Menko Luhut Heran Masyarakat Daerah Marah-marah ada TKA, Tapi Pendidikannya Rendah

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Kamis, 24 Februari 2022 | 16:30 WIB
Menko Luhut Heran Masyarakat Daerah Marah-marah ada TKA, Tapi Pendidikannya Rendah
Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan saat meninjau pembangunan jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Tol Becakayu), Jumat (24/12/2021). [Dok. Humas Kemenko Marves]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan meminta pemerintah daerah (pemda) untuk memperhatikan pendidikan. Pasalnya, ia melihat tingkat pendidikan di daerah masih rendah.

Menurut Luhut, tingkat pendidikan yang rendah itu yang membuat tenaga kerja asing masuk dalam pembangunan infrastruktur di daerah-daerah.

Luhut menjelaskan, banyak masyarakat lokal yang marah, karena tidak diikutsertakan dalam pembangunan infrastruktur. Padahal, kata dia, rata-rata masyarakat di daerah pelosok masih berpendidikan rendah.

"Saya minta juga pendidikannya, bagaimana di daerah industri baru bangun di weda bay dan lain-lain tingkat pendidikan rendah, karena kita kurang perhatian. Orang marah-marah kenapa nggak bawa tenaga kerja Indonesia, nggak ada. Masih banyak di daerah 7x7 itu sama dengan 77," ujarnya dalam Webinar Gernas BBI, Kamis (24/2/2022).

Namun demikian, Luhut memastikan Indonesia tidak menyerah dengan begitu saja. Pemerintah tengah membangun politeknik-politeknik di daerah untuk memperbaiki sistem pendidikan dan menaikkan keahlian atau skill sumber daya manusia (SDM).

"Kita nggak mau nyerah, kita training guru-gurunya, kita bikin politekniknya, SMA, SMP diperbaiki, dengan World Bank juga dalam rangka G20 satu pendidikan," ucap dia.

Di sisi lain, Luhut menuturkan, Indonesia juga memiliki potensi pertanian baru yang bisa dimanfaatkan oleh para UMKM.

Misalnya di, daerah Palu ada lahan 30 hektare yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk membuat pertanian dan mengolah hasil pertanian tersebut.

"Ada dataran tinggi di Palu katanya ada 30 ribu hektare yang bisa dibuat pertanian itu UMKM bisa suplai IKN baru dan suplai industri di Sulawesi," imbuh dia.

baca juga

Wakil Ketua KPCPEN ini juga meminta pemda agar bisa menjaga keberadaan usaha UMKM. Sebab, tambah Luhut, kontribusi UMKM perekonomian daerah maupun nasional sangat besar saat ini.

"Kami tidak sangka peran UMKM ini besar, ini backbone ekonomi tapi nggak sadar kita kontribusinya bisa 1% ke ekonomi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gubernur Edy Rahmayadi Bandingkan Jumlah Bendungan di Sumut dengan Jawa

Gubernur Edy Rahmayadi Bandingkan Jumlah Bendungan di Sumut dengan Jawa

Sumut | Selasa, 22 Februari 2022 | 11:29 WIB

Viral Sopir Truk Cekcok di Tol Palembang-Kayu Agung, Petugas Diduga Ingin Pungut Pungli

Viral Sopir Truk Cekcok di Tol Palembang-Kayu Agung, Petugas Diduga Ingin Pungut Pungli

Sumsel | Senin, 21 Februari 2022 | 15:01 WIB

Telkom dan Telkomsel Gelar Jaringan Internet 5G di Kawasan Industri Jababeka

Telkom dan Telkomsel Gelar Jaringan Internet 5G di Kawasan Industri Jababeka

Tekno | Kamis, 10 Februari 2022 | 22:05 WIB

Ekonomi DIY Diprediksi Tumbuh Hingga 5,8 Persen, BI DIY: Pengendalian Pandemi Jadi Kunci

Ekonomi DIY Diprediksi Tumbuh Hingga 5,8 Persen, BI DIY: Pengendalian Pandemi Jadi Kunci

Jogja | Rabu, 09 Februari 2022 | 18:54 WIB

Tagar Luhut Biang Kerok Menggema, Singgung The Real President di Balik Layar

Tagar Luhut Biang Kerok Menggema, Singgung The Real President di Balik Layar

Riau | Selasa, 08 Februari 2022 | 18:12 WIB

Terkini

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Cerita Suara Dentuman Kagetkan Warga Pandeglang: Rumah Hancur Meledak, Penghuni Berhamburan

Banten | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

AMPB Akhirnya Minta Maaf ke Ojol Usai Dikecam karena Tinggalkan Massa Aksi di Jakarta

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Perang 400 Anggota Gangster Pecah di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Satu Orang Terluka Bacok

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

Massa Bikin Barikade di Jalan Palmerah Utara, Hadapi Polisi yang Tembakkan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor

Bogor | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

Demo DPR Ricuh, Polisi Bubarkan Massa dengan Gas Air Mata

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

Palmerah Membara: Pospol Petamburan Dikabarkan Dibakar Massa, Gas Air Mata Pecah Berkali-kali

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:12 WIB

KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor

KPK Sita Dokumen Penting Usai Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan

Palmerah Dihujani Gas Air Mata oleh Polisi, Massa Terus Melawan

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi

Tak Ada Lagi Kabel Semrawut! Simpang PDAM Cibinong Bakal Disulap Punya Underpass Rapi

Jabar | Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00 WIB

×