Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Bank Mantap Resmi Jual Reksa Dana Pasar Uang, Mulai Rp 50 Ribu

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:55 WIB
Bank Mantap Resmi Jual Reksa Dana Pasar Uang, Mulai Rp 50 Ribu
Bank Mandiri Taspen. [bankmandiritaspen.co.id]

Suara.com - Bank Mandiri Taspen (Mantap) mendapat kepercayaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai agen penjual efek reksa dana.

Perusahaan dapat kepercayaan untuk izin produk dan aktivitas baru agen penjual efek reksa dana ini bekerja sama dengan manajer investasi yakni PT Trimegah Asset Management.

Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen Maswar Purnama optimis penjualan reksa dana akan sukses, karena pasarnya beragam lapisan serta kemudahan biaya minimal yang mudah diakses oleh lapisan masyarakat apapun.

Menurut Maswar, perseroan akan menyasar nasabah eksisting, aparatur sipil negara (ASN) usia produktif, karyawan prapensiun, karyawan dari perusahaan dana pensiun yang payroll di Bank Mandiri Taspen dan mahasiswa.

"Produk Reksa Dana TRIM Kas 2 yang ditawarkan oleh perseroan sangat terjangkau dengan nominal minimal Rp 50.000 dengan mekanisme pembelian secara lumpsum maupun installment (berkala)," kata Maswar dalam konfrensi persnya, Selasa (7/12/2021).

Untuk tahap awal, Maswar mengatakan saat ini tiga kantor cabang (KC) sebagai pilot project penjualan reksa dana yaitu KC Jakarta Proklamasi, KC Surabaya serta KC Makassar.

"Di tahun 2022 Perseroan akan bekerja sama dengan manajer investasi lainnya agar produk semakin bervariatif,” ujar Maswar.

Sementara itu, Direktur Finance, Risk & Operation Atta Alva Wanggai menjelaskan tentang kinerja Bank Mandiri Taspen yang semakin berkembang sekalipun di tengah era ketidakpastian akibat Covid-19, pada Kuartal III 2021 perseroan tetap mampu mencatat kinerja baik dengan membukukan  laba bersih Rp 467,3 miliar atau naik 43,7 persen dari tahun lalu, dengan Return on Asset (ROA) 2, 36 persen tumbuh 31 basis points (bps) dan Return on Equality (ROE) 17,47 persen tumbuh 87 bps.

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh rasio dana murah atau CASA yang meningkat sebesar 47,8 persen per 30 September 2021 dengan baki debet Rp 6,53 triliun. Perseroan tercatat memiliki total aset sebesar Rp 43,77 triliun, meningkat dari posisi akhir November 2020 sebesar Rp 32,61 triliun.

baca juga

Melihat kinerja selama kuartal III 2021, Atta optimistis kinerja sampai akhir tahun 2021 akan tetap dapat terjaga sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

"Komitmen kami selama era ketidakpastian akibat pandemi Covid-19 tak luntur. Kami akan selalu memberikan dukungan bagi para nasabah maupun masyarakat secara umum khususnya para pensiunan untuk tetap berkarya menghidupkan aktivitas perkenomian," tuturnya.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Mandiri Taspen Beri Bonus ke Lifter Rahmat Erwin Abdullah

Bank Mandiri Taspen Beri Bonus ke Lifter Rahmat Erwin Abdullah

Bisnis | Selasa, 17 Agustus 2021 | 15:48 WIB

Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

Bank Mandiri Taspen Terbitkan Obligasi Rp 2 Triliun

Bisnis | Sabtu, 01 Mei 2021 | 13:11 WIB

Bank Mandiri Taspen Salurkan Santunan Asuransi Korban KRI Nanggala 402

Bank Mandiri Taspen Salurkan Santunan Asuransi Korban KRI Nanggala 402

Bisnis | Jum'at, 30 April 2021 | 06:02 WIB

Terkini

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:48 WIB

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:39 WIB

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Tanggapi MSCI, Ini 8 Strategi Pemerintah Perkuat Pasar Saham RI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:37 WIB