Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Bernadette Sariyem

Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB
Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
Pemimpin Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal saat berbincang dengan Presiden Prabowo Subianto, dalam puncak Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor pada Sabtu (19/9) akhir pekan lalu.
baca 10 detik
  • Pemimpin Pondok Gontor KH Hasan Abdullah Sahal menyampaikan pidato penuh sindiran jenaka di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
  • Peristiwa tersebut terjadi pada puncak Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor pada Sabtu (19/9).
  • Kiai Hasan mengenang sejarah Gontor sekaligus menekankan pentingnya membangun hubungan prasangka baik antara pemimpin dan rakyat.

Suara.com - Pemimpin Pondok Modern Darussalam Gontor, KH Hasan Abdullah Sahal, memberikan pidato berisi guyon bernada sindiran di hadapan Presiden Prabowo Subianto.

Hal itu terjadi saat Kiai Sahal berpidato dalam puncak Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor pada Sabtu (19/9) akhir pekan lalu.

Saat itu, Kiai Sahal menyampaikan pidato dengan gaya khasnya: blak-blakan, penuh refleksi sejarah, namun dibumbui humor segar yang memecah suasana.

Mengawali pidato, Kiai Hasan sempat melontarkan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo yang disambut tawa para santri dan tamu undangan.

“Bapak presiden. Saya ngomong agak tidak enak ya pak. Sorry ye,” ujar Kiai Hasan yang langsung mencairkan suasana kaku di atas panggung. Prabowo, dalam beberapa pidatonya, memang sempat memakai istilah "sorry ye."

Dari 'Nggon Kotor' Menjadi 'Inspirator'

Dalam pidatonya, Kiai Hasan mengenang perjalanan panjang Gontor yang berdiri sejak 1926. Ia mengisahkan asal-usul nama Gontor dengan plesetan jenaka yang sarat makna.

"Tahun 1926, bagaimana Gontor? Gontor itu singkatan nggon kotor (tempat kotor), karena banyak kesyirikan, kekufuran, maksiat. Bahasa inggrisnya molimo. Tapi sekarang, Gontor itu nggon inspirator," kata dia.

Lebih jauh, Kiai Hasan menegaskan, Gontor telah mewakafkan diri untuk umat dan bangsa. Para pendiri pondok, yakni KH Ahmad Sahal, KH Zainudin Fanani, dan KH Imam Zarkasyi, telah mewakafkan ide, sistem, hingga cinta mereka sejak tahun 1958.

baca juga

Sentilan 'Cari Muka' yang Menggelitik

Salah satu momen paling ikonik dalam pidato tersebut adalah saat Kiai Hasan menyinggung fenomena "cari muka" yang kerap terjadi di tengah masyarakat.

Dengan gayanya yang lugas, ia menyindir berbagai perilaku manusia modern di hadapan Presiden.

"Andaikan Pak Prabowo tak datang hari ini, nah ini muka saya, ditarok di mana? Akhinya saya harus cari muka. Sekarnag banyak orang yang cari muka, betul? Orang tak punya ijazah, cari ijazah. Orang tak punya nama, cari nama. Orang tidak punya uang, ari uang. Orang ndak punya jabatan, cari jabatan. Orang tak punya muka, cari muka," kata Kiai Sahal dan Prabowo pun tertawa.

Pesan Peradaban untuk Presiden

Meski penuh candaan, Kiai Hasan tetap membawa pesan serius terkait pembangunan bangsa. Ia menekankan bahwa pendidikan harus berorientasi pada proses, bukan sekadar hasil akhir. Ia mengenalkan prinsip: "Be the best, do the best, have the best."

Kiai Hasan juga menyoroti pentingnya husnuzhan atau prasangka baik antara pemimpin dan rakyat. Ia mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Presiden Prabowo yang mencatatkan sejarah sebagai salah satu dari tujuh Presiden RI yang pernah mengunjungi Gontor.

"Insya Allah saya yakin Pak Prabowo ini berbincang-bincang dengan saya... sudah satu kali, dua kali, tiga kali, sekarang yang keempat kali. Maka saya insya Allah selama Pak Presiden husnuzhan kepada saya, dengan Gontor, insya Allah Gontor husnuzhan kepada Bapak Presiden!" kata Kiai Hasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

Presiden Prabowo Perintahkan Kapolri Usut 95 Korporasi Terindikasi Karhutla: Jangan Ragu

News | Minggu, 20 September 2026 | 17:32 WIB

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

Profil KH Hasan Abdullah Sahal yang Berani Pidato Singgung Cari Muka Depan Prabowo Subianto

News | Minggu, 20 September 2026 | 13:44 WIB

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

Isi Pidato Hasan Abdullah Sahal di Depan Prabowo, dari Sejarah Gontor Sampai Curhat Soal Cari Muka

News | Minggu, 20 September 2026 | 12:07 WIB

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

Berdiri di Depan Rakyat, Prabowo Percaya Diri Bukan Pemimpin Omon-omon

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:36 WIB

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

Giliran Akademisi Kena Serang Presiden Prabowo: Masyarakat Jangan Mau Dicuci Otak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 15:26 WIB

Bongkar Kebocoran APBN Rp480 T! Prabowo: Padahal Bisa Hemat Buat MBG!

Bongkar Kebocoran APBN Rp480 T! Prabowo: Padahal Bisa Hemat Buat MBG!

Video | Sabtu, 19 September 2026 | 11:34 WIB

Kenakan Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo

Kenakan Baju Koko Putih, Prabowo Hadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor di Ponorogo

News | Sabtu, 19 September 2026 | 11:31 WIB

Terkini

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

Amnesty Desak Pemerintah Bentuk Komite Independen Usut Skandal Penyadapan

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:36 WIB

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

Fadli Zon Unggah Foto Pertemuan dengan Prabowo, Ada Seskab Teddy di Istana Merdeka

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:31 WIB

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Review Dive into You: Komedi Romantis dengan Premis Pertukaran Jiwa

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 20:26 WIB

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Daftar Nama Kereta Api yang Tidak Jadi Diganti PT KAI Usai Tuai Protes

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:23 WIB

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Pemilik Kebun Sawit Eks Torganda Surati DPR-Komnas HAM: Kami Minta Hak-hak Masyarakat Dikembalikan

Sumut | Rabu, 04 November 2026 | 20:22 WIB

×