facebook

Bagaimana Cara Sistem Keamanan Transaksi Online Bekerja? Yuk, Cari Tahu di Sini!

Fabiola Febrinastri | Restu Fadilah
Bagaimana Cara Sistem Keamanan Transaksi Online Bekerja? Yuk, Cari Tahu di Sini!
Ilustrasi online payment. (Envato)

Anda dapat mengintegrasikan online shop Anda dengan menggunakan payment gateway.

Suara.com - Pertumbuhan e-commerce yang ada di Asia Tenggara untuk saat ini memang sedang meningkat pesat. Bahkan Google sudah memperkirakan nilainya akan lebih dari 200 miliar USD di tahun 2025 mendatang. Dengan pertumbuhan tersebut, tentu saja muncul masalah baru, misalnya saja penipuan secara online.

Laporan Google menunjukkan jika Indonesia mempunyai tingkat penipuan e-commerce tertinggi jika dibandingkan dengan negara Asia Tenggara lain, yaitu di angka 44,1%. Angka tersebut tentu saja cukup fantastis.

Di Indonesia sendiri, penipuan secara online cukup marak, terlebih terhadap pengguna kartu kredit. Misalnya, modus pemberian voucher hadiah yang kemudian akan diminta data pribadi dan data kartu kredit. Hal ini tentu sangat meresahkan.

Dari laporan di atas, dapat disimpulkan jika tantangan yang terbesar di dalam manajemen penipuan sebenarnya adalah penerapan sistem dan alat manajemen penipuan yang tidak konsisten diterapkan. Selain itu, juga adanya kekurangan manajemen data secara efisien. Oleh karena itu, sangat perlu diadakan peningkatan sistem keamanan transaksi online, khususnya dalam penggunaan kartu kredit yang tepat. Lalu, bagaimana cara untuk meminimalisasi penipuan online?

Baca Juga: Reaksi Asosiasi terhadap Maraknya Barang Palsu di E-commerce Indonesia

Untuk meminimalisasi penipuan online sendiri sebenarnya cukup sederhana. Anda dapat mengintegrasikan online shop Anda dengan menggunakan payment gateway. Payment gateway merupakan sebuah teknologi untuk dapat mempermudah bisnis Anda untuk menerima pembayaran secara online dari situs ataupun aplikasi. Payment gateway ini juga berfungsi sebagai sebuah saluran yang dapat menghubungkan rekening penampung ke platform tempat Anda melakukan transaksi. Jadi, tidak hanya untuk menerima pembayaran saja tetapi juga untuk membuat transaksi kartu kredit menggunakan payment gateway menjadi lebih aman.

Selain itu, Anda juga perlu tahu bagaimana cara kerja dari sistem keamanan transaksi kartu kredit (transaksi online yang memiliki tingkat risiko keamanan tertinggi) melalui payment gateway tersebut. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Menggunakan Sertifikat PCI-DSS

Payment gateway merupakan sebuah teknologi yang membantu untuk mempermudah bisnis Anda dalam menerima transaksi secara online dari website ataupun aplikasi. Fungsinya sendiri sebagai saluran yang dapat menghubungkan rekening penampung Anda kepada platform di mana tempat Anda melakukan transaksi. Selain itu, dengan sistem transaksi tersebut juga memungkinkan Anda untuk menerima pembayaran menggunakan kartu kredit.

Payment gateway ini juga menawarkan banyak kemudahan dalam semua transaksi. Namun, Anda harus memperhatikan sertifikat keamanan yang dimiliki payment gateway pilihan. Pastikan sertifikat keamanannya sudah berstandar keamanan data industri kartu pembayaran, misalnya saja PCI-DSS.

Baca Juga: 5 Tips Ampuh Jualan di E-commerce, Buat Tokomu Dilirik Pembeli

Sertifikat itu menandakan jika payment gateway yang Anda gunakan dijamin mampu menjaga data kartu kredit serta identitas pribadi yang digunakan oleh pembeli untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, konsumen akan merasa aman serta nyaman ketika melakukan transaksi di website Anda karena datanya sudah terjamin serta tidak akan bocor. Anda pun akan terhindar dari masalah kebocoran data pada bisnis online Anda.

Komentar