Ukuran Tempe Kini Makin Kecil Gegara Harga Kedelai Mahal

M Nurhadi

Selasa, 22 Februari 2022 | 16:10 WIB
Ukuran Tempe Kini Makin Kecil Gegara Harga Kedelai Mahal
ILUSTRASI-Kapolres Sukoharjo AKBP Wahyu Nugroho Setyawan saat meninjau perajin tahu di wilayah Kartasura, Sukoharjo, Senin (21/2/2022). [suara.com/ari welianto]

Suara.com - Pembuat tempe di Yogyakarta memilih tetap menjaga harga tempe dengan mengecilkan ukuran tempe demi menyiasati harga kedelai yang terus mengalami kenaikan sejak Januari.

“Tujuannya supaya harga tempe tidak naik, jadi ukurannya yang dikurangi. Jadi lebih kecil, lebih ringan,” kata Mukhamad Ridloi salah satu perajin tempe di Yogyakarta, Selasa (22/2/2022).

Jika biasanya ia menggunakan kedelai sebanyak 500 gram untuk membuat satu papan tempe, maka saat ini dikurangi menjadi 400 gram agar produk menjadi lebih kecil.

Menurut dia, harga kedelai terus mengalami kenaikan sejak Januari dari semula Rp9.000 per kilogram dan kini mencapai lebih dari Rp11.000 per kilogram.

“Kenaikan harga kedelai saat ini yang paling mahal. Beberapa tahun lalu juga sempat terjadi hal yang sama. Ada kenaikan harga kedelai dari Rp7.000 per kilogram menjadi Rp9.000 per kilogram,” katanya kepada Antara.

Pilihan untuk mogok memproduksi tahu atau tempe seperti yang dilakukan perajin di kota lain, lanjut Ridloi, bukan menjadi pilihan perajin di Kota Yogyakarta.

“Kalau di Yogyakarta saya kira produk tahu dan tempe tetap bisa ditemui dengan mudah karena tidak ada perajin yang mogok untuk memprotes mahalnya harga kedelai,” kata perajin asal Kelurahan Warungboto Yogyakarta itu.

Meskipun demikian, ia pun berharap agar pemerintah bisa melakukan intervensi untuk menurunkan harga kedelai sehingga tidak memberatkan produsen dan konsumen.

“Dari informasi yang beredar, harga kedelai dimungkinkan terus naik bisa sampai Rp15.000 per kilogram pada Mei,” katanya.

baca juga

Jika harga kedelai terus mengalami kenaikan, maka dimungkinkan perajin akan mengurangi produksi tempe. Dalam sehari, Ridloi mengatakan mengolah sekitar 150 kg kedelai menjadi tempe yang dipasarkan di dua pasar besar Kota Yogyakarta, yaitu Giwangan dan Beringharjo.

“Dalam kondisi minyak goreng langka seperti saat ini juga berpengaruh pada penjualan tempe karena biasanya yang membeli dalam jumlah banyak adalah pedagang gorengan. Tetapi banyak pedagang yang libur karena minyak goreng langka. Penjualan tempe berkurang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Yogyakarta Yunianto Dwi Sutono mengatakan, tidak ada kelangkaan produk tahu dan tempe di pasar tradisional di kota tersebut.

“Tidak ada kelangkaan. Tetapi banyak produk yang ukurannya dikecilkan. Dimungkinkan untuk memastikan agar harga produk tetap,” katanya.

Menurut dia, siasat mengecilkan ukuran produk tahu dan tempe dilakukan produsen karena harga kedelai yang mahal.

“Banyak perajin yang menggunakan kedelai impor. Tetapi impor dari China dibatasi untuk memenuhi kebutuhan peternakan di sana,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jerit Perajin Tempe di Sumut Gegara Harga Kedelai Naik: Terpaksa Kita Kecilkan Ukurannya!

Jerit Perajin Tempe di Sumut Gegara Harga Kedelai Naik: Terpaksa Kita Kecilkan Ukurannya!

Sumut | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:51 WIB

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Kartasura Sukoharjo Pilih Kurangi Takaran dan Ukuran Tahu

Harga Kedelai Naik, Perajin Tahu di Kartasura Sukoharjo Pilih Kurangi Takaran dan Ukuran Tahu

Surakarta | Selasa, 22 Februari 2022 | 15:03 WIB

Rapor Buruk Pangadaan Bahan Pangan, Setelah Minyak Goreng Kini Kedelai Impor Mahal

Rapor Buruk Pangadaan Bahan Pangan, Setelah Minyak Goreng Kini Kedelai Impor Mahal

Surakarta | Selasa, 22 Februari 2022 | 14:26 WIB

Indonesia akan Produksi 1 Juta Ton Kedelai, Luas Lahannya Mencapai 650 Ribu Hektare

Indonesia akan Produksi 1 Juta Ton Kedelai, Luas Lahannya Mencapai 650 Ribu Hektare

Kalbar | Selasa, 22 Februari 2022 | 13:53 WIB

Lagi Susah Ditemui, Ini Manfaat Tempe Sebenarnya yang Baik untuk Semua umur dari Bayi Hingga Lansia

Lagi Susah Ditemui, Ini Manfaat Tempe Sebenarnya yang Baik untuk Semua umur dari Bayi Hingga Lansia

Banten | Selasa, 22 Februari 2022 | 13:50 WIB

Waduh! Gara-gara Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tahu di Banjarnegara Terpaksa Kurangi Karyawan

Waduh! Gara-gara Harga Kedelai Impor Naik, Perajin Tahu di Banjarnegara Terpaksa Kurangi Karyawan

Jawa Tengah | Selasa, 22 Februari 2022 | 13:36 WIB

Terkini

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

Kalbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:10 WIB

BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Raih 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026, BRI Perkuat Posisi di Industri Keuangan

Raih 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026, BRI Perkuat Posisi di Industri Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:07 WIB

Belajar Menjaga Harmoni dengan Laut Lewat Tradisi Tetulak Tamperan

Belajar Menjaga Harmoni dengan Laut Lewat Tradisi Tetulak Tamperan

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

×