Array

Side Event C20, Ajang Berbagi Pengalaman Atasi Pandemi

Selasa, 08 Maret 2022 | 17:17 WIB
Side Event C20, Ajang Berbagi Pengalaman Atasi Pandemi
Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi. (Dok: Kemnaker)

Suara.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyelenggarakan side event C20 Kick-Off Meeting. Dalam kegiatan ini, para peserta dapat berbagi pengalaman mengenai situasi kelompok rentan dan marjinal di Indonesia (khususnya pekerja) pada masa pandemi serta upaya dan kendala yang dihadapi dalam proses meningkatkan kondisi kehidupan sosial-ekonominya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi mengatakan, penyelenggaraan side event C20 Kick-Off Meeting berangkat dari semangat memulihkan ekonomi dari Pandemi Covid-19. Khususnya bagi kelompok rentan.

"Saya berharap melalui forum ini kita mengambil intisari dari upaya-upaya Indonesia, yang mungkin saja dapat menjadi contoh bagi warga negara dunia rentan lainnya,"  kata Anwar Sanusi  saat memberikan sambutan bertajuk "Dari Indonesia, Berbuat Lebih kepada Warga Dunia yang Rentan" di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (8/3/2022).

Anwar Sanusi mengatakan, dampak pandemi dirasakan secara tidak merata pada kasus Indonesia. Dampak lebih berat dialami oleh angkatan kerja lapisan menengah-bawah, khususnya angkatan kerja perempuan.

Sedangkan pada kelompok pekerja, dampak pandemi lebih berat dirasakan oleh empat kelompok pekerja. Yakni, pekerja yang beralih dari lapangan usaha industri ke lapangan usaha pertanian, pekerja yang beralih dari sektor formal ke informal dan pekerja di lapangan usaha akomodasi makan-minum, serta pekerja migran.

Sementara itu, pada kategori pengangguran dampak pandemi dirasakan lebih berat oleh kelompok usia muda, berpendikan menengah, laki-laki, di perkotaan. Selain itu, kerentanan kondisi pekerja saat masa pandemi ini kemungkinan besar juga sangat dirasakan oleh pekerja penyandang disabilitas dan pekerja anak.

"Mengingat ketidakpastian ekonomi-politik global, kerentanan struktur ketenagakerjaan Indonesia pada masa pandemi dan momentum pelaksanaan G20, maka saya melihat bahwa acara diskusi kita pada pagi hari ini, sangat penting peranannya,"  katanya.

Anwar Sanusi menambahkan, Side Event C20 Kick-Off Meeting juga sekaligus berfungsi sebagai anti-tesis dari gejala-gejala nasionalisme sempit dan reaktif yang muncul dalam upaya pemulihan ekonomi global saat ini. Sebagai contoh, pada 2021 lalu terjadi fenomena vaccine nationalism. Yaitu, negara kaya mengutamakan stock vaksin secara berlebihan untuk negaranya sendiri dulu, sehingga distribusi vaksin dan pemulihan pandemi global menjadi tidak merata (World Economic Forum, 2021).

"Kita tentunya mengharapkan agar nasionalisme sempit seperti ini tidak menjalar kepada ranah kehidupan sosial-ekonomi lainnya. Apalagi semangat kita adalah semangat pembangunan inklusif, di mana kemanusiaan universal adalah pondasinya,"  ujarnya.  

Baca Juga: Dukung UMKM, Kemnaker Kembangkan Tenaga Kerja Mandiri di Sektor Informal

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI