Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.699.000
Beli Rp2.575.000
IHSG 6.172,340
LQ45 616,921
Srikehati 300,840
JII 375,650
USD/IDR 17.821

Harga Emas Naik, Dipengaruhi Kekhawatiran Investor soal Varian Omicron

Bimo Aria Fundrika, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 05 Januari 2022 | 08:10 WIB
Harga Emas Naik, Dipengaruhi Kekhawatiran Investor soal Varian Omicron
Ilustrasi emas. (Pixabay/@stevebidmead)

Suara.com - Harga emas menguat pada perdagangan hari Selasa, karena permintaan untuk logam julukan safe-haven itu meningkat karena kekhawatiran atas lonjakan kasus Covid-19 yang dapat mengancam pemulihan ekonomi global.

Mengutip CNBC, Rabu (5/1/2022) harga emas di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD1.814,45 per ounce pada pukul. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,8 persen menjadi USD1.814,60 per ounce.

Tahun ini dimulai dengan rekor tertinggi baru untuk ekuitas, tetapi sulit untuk menentukan apakah kenaikan beruntun ini akan berlanjut. "Investor sudah mulai kembali ke tempat yang aman," kata Ed Moya, analis OANDA.

"Dampak Omicron akan paling terasa di sisi inflasi dan pemulihan ekonomi," tambah Moya.

Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Wall Street memangkas kenaikan setelah awal yang optimistis untuk Tahun Baru karena investor memutar kembali pengambilan risiko setelah data menunjukkan sektor manufaktur Amerika melambat bulan lalu, dan kekhawatiran Covid-19 masih menghantui.

Beberapa negara memberlakukan pembatasan untuk mengatasi lonjakan kasus yang didorong varian baru tersebut.

"Kekhawatiran seputar varian Omicron memicu permintaan safe-haven dalam emas," ungkap keterangan TD Securities.

Emas, yang tidak menawarkan imbal hasil, cenderung tidak disukai investor saat suku bunga naik.

"Kekhawatiran inflasi yang baru dapat menghantam pasar dalam waktu dekat dan melemahkan selera risiko karena imbal hasil obligasi kemungkinan akan terus meningkat," papar Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

baca juga

Sementara itu logam lainnya perak naik 0,7 persen menjadi USD23,02 per ounce, platinum melesat 1,7 persen menjadi USD970,73 per ounce, dan paladium melambung 2,2 persen menjadi USD1.865,27 per ounce.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Bitcoin Dianggap Lebih Berharga dari Emas, Mengapa?

Kini Bitcoin Dianggap Lebih Berharga dari Emas, Mengapa?

Batam | Selasa, 04 Januari 2022 | 12:02 WIB

Sempat Naik Rp7000, Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Hari Ini

Sempat Naik Rp7000, Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Hari Ini

Batam | Selasa, 04 Januari 2022 | 11:49 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Beli

Harga Emas Antam Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Beli

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 10:15 WIB

Terkini

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

MSCI Bongkar Borok Bursa RI di Mata Investor Global, Informasi Saham Tidak Selalu Berbahasa Inggris

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:16 WIB

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Tak Lagi Bebas, OJK Batasi Kepemilikan Asing dan Atur Ulang Bisnis BNPL

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Ekspor Sawit Terancam Mandek, Pengusaha Wanti-wanti Layanan DSI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:09 WIB

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Layani 301 Ribu Penumpang, ASDP Perbesar Pelabuhan Tanjung Uban

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 08:05 WIB

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Emiten Teknologi ELIT Tahan Dividen untuk Ekspansi Bisnis

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:58 WIB

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

PGN-BRIN Kembangkan Minapadi Salin, Bidik Hasil Padi 7 Ton per Hektare

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:55 WIB

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Panggil Seluruh Bos Himbara, Prabowo Tagih Peran Himbara ke Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:53 WIB

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Mulai 1 Juli 2026, Transfer Valas ke Luar Negeri dan Pembelian Dolar Diawasi Lebih Ketat

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:35 WIB

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Prabowo Minta Bank Himbara Tak Hanya Kejar Laba, tapi Juga Rangkul UMKM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 07:08 WIB

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Lega! MSCI Tak Jadi Turunkan Bursa RI ke Frontier Market

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 06:56 WIB