Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.196,430
LQ45 614,786
Srikehati 299,961
JII 371,907
USD/IDR 17.968

Surga Harta Karun Dari Negeri Arab Ada di Sibolga, Emas Peninggalan Kerajaan Berserakan

M Nurhadi

Senin, 06 Desember 2021 | 15:44 WIB
Surga Harta Karun Dari Negeri Arab Ada di Sibolga, Emas Peninggalan Kerajaan Berserakan
Sebagian koleksi Hasmiran Tanjung. Termasuk koin-koin tembaga dan perak, manik-manik, dan pecahan keramik.(BBC Indonesia/Reportase Hilman Hamdoni)

Suara.com - Hingga kini, situs Bongal, Tapanuli Tengah belum ditetapkan sebagai cagar budaya sehingga warga berniat membangun museum secara swadaya. 

Hal ini bukan karena alasan sembarangan. Lokasi itu sudah terkenal sebagai salah satu spot berburu harta karun karena kerap ditemukan benda-benda peninggalan kerajaan Sriwijaya hingga berbagai kerajaan dunia terdahulu.

Salah satu sosok yang cukup mengenal lokasi ini adalah Hasmiran Tanjung. Saat ditemui BBC Indonesia, Hasmiran nampak tengah mengangkat ember berisi pecahan gerabah, keramik, gelas-gelas, patung kayu, batu-batuan, koin sarat sejarah masa lampau.

Hasmiran adalah pegiat situs sejarah di Jago-jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah. Desa yang menjadi pusat perhatian berkat penemuan koin-koin kuno yang diperkirakan berasal dari masa dinasti Umayyah dan Abbasiyah pada abad keenam Masehi.

"Booming tahun 2015. [Jenis batunya] kalsedon yang warna merah-merah pantai," kata Hasmiran yang sekarang turut berburu harta karun di antara kanal-kanal kebun kelapa sawit yang kurang terawat.

Warga yang memburu harta karun memilih menyelam guna mendapatkan hasil yang diharapkan. Mereka menyelam di kanal dengan kedalaman satu hingga tiga meter bermodal sekop dan ember.

Hasmiran setidaknya sudah mendapatkan empat koin dari hasil kerja kerasnya. Semuanya telah ludes terjual.

"[Harga koin] yang pertama ditemukan murah-murah, ada yang seratus ribu ada yang tiga ratus ribu, karena tak tahu. Setelah tim arkeolog turun barulah tahu," kata dia kepada Hilman Hamdoni yang melaporkan untuk BBC News Indonesia.

Ia yang semakin tertarik dengan temuannya lantas tertarik untuk turut serta dalam forum-forum barang antik di media sosial hingga ilmu yang ia asah semakin membuat wawasannya luas.

baca juga

"Kadang-kadang jumpa juga dengan orang Palembang, kutunjukkan ini [artefak] dari Tap-Teng [Tapanuli Tengah] dari zaman Khalifah Abbasiyah. Kalau dia kan Zaman Sriwijaya. Manik-maniknya sama dengan yang ada di sini," kata dia.

Melalui forum daring, ia tida hanya belajar ;harga' dari harta karun yang sesungguhnya namun juga mendapatkan kenalan untuk menjual hasil temuannya, yang beberapa diantaranya politisi dari ibu kota.

"Awalnya Pak Siregar, dia juga penyelamat situs ini, berkebun di sana. Membuat parit untuk drainase kebun. Di situ ada koin, butiran, serbu [emas]," kata Hasmiran.

Meski mulai ramai berburu harta karun, warga hanya memilih temuan yang memiliki kandungan emas atau memiliki nilai ekonomi.

"Walaupun koin, kalau tak ada kandungan emasnya ya dibuang," ujarnya. Namun demikian, beberapa diantaranya ia amankan agar bisa dipelajari nantinya. 

Situs ini berada tidak jauh dari Kota Sibolga. Tepatnya berada di antara perkebunan karet, kelapa sawit, dan nipah milik warga.

Diapit Bukit Bongal, muara, dan lautan, situs ini memiliki tanah yang labil. Lubang yang sebelumnya sudah digali warga tak jarang terkubur sendiri karena erosi.

Tak ada aturan resmi yang melarang penambangan dan pencarian harta karun. Tapi warga luar desa sekarang sudah dilarang sama sekali untuk datang. Hanya warga sekitar sajalah yang masih bisa bolak-balik masuk ke situs. Warga juga tengah berinisiatif untuk membuat museum secara swadaya terlepas dari pemerintah.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

2 Hektare Hutan di Sibolga Sumut Terbakar

2 Hektare Hutan di Sibolga Sumut Terbakar

Sumut | Selasa, 30 November 2021 | 11:50 WIB

Sopir Ekspedisi di Sumut Ditemukan Tewas di Kapal

Sopir Ekspedisi di Sumut Ditemukan Tewas di Kapal

Sumut | Minggu, 28 November 2021 | 14:19 WIB

Buru Harta Karun Sriwijaya dan Majapahit, Arkeolog: Ini Tak Bisa Dibiarkan

Buru Harta Karun Sriwijaya dan Majapahit, Arkeolog: Ini Tak Bisa Dibiarkan

News | Sabtu, 27 November 2021 | 11:32 WIB

Oknum Polisi Selingkuh 16 Kali Diperiksa Propam, Begini Kata Kapolres Sibolga

Oknum Polisi Selingkuh 16 Kali Diperiksa Propam, Begini Kata Kapolres Sibolga

Sumut | Jum'at, 19 November 2021 | 16:00 WIB

Anggota Polisi di Sumut Dilaporkan Istri, Dituding Selingkuh dan KDRT

Anggota Polisi di Sumut Dilaporkan Istri, Dituding Selingkuh dan KDRT

Sumut | Kamis, 18 November 2021 | 16:09 WIB

Penumpang Kapal di Pelabuhan Sibolga Harus Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19

Penumpang Kapal di Pelabuhan Sibolga Harus Tunjukkan Kartu Vaksin Covid-19

Sumut | Kamis, 18 November 2021 | 13:57 WIB

Terkini

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja Dibanjiri Event, Pelaku Industri Kreatif Diingatkan Jangan Ganggu Aktivitas Warga

Jogja | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:12 WIB

×