Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Rusia-Ukraina Makin Panas, Harga Minyak Dunia Berbalik Menguat

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 24 Februari 2022 | 06:34 WIB
Rusia-Ukraina Makin Panas, Harga Minyak Dunia Berbalik Menguat
Sebuah foto serangan mortir di daerah perbatasan Rostov, Rusia yang dirilis Dinas Keamanan Federal Rusia, serangan itu diklaim ditembakkan dari wilayah Ukraina pada Senin (21/2/2022) siang WIB. (Foto: AFP)

Suara.com - Harga minyak dunia membalikkan kerugian di awal sesi dan ditutup relatif stabil pada perdagangan Rabu, di tengah laporan bahwa pemerintah Ukraina, kementerian luar negeri dan layanan keamanan negara terdampak serangan siber baru-baru ini.

Mengutip CNBC, Kamis (24/2/2022) minyak mentah berjangka Brent, patokan internasional, tak berubah menjadi menjadi USD96,86 per barel, setelah menyentuh USD99,50 pada sesi Selasa, level tertinggi sejak September 2014.

Sementara itu, patokan Amerika Serikat, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), ditutup 19 sen lebih tinggi menjadi USD92,10 per barel.

Saham Wall Street tergelincir, Rabu, setelah menyerahkan semua kenaikan di sesi pembukaan karena laporan serangan siber di beberapa situs web milik lembaga pemerintahan Ukraina menambah kekhawatiran tentang meningkatnya ketegangan dengan Rusia.

Ukraina mengumumkan keadaan darurat, Rabu, dan memerintahkan warganya di Rusia untuk melarikan diri, sementara Moskow mulai mengevakuasi kedutaannya di Kyiv dalam tanda-tanda terbaru yang tidak menyenangkan bagi Ukraina yang ketar-ketir terhadap serangan militer Rusia habis-habisan.

Harga juga naik pada sesi Selasa di tengah kekhawatiran bahwa sanksi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia, setelah mengirim pasukan menuju dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur, dapat mempengaruhi pasokan energi.

Sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat, Uni Eropa, Inggris, Australia, Kanada, dan Jepang difokuskan pada perbankan dan elite Rusia, sementara Jerman menghentikan sertifikasi pipa gas dari Rusia.

Tetapi Amerika Serikat memperjelas bahwa sanksi yang disetujui dan sanksi yang mungkin dikenakan tidak akan menargetkan aliran minyak dan gas.

Namun, analis memperkirakan harga minyak akan terus melihat dukungan dari krisis Rusia-Ukraina, dengan beberapa negara Barat berjanji untuk menjatuhkan sanksi lebih berat jika Rusia melancarkan invasi penuh.

baca juga

"Prospek peningkatan konflik di Ukraina bakal menjaga premi risiko geopolitik," kata Stephen Brennock, analis broker PVM Oil.

"Ada risiko bahwa Rusia akan membalas sanksi tersebut dengan mengurangi pengiriman atas kemauannya sendiri," kata analis Commerzbank, Carsten Fritsch.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dolar AS Melesat Seiring Berlanjutnya Ketegangan di Ukraina

Dolar AS Melesat Seiring Berlanjutnya Ketegangan di Ukraina

Bisnis | Kamis, 24 Februari 2022 | 05:40 WIB

Tak Bisa Tinggalkan Rusia atau Ukraina, Presiden Turki Erdogan Kembali Tawarkan Jadi Mediator Perundingan Kedua Negara

Tak Bisa Tinggalkan Rusia atau Ukraina, Presiden Turki Erdogan Kembali Tawarkan Jadi Mediator Perundingan Kedua Negara

Jogja | Rabu, 23 Februari 2022 | 20:20 WIB

Respon Konflik di Perbatasan Ukraina dan Rusia, Taiwan Waspadai Pergerakan China

Respon Konflik di Perbatasan Ukraina dan Rusia, Taiwan Waspadai Pergerakan China

Jogja | Rabu, 23 Februari 2022 | 15:54 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×