Meski baru diluncurkan pada November 2014 yang lalu ditengah banyaknya perusahaan asuransi swasta di Indonesia, namun sebagai pemain baru, perseoran ini mampu mencapai pertumbuhan sebesar 110 persen pada 2015 jika dibandingkan tahun sebelumnya.
"Meski masih tahap awal, kinerja perseroan pada 2015 menunjukkan pertumbuhan yang positif. Perusahaan tumbuh 110 persen dari Rp651 miliar pada 2014 menjadi Rp1,36 triliun dalam hal gross premium," kata Wakil Presiden Direktur Astra Life, Auddie A. Wiranata dalam acara media gathering Astra Life di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (3/3/2016).
Selain itu, lanjut Auddie jumlah aset perusahaan mengalami peningkatan sekitar 44 persen dari Rp1,3 triliun pada 2014 menjadi Rp1,9 triliun di 2015.
"Semua ini memang butuh perjuangan. Di 2015 kami cukup menghabiskan banyak waktu, karena kami tidak hanya membangun sebuah perusahaan saja,tapi harus membangun perusahaan mulaindari fundamentalnya," katanya.
Ia pun mengaku optimis aset perusahaan dan kinerja perusahaannya akan semakin baik lagi dalam tahun-tahun selanjutnya.
"Tahun 2015 kan Rp 1,9 triliun, tahun ini target kita Rp2 triliun, terus 2017 jado Rp3 triliun. Jadi caranya kita akan terus mengeluarkan berbagai produk yang dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat," ungkapnya.