Sandiaga Uno Kunjungi Maros: Ekonomi Kreatif Jadi Pembangkit Ekonomi Bangsa

Iwan Supriyatna

Kamis, 16 Desember 2021 | 10:12 WIB
Sandiaga Uno Kunjungi Maros: Ekonomi Kreatif Jadi Pembangkit Ekonomi Bangsa
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Suara.com - Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melihat dengan menurunnya angka kasus Covid-19 saat ini, pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia diproyeksikan akan terus meningkat, khususnya pada subsektor fesyen dan kuliner yang diharapkan bisa menjadi prioritas. Sehingga bisa membangkitkan ekonomi masyarakat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengungkapkan, salah satu kebangkitan ekonomi yang harus didukung adalah Kota Maros. Kota yang berada di pulau Sulwesi tersebut menjadi salah satu klaster ekonomi kreatif yang harus dikembangkan pada tahun 2021 ini. Pasalnya, potensi kota tersebut sangatlah besar khususnya dalam bidang ekonomi kreatif.

“Sehingga kita harus membantu pengembangan ekonomi kreatif agar dapat terintegrasi secara nasional. Selain itu, berpeluang besar sebagai basis pengembangan inkubasi bisnis dan membuka peluang untuk usaha-usaha baru dan start-start up yang berdaya saing global,” katanya ditulis Kamis (16/12/2021).

Dia menambahkan, kita menemukan adanya produk yang memang baik dan bagus. Ada beberapa produk yang memang cukup baik dan ini akan didampingi pengembangannya. Baik soal packaging dan juga pemasarannya. Ekosistem ekonomi kreatif pengembangan kabupaten dan kota kreatif, pihaknya melihat peluang untuk mengambangkan ekonomi kreatif guna pengembangan dan peningkatan ekonomi di Maros.

Dia menegaskan, diharapkan segera melakukan pengembangan sehingga menjadi salah satu kota yang menjadi kiblat fesyen dan kuliner di pulau Sulawesi. Oleh karenanya, pengembangannya juga akan oleh Kemenparekraf/Baparekraf. Sehingga Kota Makassar dapat berpeluang ditetapkan menjadi Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia sesuai dengan subsektor ekraf unggulan daerahnya.

Menurutnya, Potensi subsektor fesyen dan Kuliner di Kota ini dinilai cukup baik, hal ini dapat dilihat melalui beragam karya ekonomi kreatif yang menembus pasar nasional maupun internasional.

Diharapkan melalui kegiatan pada hari ini dapat meningkatkan motivasi, kreativitas dan prestasi dalam berkarya. Sehingga subsektor Fesyen dapat menjadi lokomotif ekonomi kreatif Kota Makassar yang mampu mendorong pembangunan daerah.

“Oleh karena itu, saya mendatangkan pakar yang diharapkan bisa mengembangkan para desainer dan juga hal laon untuk mendjadikan kota Maros menjadi pusat fesyen dan kuliner di Sulawesi,” tukasnya.

Dia menuturkan, Workshop Pengembangan Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif dapat mendorong pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi, seni, dan budaya untuk mengembangkan potensi 17 subsektor ekonomi kreatif yang ada.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Forum Ijtima Ulama-Pemuda Islam Jabar Deklarasi Dukung Sandiaga Uno di 2024

Forum Ijtima Ulama-Pemuda Islam Jabar Deklarasi Dukung Sandiaga Uno di 2024

News | Kamis, 16 Desember 2021 | 06:53 WIB

Forum Ulama Dukung Sandiaga Uno Jadi Capres 2024, Punya Peluang Besar

Forum Ulama Dukung Sandiaga Uno Jadi Capres 2024, Punya Peluang Besar

Sumsel | Kamis, 16 Desember 2021 | 07:35 WIB

Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia Jabar Dukung Sandiaga Uno Maju Pilpres 2024

Forum Ijtima Ulama dan Pemuda Islam Indonesia Jabar Dukung Sandiaga Uno Maju Pilpres 2024

Jogja | Rabu, 15 Desember 2021 | 22:24 WIB

Terkini

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Pelajaran Kartu Merah Thom Haye: Timnas Butuh Kurikulum VAR

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 07:15 WIB

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×