Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Proyek Infrastruktur Terus Digeber Meski Pandemi Belum Usai, Wamenkeu: Multiplier Effect-nya Kita Yakini

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 02 Maret 2022 | 15:00 WIB
Proyek Infrastruktur Terus Digeber Meski Pandemi Belum Usai, Wamenkeu: Multiplier Effect-nya Kita Yakini
Ilustrasi infrastruktur. [Suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Meskipun saat ini fokus Pemerintah adalah untuk menangani pandemi dan memulihkan ekonomi, namun Pemerintah tetap gencar melakukan pembangunan jangka panjang. Salah satunya adalah pembangunan infrastruktur.

“Pembangunan infrastruktur adalah kunci mendorong pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Multiplier effect-nya kita yakini. Karena itu kalau kita lihat bahwa infrastruktur yang kita bangun adalah infrastruktur yang mendorong mobilitas, produktivitas, konektivitas, akses, dan juga infrastruktur yang bisa membangun sustainabilitas antar generasi,” jelas  Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara dalam Webinar Infrastruktur Untuk Indonesia, Rabu (2/3/2022).

Wamenkeu mengatakan bahwa Pemerintah memberikan dukungan yang besar kepada pembangunan infrastruktur.

Dukungan itu antara lain pemberian PMN pada beberapa BUMN Karya, belanja pembangunan infrastruktur pada beberapa Kementerian/Lembaga, pemberian program penjaminan, serta pelaksanaan pembangunan infrastruktur dengan skema KPBU.

“Skema KPBU adalah sesuatu yang penting untuk memastikan bahwa kita memiliki sumber-sumber pembiayaan yang makin lama makin kreatif yang bukan saja mengandalkan dana pemerintah tapi juga mengandalkan kerjasama dengan pihak non-pemerintah, dimana pemerintah sebagai pihak yang memberikan penjaminan,” lanjut Wamenkeu.

Menurut Suahasil sumber pembiayaan dari APBN terbatas, sementara APBN harus tetap dijaga tingkat kesehatannya agar APBN bisa terus memberikan dukungan kepada pendanaan yang sifatnya berkelanjutan.

Maka, skema pembiayaan kreatif untuk pembangunan infrastruktur harus terus dikembangkan.

“Karena itu saya ingin mengajak seluruh para pemerhati dan pengambil kebijakan di sektor infrastruktur ini untuk bisa melihat keseluruhan secara komprehensif," katanya.

"Namun Sumber pemerintah adalah salah satu sumber yang sangat penting untuk infrastruktur, namun makin lama kita harus makin bisa membuat pembiayaan yang makin kreatif,” pungkasnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Jadi Penunjang IKN Nusantara, Balikpapan Mau Tingkatkan Infrastruktur, Tapi Minta Anggaran Tambahan

Disebut Jadi Penunjang IKN Nusantara, Balikpapan Mau Tingkatkan Infrastruktur, Tapi Minta Anggaran Tambahan

Kaltim | Kamis, 24 Februari 2022 | 19:10 WIB

Menko Luhut Heran Masyarakat Daerah Marah-marah ada TKA, Tapi Pendidikannya Rendah

Menko Luhut Heran Masyarakat Daerah Marah-marah ada TKA, Tapi Pendidikannya Rendah

Bisnis | Kamis, 24 Februari 2022 | 16:30 WIB

Gubernur Edy Rahmayadi Bandingkan Jumlah Bendungan di Sumut dengan Jawa

Gubernur Edy Rahmayadi Bandingkan Jumlah Bendungan di Sumut dengan Jawa

Sumut | Selasa, 22 Februari 2022 | 11:29 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×