Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Program Makmur Erick Thohir Sejahterakan Petani, Pengamat: Kebijakan yang Baik

Iwan Supriyatna

Rabu, 02 Februari 2022 | 13:41 WIB
Program Makmur Erick Thohir Sejahterakan Petani, Pengamat: Kebijakan yang Baik
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

Suara.com - Pengamat Kebijakan Publik, Trubus Rahardiansyah memuji program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) yang diusung Menteri BUMN, Erick Thohir. Menurutnya, progam tersebut sangat baik.

"Ini adalah kebijakan yang baik. Artinya gini, itukan upaya bagaimana Pak Erick Thohir untuk mencapai kesejahteraan petani, intinya itu," tuturnya ditulis Rabu (2/2/2022).

Trubus menilai, kehadiran program Makmur dibutuhkan masyarakat di masa pandemi ini. Terlebih COVID-19 berbagai varian sedang merebak dan daya beli masyarakat terus menurun.

"Indonesia di gelombang ketiga ini sudah berat. Masyarakat ini sudah dua tahun lebih dalam situasi daya beli turun, konsumsi rumah tangga memprihatinkan, tau sendiri lah semuanya. Jadi apa yang dilakukan Erick Thohir ini sangat membantu," katanya.

Namun, Trubus mengingatkan Erick Thohir untuk melakukan elaborasi dan kolaborasi dalam program Mamur. Menurutnya, langkah itu harus dilakukan demi mewujudkan sinergitas di antara kementerian dan lembaga.

"Harus adanya kolaborasi dan elaborasi. Karena harus ada yang namanya sinergitas. Itu hanya terwujud jika pihak-pihak yang selama ini menikmati harus berpikir legowo untuk mengurangi egosektoral agar program lancar demi kepentingan masyarakat," imbuhnya.

Lebih lanjut Trubus menuturkan, selain program Makmur, banyak kebijakan Erick Thohir yang sangat baik. Trubus menilai, kebijakan-kebijakan positif tersebut mesti didukung berbagai pihak.

"Jadi sebenarnya Pak Erick Thohir banyak program yang bagus untuk menata BUMN. Cuma ya itu warisan BUMN yang lama cukup menggurita masalahnya. Pada akhirnya Pak Erick Thohir berat menanggung warisan leluhur yang serba berantakan. Yang dilakukan Erick Thohir sebenarnya harus disupport," imbuhnya.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir membangun ekosistem industri pertanian dalam program Makmur. Sebanyak 50 ribu petani ikut serta dan 71 ribu hektarare lahan pertanian disiapkan demi menyukseskan program ini.

baca juga

"Masa dua tahun saya turun, lahan petani hilang terus, nyekolahin anak susah, mau ke mana bangsa kita?," kata Erick di Lampung, Minggu (30/1/2022).

Sebagai informasi, Makmur merupakan program Kementerian BUMN untuk menyejahterakan petani melalui sejumlah dukungan. Mulai dari permodalan, asuransi, bibit, supply pupuk, hingga pembeli hasil produksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bercanda Minta Jabatan Komisaris ke Erick Thohir, Admin Akun Centang Biru NU Jadi Sasaran Kemarahan

Bercanda Minta Jabatan Komisaris ke Erick Thohir, Admin Akun Centang Biru NU Jadi Sasaran Kemarahan

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 08:28 WIB

Menuju Pilpres 2024, PKS Lirik Anies Baswedan hingga Erick Thohir dan Ganjar Pranowo

Menuju Pilpres 2024, PKS Lirik Anies Baswedan hingga Erick Thohir dan Ganjar Pranowo

Sumbar | Selasa, 01 Februari 2022 | 12:55 WIB

Antara Erick Thohir, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Siapa yang akan Digandeng PKS untuk Pilpres 2024?

Antara Erick Thohir, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan, Siapa yang akan Digandeng PKS untuk Pilpres 2024?

News | Selasa, 01 Februari 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Cek Rincian Lengkap untuk Semua Ukuran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 08:12 WIB

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Industri AI Perbankan Kian Diminati, 96 Persen Perusahaan Siap Beri Gaji Lebih Tinggi

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:52 WIB

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Emiten DSFI Akui Pelemahan Rupiah Bikin Harga Barang Jadi Naik

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:27 WIB

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Driver Sambut Potongan Komisi Ojol 8 Persen, Berharap Tak Muncul Biaya Baru yang Kurangi Pendapatan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 07:05 WIB

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 21:10 WIB

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:39 WIB

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:35 WIB

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:40 WIB

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 19:35 WIB