Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.610.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.820,790
LQ45 573,007
Srikehati 285,023
JII 338,419
USD/IDR 17.957

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pendapatan Premi Astra Life Tumbuh 58%

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Rabu, 15 Desember 2021 | 08:57 WIB
Di Tengah Pandemi Covid-19, Pendapatan Premi Astra Life Tumbuh 58%
Dok: Astra Life

Suara.com - PT Asuransi Jiwa Astra (Astra Life) menorehkan kinerja positif meski di tengah tekanan pandemi Covid-19. Di kuartal III-2021, total pendapatan premi atau gross written premium (GWP) Astra Life tumbuh 58% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun lalu.

"Jadi total pendapatan premi kita udah mencapai Rp4 triliun di Kuartal III dengan tertanggung 3,4 juta," tutur President Director Astra Life, Windawati Tjahjadi dalam Workshop bertajuk Financial Planning & Life Insurance 101-Kickstart Your Financial in 2022 di Hotel Veranda, Jakarta Selatan pada Selasa, (14/12/2021).

Aset Astra Life juga tumbuh hingga 22%. Hingga Kuartal III-2021, aset Astra Life telah mencapai Rp6,9 triliun. Angka ini naik 6 kali lipat sejak berdiri pada 2014 silam.

Menurut Winda, pencapaian ini tidak terlepas dari berbagai inovasi digital yang telah dilakukan perseroan. Sejak berdiri 2014 silam, Astra Life memang gencar melakukan banyak inovasi dan inisiatif-inisiatif berbasis digital. Astra Life juga terus mencari patner dalam rangka mengembangkan jalur distribusi.

Kendati demikian, Winda enggan jumawa atas pencapaian tersebut. Mengingat, klaim juga masih cukup tinggi. Hingga kuartal III-2021, Astra Life telah membayarkan klaim sebesar Rp517 miliar.

"Yang masih perlu kita cermati yah di tahun ini juga adalah pandemi. Walaupun dari segi skala, dari segi aset kami masih bertumbuh, tapi memang klaim kami juga meningkat," katanya.

Oleh karena itu, untuk mempertahankan profibilitas, Astra Life akan menjaga portofolio yang berkualitas begitu juga proposisinya. Ini agar Astra Life bisa memenuhi kebutuhan asuransi masyarakat Indonesia.

Unit Link Sokong Pertumbuhan

Direktur Astra Life, Sri Agung Handayani. (Restu Fadilah/Suara.com)
Direktur Astra Life, Sri Agung Handayani. (Restu Fadilah/Suara.com)

Direktur Astra Life, Sri Agung Handayani menjelaskan, dari total pendapatan premi Rp4 triliun, kontribusi unit link masih mendominasi dibanding dengan produk tradisional. Dengan kata lain, produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (PAYDI) atau unit link masih menjadi penyokong pertumbuhan pendapatan premi Astra Life.

baca juga

"Kalau saat ini pertumbuhan terbesar kami masih di unitlink. Unitlink masih tumbuh dengan baik dibandingkan dengan bulan lalu, bahkan angkanya di atas tahun 2019. Artinya di luar banyak sekali masyarakat yang mengerti tentang manfaat dari asuransi dengan investasi ini," tutur Agung.

Agung meyakini, produk unit link masih akan tetap menjadi penggerak pertumbuhan industri asuransi di tahun 2022. Sementara terkait banyaknya gempuran terhadap produk unit link, Astra Life punya strategi sendiri.

"Kami akan tetap menjual unitlink, tapi beberapa hal dipastikan. Seperti trainingnya dijaga supaya prudent. Jadi setiap orang beli (unit link) kita lakukan welcome call untuk memastikan apa saja keuntungan dan resikonya," kata Agung.

Bahkan, lanjut Agung, Astra Life memberikan waktu 14 hari kepada nasabah untuk memastikan akan melanjutkan untuk membeli produk unit link atau tidak.

"Jadi kami tidak hanya mengejar target, tapi benar-benar kami edukasi nasabah kami. Kemudian kami juga punya tim komite untuk melakukan monitoring," pungkas Agung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Astra Financial & Logistic Sukses Capai Transaksi Rp205 Miliar di GIIAS Surabaya 2021

Astra Financial & Logistic Sukses Capai Transaksi Rp205 Miliar di GIIAS Surabaya 2021

Press Release | Senin, 13 Desember 2021 | 14:57 WIB

GIIAS Peduli, Serahkan Donasi Secara Simbolis untuk Korban Erupsi Semeru

GIIAS Peduli, Serahkan Donasi Secara Simbolis untuk Korban Erupsi Semeru

Otomotif | Jum'at, 10 Desember 2021 | 18:19 WIB

GIIAS Surabaya 2021: Daihatsu Suguhkan 4 Model Mobil Bagi Keluarga Muda

GIIAS Surabaya 2021: Daihatsu Suguhkan 4 Model Mobil Bagi Keluarga Muda

Otomotif | Jum'at, 10 Desember 2021 | 17:11 WIB

GIIAS Surabaya Jadi Momen Kebangkitan Industri Otomotif Jatim Pasca-Pandemi Covid

GIIAS Surabaya Jadi Momen Kebangkitan Industri Otomotif Jatim Pasca-Pandemi Covid

Jatim | Jum'at, 10 Desember 2021 | 10:14 WIB

Penetrasi Asuransi Rendah, Astra Life Cari Peluang di Indonesia

Penetrasi Asuransi Rendah, Astra Life Cari Peluang di Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 16:42 WIB

Gross Premium Astra Life di 2015 Tumbuh 110 Persen

Gross Premium Astra Life di 2015 Tumbuh 110 Persen

Bisnis | Kamis, 03 Maret 2016 | 13:47 WIB

Terkini

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

CELIOS Ingatkan Risiko Fiskal dan Kerugian Negara di Balik Intervensi Harga LNG Industri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 11:18 WIB

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Kemenperin Siapkan Dewan Kawasan Industri Nasional, Presiden Bakal Pimpin Langsung

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 10:03 WIB

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Rupiah Kembali Loyo Lawan Dolar AS Lemas ke Level Rp17.888

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:50 WIB

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Kesempatan untuk Beli, Harga Emas Antam Turun Lagi Jadi Rp2,63 Juta/Gram

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:30 WIB

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Pasar Antisipasi Perundingan AS - Iran di Doha, Harga Minyak Dunia Melemah

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:20 WIB

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

IHSG Dibuka Makin Tenggelam ke Level 5.801, BBCA Kembali Dijual Asing

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:19 WIB

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Daftar Calon IPO BEI 2026 Bertambah, Ada 8 Emiten Siap Melantai di Bursa Saham, Ini Bocorannya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:12 WIB

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Jurnalis Kawakan Karni Ilyas Duduki Komisaris Emiten Tambang DEWA, Ini Profilnya

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:56 WIB

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

AHY Bidik Industri Kendaraan Listrik Nasional, Targetkan Brand EV Buatan Indonesia

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:55 WIB

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Paraguay Cuan Ratusan Miliar Usai Kalahkan Jerman di Laga Kontroversial

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 08:37 WIB

×