PTPN Group Gelar Apel Siaga Planters Nusantara untuk Asisten Tanaman dan Pabrik

Iwan Supriyatna

Senin, 13 Desember 2021 | 15:11 WIB
PTPN Group Gelar Apel Siaga Planters Nusantara untuk Asisten Tanaman dan Pabrik
Apel Siaga Planters Nusantara ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani.

Suara.com - PT Perkebunan Nusantara Group melaksanakan Apel Siaga di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sei Karang, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Sumatera Utara. Apel Siaga atau yang disebut juga dengan Apel Siaga Planters Nusantara ini dipimpin langsung oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, yang dalam hal ini selaku Inspektur Apel Siaga.

Turut hadir pada acara ini Asisten Deputi Bidang Industri Perkebunan dan Kehutanan Kementerian BUMN Rachman Ferry Isfianto dan jajaran Direksi Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) serta para Direktur Anak Perusahaan.

Apel Siaga merupakan puncak acara Internalisasi Etos Kerja Planters dan Apel Siaga Palnters Nusantara yang telah dilaksanakan sejak tanggal 1 hingga 10 Desember 2021 di Sei Karang. Kegiatan ini diikuti oleh 2.451 orang Asisten Tanaman dan Asisten Pabrik dari PT Perkebunan Nusantara I s/d XIV, secara fisik dan online.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) menunjuk PT LPP Agro Nusantara sebagai anak usaha yang bergerak di bidang pengembangan human capital sebagai penyelenggara acara ini.

Internalisasi Etos Kerja Planters merupakan bagian dari implementasi strategi perusahaan yaitu Strategi Pengembangan Kapabilitas dan Budaya. Dimana dalam bertransformasi Perusahaan melaksanakan strategi Optimalisasi Portfolio & Operational Excellence, Commercial Excellence & Ekspansi Hilir dan Optimalisasi Aset & Kemitraan Strategis dan dua strategi pendukung yaitu; Pengembangan Kapabilitas dan Budaya & Peningkatan Sistem dan Teknologi.

Dalam sambutannya, Mohammad Abdul Ghani Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mengatakan merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada seluruh Asisten Planters Nusantara yang telah berkeja keras dan berkorban demi tercapainya target-target produksi dan produktivitas.

Melalui kesamaptaan dan jiwa korsa, dan terbentuknya sikap ber-AKHLAK (Amanah, Konsisten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif) serta disiplin, sigap, tangkas, pantang menyerah, integritas dan kerja keras, penting guna menunjang pelaksanaan tugas sebagai asisten.

Ghani juga menyampaikan pesan Presiden RI Joko Widodo, bahwa BUMN Perkebunan harus menjadi leading sector untuk tercapainya swasembada gula pada tahun 2024/2025.

“Pendidikan dan pelatihan ini sangat penting bagi seluruh Asisten Tanaman dan Pabrik di lingkungan Perkebunan Nusantara Group, sifat kesamaptaan dan jiwa korsa, sifat ber-AKHLAK, disiplin, sigap, tangkas, pantang menyerah, integritas dan kerja kera penting guna menunjang pelaksanaan tugas sebagai asisten,” ujar Ghani ditulis Senin (13/12/2021).

baca juga

Ghani menambahkan bahwa PTPN sudah sejak dulu menyajikan kultur dan prilaku Planters yang dicontoh oleh perkebunan lain di Indoneisa. Dia juga mengharapkan pelatihan ini dapat menjadi standar bagi Planters di seluruh nusantara.

”Latihan ini semoga menjadi standar bagi Planters lainnya” tambah Ghani.

Sementara itu, Mahmudi Direktur Produksi dan Pengembangan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) mengatakan bahwa Asisten Tanaman dan Asisten Pabrik ini dididik dan ditempa untuk menjadi Planters Nusantara yang tangguh, agar nantinya dapat masuk dalam talent pool. Mereka juga dituntut untuk memiliki kemampuan yang meliputi “temu”, “lapor”” dan “atasi” persoalan dengan cepat di lapangan.

Asisten Tanaman dan Asisten Pabrik harus menjadi role model dan agent of change, turut mengawal dan melaksanakan proses produksi untuk tercapainya target-target perusahaan sehingga transformasi berhasil.

“Asisten Tanaman dan Asisten Pabrik harus mampu menjadi role model dan agent of change, sehingga dapat mengambil keputusan sesuai dengan arah transformasi perusahaan” kata Mahmudi.

Internalisasi Budaya Planters dan Strategi Operasional Tahun 2022 ditutup dengan acara penyematan pin dan penyerahan perlengkapan asisten kepada 14 orang asisten yang mewakili PTPN I s/d XIV oleh Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Mohammad Abdul Ghani, serta didampingi oleh Wakil Direktur Utama Denaldy Mulino Mauna, Direktur Produksi dan Pengembangan Mahmudi dan seluruh Direktur PTPN I s/d XIV.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Tunjuk Mantan Bos PLN Zulkifli Zaini Jadi Komisaris Utama PTPN III

Erick Thohir Tunjuk Mantan Bos PLN Zulkifli Zaini Jadi Komisaris Utama PTPN III

Bisnis | Jum'at, 10 Desember 2021 | 20:51 WIB

KPK Menyelisik Aliran Uang Kasus Korupsi Pabrik Gula Jatiroto

KPK Menyelisik Aliran Uang Kasus Korupsi Pabrik Gula Jatiroto

Jatim | Kamis, 02 Desember 2021 | 06:30 WIB

Kasus Korupsi Pabrik Gula Jatiroto, KPK Periksa Eks Kepala Divisi Teknik PTPN XI

Kasus Korupsi Pabrik Gula Jatiroto, KPK Periksa Eks Kepala Divisi Teknik PTPN XI

News | Senin, 29 November 2021 | 11:47 WIB

Terkini

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Rekomendasi Sabun Cuci Muka Viva untuk Flek Hitam di Usia 40 Tahun, Cuma Rp20 Ribuan!

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Dibuang di Teras Toko Beralas Selimut Pink, Bayi 3 Hari di Bangkalan Buat Hati Bu Kades Meleleh

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Syarat Mengurus Surat Numpang Nikah Beda Provinsi di KUA

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:05 WIB

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

7 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kencang dan Halus Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:03 WIB

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Taisei Marukawa Ungkap Kabar Terbaru Naturalisasi, Dua Minggu Lagi Bisa Jadi WNI

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:01 WIB

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Sisi Gelap Host Live Streaming: Dapat Cuan Gede tapi Dieksploitasi?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:00 WIB

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

BEM Undira Sebut Almamaternya Dicatut Mahasiswa Gadungan di Deklarasi Sumpah Pemuda Raffi Ahmad

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Ada Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.546.000/Gram

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Rupiah Dibuka Menguat ke Rp18.121 per Dolar AS, Ini Sentimen Pendorongnya

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Apakah Setelah BB Cream Harus Memakai Bedak? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×