilitas MCK di pesantren serta penyiapan tenaga kerja terampil agar siap bekerja di luar negeri secara aman dan profesional.

baca juga

"Kami ingin pesantren menjadi agen pemberdayaan masyarakat sekaligus pemutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan, penguatan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ujarnya.

Ia berharap pesantren terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati dirinya sebagai pusat pendidikan dan pembinaan umat.

Dengan begitu, pesantren diharapkan mampu melahirkan generasi yang religius, mandiri secara ekonomi, sekaligus siap menghadapi tantangan era digital.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

Cak Imin Soroti Sanitasi Pesantren: Ribuan Santri Cuma Punya Puluhan MCK

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:43 WIB

Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi

Memprihatinkan! Hampir Semua Pesantren di Indonesia Belum Penuhi Standar Air Minum dan Sanitasi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 15:46 WIB

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

Terungkap, Peneror Bom SDN Srengseng Ternyata Pengangguran yang Pusing Dikejar DC Pinjol

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:27 WIB

Terkini

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Rombongan Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau, PFI Siaga Penuh Bantu Pencarian

Jabar | Selasa, 08 September 2026 | 23:51 WIB

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

Terima Suap 148 Juta Mantan Gubernur di China Divonis Mati Plus Dimiskinkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 23:30 WIB

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Bawa 5 Jurnalis ke Gunung Anak Krakatau, Tour Guide Hilang Usai Sempat Kabari Sang Istri

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 23:23 WIB

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Langkah Pemkab Badung Ajukan Kasasi Atas Gugatan BTS Dinilai Tepat

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 23:12 WIB

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Bank Jateng Sukoharjo Beri Tips untuk Anak Muda : Jangan Mudah Tergoda Judol dan Pinjol demi Fomo

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 23:07 WIB

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Heboh Air Keran Berbusa di Surabaya, Gempar Jatim Tantang PDAM: Tak Cukup Hanya Minta Maaf!

Jatim | Selasa, 08 September 2026 | 22:54 WIB

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Purbaya Ikut Bingung Data Desil BPS, Pilih Pakai Versi Lama Jika Tetap Ngaco

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 22:26 WIB

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Kampus Ini Dorong Mahasiswa Siap Kerja Sejak Hari Pertama Kuliah

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 22:24 WIB

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Jumlah Pengguna Capcut Tembus 660 Juta, Tersebar di 170 Negara

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 22:20 WIB

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

43 Ribu Anak Jadi Korban, Amnesty Internasional Desak Polisi Usut Pidana Keracunan MBG

News | Selasa, 08 September 2026 | 22:15 WIB

×