Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

IPO Saham Adaro Minerals (ADMR) Disambut Antusias, Oversubscribed Sampai 179 Kali

M Nurhadi | Suara.com

Senin, 03 Januari 2022 | 15:25 WIB
IPO Saham Adaro Minerals (ADMR) Disambut Antusias, Oversubscribed Sampai 179 Kali
Adaro Minerals (ADMR)

Suara.com - PT Adaro Minerals Indonesia Tbk atau AMI (ADMR) secara resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) usai resmi penawaran umum sahamnya (IPO) digelar hari ini dengan sambutan luar biasa yang ditandai kelebihan pemesanan atau oversubscribed hingga 179 kali dari penjatahan terpusat. 

Lantaran kelebihan pemesanan tersebut, Adaro Minerals telah menawarkan sebanyak 16,37% dari modal dan disetorkan usai penawaran umum.

AMI merupakan perusahaan di bawah naungan PT Adaro Energy Tbk (AE) dan merupakan perusahaan pertama di bawah AE yang tercatat di BEI.  Sementara, PT Ciptadana Sekuritas Asiajadi penjamin penawaran umum ini. 

Adaro Minerals berkiprah di bidang usaha pertambangan batu bara metalurgi melalui perusahaan anak. Dalam menjalankan usahanya AMI beserta perusahaan anaknya didukung dengan rantai pasokan yang terintegrasi dari tambang hingga ke stockpile dan area transshipment. 

AMI berharap, melalui IPO ini mampu terus mengembangkan bisnisnya dan menciptakan nilai maksimum dari aset-aset yang dimiliki. 

Presiden Komisaris AMI, Garibaldi Thohir menyambut gembira kesuksesan pencatatan AMI di bursa, dengan sangat bersyukur ADMR dapat menjadi perusahaan pertama di bawah naungan AE yang melantai di BEI. 

"Kami telah mengembangkan aset kelas dunia yang dimiliki AMI dalam beberapa tahun belakangan untuk membuka potensi salah satu deposit batu bara metalurgi yang terbesar di dunia. Hal ini sejalan dengan objektif AE untuk menciptakan nilai maksimum berkelanjutan dari batu bara Indonesia. Kami mendukung sepenuhnya IPO AMI ini dan berharap agar kontribusi AMI terhadap AE dapat terus tumbuh karena kami optimis akan prospeknya di masa depan,” ujarnya dikutip dari keterangan resmi yang diterima awak media, Senin (3/1/2022). 

Sesuai dengan prospektus, sekitar 58,83% dari dana yang diperoleh dari penawaran umum ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi dan pengeluaran tertentu yang berhubungan dengan penawaran umum ini, akan digunakan untuk keperluan pemberian pinjaman kepada perusahaan anak, PT Maruwai Coal (MC), untuk belanja modal antara lain perbaikan dan peningkatan kapasitas infrastruktur pertambangan batu bara serta infrastruktur pendukung, seiring dengan meningkatnya produksi batu bara dan biaya eksplorasi dalam rangka keperluan pengembangan teknik penambangan di Lampunut dalam kurun waktu tahun 2022 sampai dengan 2023.

Sisanya akan digunakan untuk membayar kembali sebagian pokok atas pinjaman Adaro Minerals dari Adaro Energy. 

Presiden Direktur AMI, Iwan Dewono Budiyuwono, mengatakan pihaknya berterima kasih kepada para investor atas antusiasme dan dukungannya pada IPO AMI.

"AMI saat ini merupakan produsen batu bara kokas keras pertama dan satu-satunya di Indonesia. Batu bara kokas keras merupakan salah satu bahan baku utama dalam produksi baja. Pertumbuhan ekonomi, aktivitas konstruksi, dan urbanisasi akan terus menyokong permintaan baja global,” kata dia.

Ia juga menambahkan, melalui IPO ini, AMI berharap untuk dapat terus meningkatkan kinerja operasional dan kinerja lingkungan, sosial dan tata kelola perusahaan (environmental, social, and governance atau ESG). Pengelolaan lingkungan, pengembangan komunitas, serta tata kelola perusahaan merupakan bagian tak terpisahkan dari kegiatan usaha AMI. 

"Sejak awal beroperasi, AMI menerapkan standar ESG tingkat dunia sesuai dengan arahan dari AE. Kami juga berharap kehadiran AMI dapat memenuhi kebutuhan akan bahan baku pembuatan baja di dalam negeri dan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar dia. 

Adaro Minerals bergerak di bidang usaha pertambangan batu bara metalurgi melalui perusahaan anak. Masing-masing dari lima perusahaan anak AMI mempunyai konsesi tambang berdasarkan PKP2B yang berlokasi di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Penjualan batu bara sampai dengan 8M21 mencapai 1,4 juta ton (Mt). 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bank Sumut Pastikan IPO Juni 2022

Bank Sumut Pastikan IPO Juni 2022

Sumut | Minggu, 02 Januari 2022 | 18:37 WIB

Bank Sumut Melantai di Bursa Saham pada 2022

Bank Sumut Melantai di Bursa Saham pada 2022

Sumut | Rabu, 29 Desember 2021 | 16:39 WIB

Alasan Ingin Mengabdi pada Negara, Dirut Bukalapak Mundur dari Jabatan

Alasan Ingin Mengabdi pada Negara, Dirut Bukalapak Mundur dari Jabatan

Sumsel | Rabu, 29 Desember 2021 | 15:28 WIB

Budidaya Madu Kelulut Bawa Adaro Meraih Proper Emas KLHK

Budidaya Madu Kelulut Bawa Adaro Meraih Proper Emas KLHK

Bisnis | Rabu, 29 Desember 2021 | 10:53 WIB

IPO di Kuartal III 2022, Begini Persiapan ASDP

IPO di Kuartal III 2022, Begini Persiapan ASDP

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 16:37 WIB

OJK Greget Masih Banyak Perusahaan Startup Belum Pede untuk IPO

OJK Greget Masih Banyak Perusahaan Startup Belum Pede untuk IPO

Bisnis | Kamis, 09 Desember 2021 | 13:58 WIB

Terkini

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:34 WIB

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 21:08 WIB

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:46 WIB

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:31 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:09 WIB

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:00 WIB

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:54 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:35 WIB

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 19:20 WIB