Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Minat Mahasiswa Menjadi Pendiri Startup Tinggi

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 Desember 2021 | 06:38 WIB
Minat Mahasiswa Menjadi Pendiri Startup Tinggi
Ilustrasi startup (shutterstock)

Suara.com - Indonesia menempati peringkat ke lima negara dengan startup terbanyak di dunia. Demikian menurut data Startup Ranking 2021. Di Asia Tenggara, Indonesia juga dinilai memiliki ekosistem bisnis rintisan alias startup teknologi paling bernilai.

Antusiasme mendirikan startup sangat terlihat di kalangan anak-anak muda Indonesia, terutama mahasiswa. Pada berbagai ajang pembinaan, kompetisi ide bisnis, maupun penghargaan bagi startup yang baru didirikan selalu ramai diminati peserta.

Momentum ini mendasari Masyarakat Industri Kreatif TIK/Digital Indonesia (MIKTI) merancang sebuah program bernama “Startup Merdeka” yang sudah berjalan selama satu semester.

Program ini sejalan dengan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

Sebanyak 130 mahasiswa dari 28 Universitas mengikuti program studi independen bersertifikat “Startup Merdeka” batch pertama. Mereka memiliki 36 ide bisnis, yang dibawa ke dalam program yang dirancang untuk memandu mahasiswa membentuk pola pikir serta mempersiapkan pengetahuan dan keterampilan sebagai founder startup ini.

Selama 15 pekan dan dibimbing oleh para mentor, mahasiswa mempraktekkan secara langsung berbagai metode dalam pengembangan ide produk berbasis teknologi. Mulai dari dari tahap identifikasi permasalahan, rumusan ide solusi, validasi target pasar dan pengembangan prototipe produk versi awal.

Sebagai penutup program batch pertama tersebut, diselenggarakan Demo Day secara daring (21/12). Sebanyak 13 rencana pendirian startup dipresentasikan oleh para mahasiswa kepada pengelola inkubator, akselerator, investor, serta mitra strategis lainnya.

“Kami melihat, tingginya minat kalangan mahasiswa untuk mendirikan startup perlu difasilitasi dengan baik. Inilah yang mendorong MIKTI menggulirkan Startup Merdeka batch pertama. MIKTI berharap melalui program tersebut akan lebih banyak startup founder lahir dari kalangan mahasiswa, yang andal dalam menghadirkan solusi teknologi dan berdampak luas bagi masyarakat,” jelas Andy Zaky, Ketua Umum MIKTI pada sambutannya di acara Demo Day Startup Merdeka.

Dalam rangkaian Demo Day Program Startup Merdeka, MIKTI juga meluncurkan buku referensi untuk para penggiat startup yaitu berjudul Startup Tools. Buku ini merangkum berbagai jenis perangkat atau kerangka kerja yang dapat dijadikan rujukan oleh praktisi baik yang bergerak di bisnis startup maupun di bisnis lainnya secara umum, serta program inkubasi startup dan pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi.

baca juga

Kerangka kerja tersebut dikelompokkan ke dalam tahapan startup antara lain: problem solution fit, product launch fit, product market fit, hingga business model fit.

“Banyaknya antusiasme masyarakat untuk mendirikan startup memerlukan sebuah referensi yang bisa dijadikan panduan. Referensi yang berkualitas sekaligus mudah diaplikasikan dalam konteks Indonesia. Referensi ini bisa digunakan oleh mereka yang memang akan atau sedang menjalankan bisnis startup-nya maupun akademisi dalam membimbing para mahasiswa dalam mewujudkan ide startup,” tambah Andy Zaky.

Inisiatif MIKTI dalam menerbitkan buku Startup Tools diapresiasi oleh Mira Tayyiba, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI.

Menurut Mira, semakin meningkatnya antusiasme mahasiswa terhadap dunia startup membutuhkan dukungan dari berbagai pihak untuk membimbing mereka dalam perjalanan mewujudkan ide-idenya.

Referensi yang berkualitas tentang bagaimana membangun startup juga sangat dibutuhkan. Dengan demikian akan melahirkan talenta-talenta digital yang kompeten untuk mengembangkan ekosistem bisnis berbasis teknologi di Indonesia.

“Dengan mengenali berbagai macam tools yang dapat digunakan pada setiap fase perkembangan, diharapkan dapat membantu pelaku bisnis agar tidak tersesat dalam membangun startup. Selain itu, perjalanan mendirikan startup akan berlangsung lebih efektif, efisien, berdaya tahan, serta berkelanjutan,” tambah Dina Dellyana, Koordinator tim penulis buku StartUp Tools.

Buku Startup Tools ini dapat dimiliki oleh masyarakat dan mereka yang tertarik mendirikan startup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tawarkan Solusi Inovatif, McEasy Pecahkan Masalah Konvensional di Bidang Logistik

Tawarkan Solusi Inovatif, McEasy Pecahkan Masalah Konvensional di Bidang Logistik

Tekno | Selasa, 21 Desember 2021 | 13:36 WIB

Percepat Adopsi Teknologi IKM, Kemenperin Gandeng Tech Startup

Percepat Adopsi Teknologi IKM, Kemenperin Gandeng Tech Startup

Tekno | Senin, 20 Desember 2021 | 13:18 WIB

Decacorn: Pengertian, Valuasi dan Tingkatan Sebuah Startup Berdasarkan Valuasi

Decacorn: Pengertian, Valuasi dan Tingkatan Sebuah Startup Berdasarkan Valuasi

Bisnis | Sabtu, 18 Desember 2021 | 16:27 WIB

Terkini

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu

Jabar | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:18 WIB

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×