Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, BI Klaim Masih Stabil

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Senin, 06 Desember 2021 | 15:00 WIB
Nilai Tukar Rupiah Terus Melemah, BI Klaim Masih Stabil
Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS melemah. [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengklaim nilai tukar rupiah terhadap mata uang dolar AS masih menunjukan tren yang cukup stabil meski dalam beberapa hari terakhir terus mengalami pelemahan.

Deputi Gubernur BI Dody Budi Waluyo pun menjamin saat ini nilai tukar rupiah merupakan mata uang yang terbaik di kawasan.

"Selama ini kita menunjukan kepada pasar bahwa kita bisa menstabilkan nilai tukar, jangan bicara level yak hari ini Rp13.300 besok Rp13.400, tapi lihat dari sisi volatilitasnya," kata Dody dalam webinar Presidensi G20 Manfaatnya Bagi Indonesia dan Dunia, Senin (6/12/2021).

Menurut Dody mata uang Garuda saat ini termasuk yang paling baik dimana menempati posisi 3 terkuat sebagai mata uang di Asia.

"Jauh di bawah Thailand, Malaysia, Singapura yang depresiasinya sampai belasan persen, sementara kita dikisaran 1,3 sampai 1,6 persen," paparnya.

Dody menjamin bahwa bank sentral akan terus memantau dan menjaga pergerakan nilai tukar rupiah agar tidak terlalu melemah dan menguat.

"Ini yang kita lihat bahwa bank sentral bisa terus menjaga stabilitas nilai tukarnya," katanya.

Asal tahu saja nilai tukar rupiah sedang dalam kondisi yang tak baik sepanjang dua minggua terakhir. Mata Uang Garuda tidak pernah menguat dalam 11 hari perdagangan terakhir. Rinciannya, melemah 9 kali, stagnan 2 kali.

Sepanjang pekan ini, rupiah mencatat pelemahan 0,66 persen ke Rp 14.395 per dolar AS, dan berada di level terlemah dalam 14 minggu terakhir. Sementara dalam 11 hari tak pernah menguat, rupiah merosot 1,2 persen.

baca juga

Pada perdagangan hari ini nilai tukar rupiah di pasar spot tak berdaya sejak pembukaan perdagangan awal pekan ini. Rupiah spot dibuka di level Rp14.440 per dolar AS.

Kondisi ni membuat rupiah spot melemah 0,14 persen dibandingkan penutupan Jumat (3/12) di Rp14.420 per dolar AS. Pergerakan rupiah ini sejalan dengan sebagian mata uang di kawasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sudah Lebih dari 13 Juta UMKM Gunakan QRIS

Sudah Lebih dari 13 Juta UMKM Gunakan QRIS

Tekno | Sabtu, 04 Desember 2021 | 03:23 WIB

Data Bank Indonesia Soal Utang dan Investasi China

Data Bank Indonesia Soal Utang dan Investasi China

Bekaci | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:02 WIB

Bank Indonesia Siapkan Rp 5,29 Triliun untuk Natal dan Tahun Baru

Bank Indonesia Siapkan Rp 5,29 Triliun untuk Natal dan Tahun Baru

Sumut | Rabu, 01 Desember 2021 | 12:06 WIB

Terkini

Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe

Projek-D Vol.5 Hadirkan Empat Panggung dan Puluhan Musisi di De Tjolomadoe

Surakarta | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa

Perkuat Pencegahan Karhutla, Mendagri Tito Tekankan Keterlibatan Pemda Hingga Tingkat Desa

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?

Ratu Dewa Target Macet Palembang Turun 40 Persen dalam 90 Hari, Mungkinkah?

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah

Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:19 WIB

Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional

Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional

Jawa Tengah | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:12 WIB

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:48 WIB

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:43 WIB

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:41 WIB

×