Kasus Omicron di Tanah Air Makin Membuat Sri Mulyani Khawatir

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 24 Januari 2022 | 13:13 WIB
Kasus Omicron di Tanah Air Makin Membuat Sri Mulyani Khawatir
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita, Senin (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku sedikit khawatir dengan makin meningkatnya kasus penularan virus Covid-19 terutama lewat varian Omicron di tanah air.

Untuk itu dirinya meminta masyarakat untuk tetap waspada dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

"Saat ini kita meningkatkan kewaspadaan dengan kenaikan jumlah Omicron yang mulai terjadi transmisi karena adanya orang baru datang dari luar negeri," kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan DPD RI, Senin (24/1/2022).

Sri Mulyani berujar pemerintah tidak ingin kasus Omicron sama seperti yang terjadi lewat varian Delta. Untuk itu koordinasi di internal pemerintah pun makin ditingkatkan.

"Untuk itu pemerintah, Presiden setiap minggu selalu ada sidang kabinet rutin untuk melihat dan mengevaluasi penanganan Covid-19 dan pelaksanaan PPKM," kata dia.

Kewaspadaan terutama ditingkatkan dari munculnya varian Omicron transmisi luar negeri. Dimana banyak masyarakat yang melakukan perjalanan luar negeri pada liburan Natal dan Tahun Baru.

"Walaupun pemerintah sudah menghimbau masyarakat tidak keluar negeri namun tetap ada yang keluar negeri dan sekarang ini mereka arus baliknya itu pada awal Januari hingga pertengahan ini, sehingga kalau kita lihat kasus bawaan dari luar negeri mulai men-trigger terjadinya kasus lokal," katanya.

Kementerian Kesehatan melaporkan jumlah kasus Covid-19 varian Omicron terus bertambah menjadi 1.626 kasus di Indonesia per Senin (24/1/2022).

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, 369 kasus di antaranya merupakan transmisi lokal di tengah masyarakat.

"Per hari ini total kasus Omicron 1.626 orang, terdiri dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) 1.019 orang dan non PPLN atau transmisi lokal 369 orang," kata Nadia saat dihubungi, Senin (24/1/2022).

Selain itu masih terdapat 238 kasus lainnya yang masih dalam penyelidikan epidemiologis apakah kasus transmisi lokal atau kasus impor dari luar negeri.

Kemenkes juga mencatat sudah ada dua pasien Omicron yang meninggal dunia di Indonesia karena memiliki riwayat penyakit atau komorbid berat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Kasus Omicron Naik, Pemerintah Belum Terpikir Terapkan PPKM Darurat atau Lockdown

Meski Kasus Omicron Naik, Pemerintah Belum Terpikir Terapkan PPKM Darurat atau Lockdown

Bisnis | Senin, 24 Januari 2022 | 13:10 WIB

Omicron Kian Mengganas di Indonesia, Dalih Menkes Pilih Tes PCR STGF Ketimbang Tes Genome Sequence

Omicron Kian Mengganas di Indonesia, Dalih Menkes Pilih Tes PCR STGF Ketimbang Tes Genome Sequence

News | Senin, 24 Januari 2022 | 13:10 WIB

Imbas Varian Omicron Menggila, Menkes Klaim Bakal Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

Imbas Varian Omicron Menggila, Menkes Klaim Bakal Percepat Vaksinasi Booster di Jabodetabek

News | Senin, 24 Januari 2022 | 12:26 WIB

Terkini

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Tantrum Harga Minyak Meroket, Trump Cap NATO Pengecut Karena Tak Mau Ikut Buka Selat Hormuz

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:38 WIB

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Pertamina Kawal Pemudik Lalui Jalur Non-Tol Pantura

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 22:25 WIB

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Raksasa Migas Italia Finalisasi Proyek Gas Strategis di Kaltim

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 21:39 WIB

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Pastikan Stok BBM Aman Selama Mudik, Wakil Menteri ESDM Kunjungi Rest Area 379 A Batang-Semarang

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:52 WIB

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Cerita Ibu Eka Setelah Dua Tahun Menahan Rindu Kini Bisa Mudik Nyaman Bareng PNM

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:41 WIB

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Menteri LH: PT Agincourt Resources Boleh Kelola Tambang Emas Martabe Lagi

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 20:18 WIB

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik  Harga

Purbaya: Harga BBM Subsidi Tak Akan Naik Harga

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:56 WIB

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Layanan BRI Lebaran 2026: Cukup Scan QRIS, Bisa Kirim THR dalam Hitungan Detik via BRImo

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:46 WIB

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

BRI Siap Sedia Layani Nasabah Lebaran 2026: 627 Ribu E-Channel Aktif Layani Nasabah 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 19:10 WIB

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 16:31 WIB