Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.908

Tokoin Siap Melangkah Menuju Metaverse Dunia Baru Crypto dan Blockchain

Iwan Supriyatna

Sabtu, 18 Desember 2021 | 19:54 WIB
Tokoin Siap Melangkah Menuju Metaverse Dunia Baru Crypto dan Blockchain
Ilustrasi cryptocurrency. [Shutterstock]

Suara.com - Memasuki tahun 2022, Tokoin siap menatap era metaverse yang kini sudah mulai populer di dunia digital. Hal ini pula sesuai dengan yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo pada Peluncuran Gerakan Percepatan Generasi Digital di Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta, Rabu sebagaimana dikutip dari laman seketariat negara. Menurut Kepala Negara, perusahaan besar kelas dunia sudah berlomba membangun metaverse. Untuk itu, Indonesia juga harus dapat mempersiapkan stratei macam ini.

"Hingga hari ini, kami memiliki 2.319 start-up. Jumlahnya terus bertambah setiap hari. Kami memiliki satu decacorn. Kami memiliki tujuh unicorn dan masih banyak yang terus didukung untuk menjadi unicorn dan decacorn," kata Presiden Jokowi, seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet. Presiden juga mengatakan, Indonesia juga harus siap menghadapi kemajuan digital global.

Guna mewujudkan harapan tersebut, Welly Salim, CEO Tokoin mengatakan bahwa dirinya yakin Tokoin siap menjadi salah satu pioner menjelejahi metaverse.

“Kami yakin bahwa sekali lagi Tokoin siap untuk menjadi salah satu pioneer di Indonesia untuk menjelajahi Metaverse, Tokoin merupakan perusahaan berbasis teknologi blockchain yang dimana kami percaya dan mendukung kemajuan teknologi blockchain, dan sebagai usaha pertama kami bersama dengan FronteraNFT, kami berharap dapat segera melihat Anda di Realm of Frontera. Dan kami akan terus mengembangkan aspek lain dari industri blockchain juga dengan banyak mitra yang akan datang,” katanya ditulis Sabtu (18/12/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Andrew Riady, CMO Tokoin menyatakan bahwa sejak awal, Tokoin bertekad untuk berusaha memperkenalkan dan membawa teknologi blockchain ke tingkat yang lebih baik untuk semua orang.

“Kami percaya bahwa kemajuan teknologi di NFT, Metaverse, dan P2E Gaming akan sangat agresif dalam waktu dekat, jadi dengan investasi terbaru kami di Frontera NFT dan proyek mendatang kami dengan mitra berpengalaman, kami yakin dapat menjadi salah satu pionir dalam terobosan teknologi ini,” katanya penuh harapan dan optimisme yang membuncah.

Karena itu Welly Salim menyebutkan ada 5 alasan mengapa Tokoin siap dan punya peluang dan kemampuan memenangkan pasar metaverse di Indonesia. Setidaknya inilah 5 alasan tersebut.

1. NFT memberikan kepemilikan kepada individu/badan untuk membuktikan hak kepemilikannya.

Satu bitcoin dalam wallet digital dapat ditukarkan dengan bitcoin lain di wallet yang berbeda karena setiap bitcoin memiliki nilai dan kegunaan yang sama. NFT, di sisi lain, dikodekan untuk memiliki ID unik dan metadata lain yang tidak dapat direplikasi oleh token lain. Ini memberikan NFT atribut orisinalitas dan kelangkaan yang membuatnya begitu menarik bila digabungkan dengan media digital.

baca juga

NFT ditulis dengan software code (disebut smart contract) yang mengatur tindakan seperti memverifikasi kepemilikan dan mengelola kemampuan transfer NFT. Seperti aplikasi software lainnya, NFT dapat diprogram di luar dasar-dasar kepemilikan dan transferabilitas untuk juga menyertakan berbagai aplikasi dan fungsionalitas lain, termasuk menautkan NFT ke aset digital lainnya. Tak perlu diragukan lagi bahwa Tokoin berpegang teguh pada misinya untuk memberdayakan orang-orang dengan teknologi blockchain.

2. Metaverse dan masa depannya

Pandemi telah mengubah cara kerja lama, pertemuan offline, dan segala atribut usaha dan cara kerja sosial yang pernah ada. Sekarang, kita melihat masa depan di mana 'metaverse' berjanji untuk menciptakan pengalaman virtual imersif yang dapat memecah perbedaan antara kerja di kantor dan kerja remote.

Metaverse berjanji untuk menciptakan dunia digital yang imersif, interaktif, dan yang menyatukan realitas campuran – augmented reality (AR) dan virtual reality (VR) – bersama dengan avatar holografik 3D, IoT, dan digital twins. Dilihat sebagai lompatan besar berikutnya dalam evolusi internet dengan raksasa teknologi seperti Meta, Microsoft dan NVIDIA mengumumkan visi mereka tentang universe alternatif.

3. Presiden Jokowi Serukan Sinergi untuk mempersiapkan Generasi Digital

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat Peluncuran Gerakan Percepatan Generasi Digital di Jakarta Convention Center (JCC) di Jakarta.

"Hingga hari ini, kami memiliki 2.319 start-up. Jumlahnya terus bertambah setiap hari. Kami memiliki satu decacorn. Kami memiliki tujuh unicorn dan masih banyak yang terus didukung untuk menjadi unicorn dan decacorn," kata Presiden Jokowi, seperti dikutip dari website Sekretariat Kabinet. Presiden juga mengatakan, Indonesia juga harus siap menghadapi kemajuan digital global.

Menurutnya, perusahaan besar di seluruh dunia termasuk Facebook, Epic Game, Roblox, dan Microsoft berlomba-lomba membangun Metaverse. Untuk itu, Presiden Jokowi menyampaikan harapannya agar Indonesia dapat mempersiapkan strategi semacam ini.

Dengan dukungan pemerintah kami, kami ingin menyelaraskan misi dan visi kami sesuai dengan mereka.

4. The Power Of Play-To-Earn Gaming

Kemampuan untuk mendapatkan value dunia nyata dengan memainkan permainan blockchain memikat orang ke market karena alasan sederhana bahwa value dapat diperoleh dengan bersenang-senang.

Game play-to-earn telah menggemparkan dunia crypto, dan mudah untuk mengetahui alasannya. Dengan model permainan yang unik, yang ditujukan untuk orang dewasa, para peserta diberi reward cryptocurrency atau NFT hanya untuk bermain game yang mungkin mereka mainkan secara gratis. Dari sana, perusahaan menggunakan Blockchain untuk memberi reward kepada para pemainnya karena telah mengambil bagian.

Play-To-Earn game, memungkinkan orang untuk mandiri secara finansial dan mendapatkan kebebasan dari aktivitas yang mereka sukai.

5. Frontera mencakup semua 4 aspek ini dengan tim yang kuat dan masa depan yang cerah.

Elemen sosial dari metaverse game ini akan membawa lebih banyak kesenangan dan pengalaman yang lebih luas bagi para pemain, karena dari model itu sendiri akan menciptakan terobosan baru di mana para gamer juga dapat menjadi investor crypto dan NFT.

Lebih penting lagi, dengan munculnya Metaverse secara keseluruhan, “permainan” semacam itu akan memberikan sumber pendapatan yang sangat berkelanjutan bagi banyak pemain, sehingga berpotensi mengubah cara melihat pekerjaan di masa depan – namun, nama dan deskripsi untuk karir masa depan ini belum ada.

“Kami bertujuan untuk menjadikan FRONTERA sebagai pintu gerbang bagi para users kami, didukung oleh tim yang kuat dan masa depan yang cerah," kata Andrew Riady menegaskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Depan Internet, Ini Arti Metaverse yang Ramai Jadi Perbincangan

Masa Depan Internet, Ini Arti Metaverse yang Ramai Jadi Perbincangan

Tekno | Jum'at, 17 Desember 2021 | 20:20 WIB

Coinfest 2022: Waspada Crypto Winter Walau Bitcoin Masih Bullish

Coinfest 2022: Waspada Crypto Winter Walau Bitcoin Masih Bullish

Bisnis | Jum'at, 17 Desember 2021 | 06:44 WIB

Lupa Pernah Beli Crypto, Pria Asal Mojokerto Mendadak Untung Rp 500 Juta

Lupa Pernah Beli Crypto, Pria Asal Mojokerto Mendadak Untung Rp 500 Juta

Bisnis | Jum'at, 17 Desember 2021 | 06:00 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional

DPR | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:54 WIB

×