Modal Lahan Nganggur di Rumah, Haryanto Untung Jutaan Rupiah Dari Jualan Bawang

M Nurhadi

Kamis, 30 Desember 2021 | 10:45 WIB
Modal Lahan Nganggur di Rumah, Haryanto Untung Jutaan Rupiah Dari Jualan Bawang
Ilustrasi bawang merah. (Unsplash.com/Paul Magdas)

Suara.com - Keberhasilan tidak melulu datang kepada orang-orang yang mengandalkan keberuntungan. Kesuksesan juga kerap datang pada orang yang memahami momen yang tepat dari peluang yang datang.

Salah satunya yang dilakukan Haryanto (53) yang belum lama ini memanen 1,5 Kwintal bawang merah dalam waktu dua bulan.

Ia bukan sosok yang memiliki lahan luas, namun, warga Pekon Podomoro, Pringsewu, Lampung ini hanya memanfaatkan lahan kosong samping tanggul kolam ikannya.

Berbekal lahan kosong di tiga kolam ukuran 6x10 Meter dan ilmu yang belajar secara otodidak, ia mampu meraup uang jutaan rupiah tiap panen.

Melansir dari jaringan Suara.com, Lampungpor, Haryanto menuturkan, awalnya ia hanya mengusahakan budidaya ikan gurame di tiga kolam ukuran masing-masing 6x10 meter.

Lantaran waktu panen gurame cukup lama hingga delapan bulan, Haryanto kemudian mencoba untuk memanfaatkan lahan di pinggir kolam.

"Awalnya lahan di sekitar kolam, ditanami cabai, terong, dan tomat, tapi yang dilihat punya prospek yang bagus adalah bawang merah. Ini karena bawang mera tidak membutuhkan waktu lama, tapi perawatannya mesti ekstra dibanding tanaman lain," kata Haryanto, Minggu (5/12/2021).

Untuk informasi, bawang merah tidak bisa berkembang dengan baik jika kekurangan air, tapi ubinya juga bisa busuk jika terlalu banyak air atau pada saat intensitas hujan yang tinggi. 

"Jika semua perawatan sudah dilakukan dengan maksimal, maka dalam sekali panen bisa 1,5 Kwintal bawang merah kering, hanya dari lahan sekitar kolam ikan. Melihat cuaca juga, jika memang kira-kira bakal banyak curah hujan, ada baiknya dipanen sejak dini agar ubinya tidak busuk," ujar Haryanto.

baca juga

Salah satu kendala yang sering dihadapi selama ini, pasca panen harga bawang merah bisa saja turun drastis.

Kalau harga lagi bagus bisa dikisaran Rp20 ribu sampai Rp25 ribu perkilogramnya. Namun jika harganya dibawah Rp20 ribu, maka hasilnya tidak akan menutupi biaya produksi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijamin Awet Berbulan-bulan, Begini Tips Simpan Bawang Putih Agar Tetap Segar

Dijamin Awet Berbulan-bulan, Begini Tips Simpan Bawang Putih Agar Tetap Segar

Lifestyle | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:00 WIB

Jemaat GPI Tulang Bawang Dilarang Ibadah Natal, Ini Kata LBH Bandar Lampung

Jemaat GPI Tulang Bawang Dilarang Ibadah Natal, Ini Kata LBH Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 29 Desember 2021 | 13:23 WIB

Diprotes Usai Buang Sampah Kulit di Lahan Warga, Pihak Royale Durian Beri Klarifikasi

Diprotes Usai Buang Sampah Kulit di Lahan Warga, Pihak Royale Durian Beri Klarifikasi

Hits | Rabu, 29 Desember 2021 | 12:28 WIB

Pemkot Samarinda Seperti Rebutan Lahan dengan Mafia Tanah, Kenapa?

Pemkot Samarinda Seperti Rebutan Lahan dengan Mafia Tanah, Kenapa?

Kaltim | Selasa, 28 Desember 2021 | 22:04 WIB

Pendeta GPI Tulang Bawang Buka Suara Soal Video Pelarangan Ibadah Natal

Pendeta GPI Tulang Bawang Buka Suara Soal Video Pelarangan Ibadah Natal

Lampung | Selasa, 28 Desember 2021 | 14:35 WIB

Siap-siap, Pakar Prediksi Indonesia akan Alami Kemarau Kering pada 2022

Siap-siap, Pakar Prediksi Indonesia akan Alami Kemarau Kering pada 2022

Jabar | Selasa, 28 Desember 2021 | 12:40 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×